Polri Beri Penghargaan Bagi Anggotanya Yang Berprestasi di Olahraga

Jurnal123.com – Karena mengharumkan nama bangsa berhasil mengantar juara melawan Thailand akhirnya Sani Rifki Fauzi akan diusulkan mendapat reward oleh pimpinan Polri setelah berkipra di persepak bola usai 22 di piala AFF 2019.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat, Brigjend Pol Dedi Prasetyo ditemui di Mabes Polri,Jakarta Selatan, Rabu (27/2)2019 mengatakan yang akan merumuskan jeniifls reward apa nanti akan diberikan atas prestasi yang bersangkutan, yang tentu akan diajukan kepada pimpinan Polri dahulu . “Kemudiaa nanti pimpinan Polri yang akan memutuskan reward apa nanti diberikan kepada anggota Polri yang berprestasi termasuk mengharumkan nama bangsa di dunia persepakbolaan diusia 22 di Piala AFF 2019 digelar piala Presiden TNI Polri,” ujarnya
Ketika ditahya kalau dia jadi atlit bola sekaligus berdinas di Polri sebenarnya dia menggangu engga pak, Dedi menegaskan memang pada saat tahun 2016 sebelum digelar piala Presiden TNI Polri diberikan kesempatan untuk merekrut pemuda- pemuda yang berprestasi di bidang olah raga.” Itu khusus memang dan reward dari pemerintah kepada pemuda-pemuda yang berprestasi dibidang olah raga baik ada di TNI dan di Polri atabeberapa upun sebagai ASN di beberapa BUM Pemuda pemudi yang habis baca alquran,”tegasnya. .
Untuk itu, Dedi menjelaskan jadi boleh seperti itu. Jadi ada beberapa yang bukan hanya si Sani Rifki Fauzi saja tetapi banyak-banyak dibidang sepak bola, Bola Volley, kemudian di olah raga Judo,Sepak Takraw jenis olah raga lain pun di berikan peluang itu bentuk reward kepada setiap pemuda pemudi yang memiliki prestasi dibidang olah raga yang lainnya. “Bahkan anggota Polri maupun anggota TNI maupun anggta ASN lainnya,” jelasnya.
Disinggung seperti apa, ternyata sistem ini berhasil cari bibit unggul, Dedi membeberkan Jadi ada kebijakan pimpinan Polri namanya talen scotting menjaring pemuda-pemuda Indonesia yang quran memiliki kemampuan menonjol dibidang Olah raga kemudian ada yang dibidang-bidang pengetahuan lainnya bahkan untuk tingkat bintara juga kita memberikan kepedulian juga dan memberikan perhatian yang tinggi juga kepada pemuda-pemuda membaca al quran. “Di Aceh dan dibeberapa Polda diberiakan staling scouting bisa masuk anggota Polri,” bebernya,
Apa benar sistem giat ini jaman Pak Tito karnavian, Dedi mengakui ya, itu kita dorong bukan hanya bidang olah raga dan bidang-bidang lain yang menonjol prestasinya kita berikan reward. Ini kan menjadi program kerja memberikan kemajuan bagi oang yang berprestasi,” akunya. ( Vecky Ngelo)
