EkonomiHukumNusantara

BKPM-Bareskrim Kerja Sama Selesaikan Hambatan Investasi

Jurnal123.com – Persoalan investasi seringkali dihambat bukan lewat kebijakan tertentu namun terkadang oleh perilaku oknum pejabat atau aparatur daerah.

Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri, Komjen Listyo Sigit Prabowo mengatakan akan turun tangan untuk menyelesaikan permasalahan investasi yang masih dirasakan investor.

Kabareskrim meminta agar tidak ada lagi pihak atau oknum aparat yang sengaja mencari-cari kesalahan para pengusaha atau investor di lapangan. Hal ini untuk memberikan rasa nyaman bagi para pengusaha atau investor. “Tadi diputuskan dalam rapat bahwa kami akan menurunkan tim dari pusat, turun ke lapangan untuk mengecek langsung apa yang dirasakan oleh investor ataupun para pengusaha di sana sehingga ke depan tentunya. Kita tidak ingin mendengar adanya ketidaknyamanan” jelasnya di Gedung BKPM, Jakarta, Senin (16/3).

Ia mengatakan, jika ada pihak yang sengaja mencari-cari kesalahan investor, Kabareskrim meminta agar investor tak ragu-ragu melaporkan ke Kabareskrim dan BKPM. Oleh karena itu, proses investasi harus betul-betul dikawal. “Untuk persoalan investasi di Batam, akan dikawal. Batam harus memiliki daya saing dibandingkan negara tetangga kita. Tidak perlu ada keraguan bila masih ada yang mencari-cari masalah, tolong dilaporkan! Yang kita lakukan semata-mata untuk mengawal iklim investasi yang lebih baik. Kami akan buat tim dari pusat untuk turun langsung ke lapangan. Ke depan tentunya kita tidak ingin mendengar ada ketidaknyamanan investor di Batam, ” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengatakan, kerja sama ini terkait dengan upaya BKPM dan Bareskrim Mabes Polri mencegah penurunan kegiatan investasi, khususnya terkait dampak corona.

Menurut Bahlil, pertemuan ini juga untuk menjawab keresahan pengusaha dan investor di berbagai Kawasan Industri di Batam yang mengaku kerap dipersulit oleh oknum-oknum aparat di lapangan dalam pemeriksaan berbagai kasus. Untuk mengawal investasi, BKPM mengatakan akan melakukan sinergitas dengan pimpinan Polri untuk mengawal investasi di lapangan, khususnya terkait keamanan dan pengawalan investasi di wilayah-wilayah krusial seperti Batam. “Pertama, dilakukan sinergi antara Bareskrim dengan BKPM untuk mensiasati dampak virus korona tidak perlu terlalu besar. Memang investasi dari RRT diharapkan akan menurun. Namun kita lagi maksimalkan potensi investasi dari dalam negeri,” ujarnya.

Meski ditengah merebaknya virus korona, Bahlil meyakini investor masih memiliki kepercyaaan tinggi terhadap Indonesia. Selain itu, ia mengimbau kepada pengusaha-pengusaha didaerah tak perlu khawatir merebaknya kondisi corona, sebab kondisi dalam negeri masih cukup baik, oleh karena itu dibutuhkan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, serta seluruh instrumen negara, termasuk polisi sama-sama membantu kalau ada permasalahan. “Saya ingin disampaikan kepada masyarakat, khsusnya pengusaha-pengusaha di daerah agar tidak perlu terlalu kuatir kondisi corona ini akhir dari segala-galanya. Yakinlah kita harus kompak membangun negara kita, menjaga sistem ekonomi.

Kemudian, Ketua Umum Himpunan Kawasan Industri (HKI) Indonesia Sani Iskandar menyatakan bahwa seluruh asosiasi industri, komit menjaga kelangsungan dunia usaha. “Walaupun ada kebijakan bekerja di rumah sesuai dengan arahan Presiden, kita akan mengatur sedemikian rupa sehingga kepentingan publik dan kepentingan konsumen tidak terganggu,” ucap Sani.(IVE)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *