Hukum

Kapolri Perintahkan Bareskrim Bentuk Tim Usut Dugaan Korupsi di Asabri


Saat ditemui wartawan dalam di Lanud Halim Perdanakusuma, Jumat (17/1/2020), kapolri menyatakan, langkah itu diambil setelah Menko Polhukam Mahfud MD menyerahkan kasus Asabri ke kepolisian.

Jurnal123.com – Untuk menelusuri dugaan korupsi pada PT Asabri, Kapolri Jenderal (Pol) Idham Azis memerintahkan Bareskrim membentuk tim gabungan.

Kepala kepolisian Republik  indonesia(Kapolri), Jenderal Pol Idham Aziz  di  temui di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur memberikan keterangan,Jumat (17/1)2020 mengatakan .

Tim tersebut dikepalai Kabareskrim Komjen Listyo Sigit Prabowo dan terdiri dari Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri dan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya. “Memerintahkan Bareskrim untuk membuat tim gabungan dari Dittipikor dan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya untuk melakukan langkah-langkah verifikasi dan penyelidikan,” ujarnya.

Selanjutnya, Idham menegaskan hingga  ini pihaknya sedang melakukan verifikasi maupun penyelidikan terkait dugaan tersebut. “Tahapannya baru ke proses verifikasi, penyelidikan, yang tentu saja langkah-langkah dan progresnya akan dilihat ke depan,” tegasnya.

Dari data yang dihimpun, Idham menjelaskan sebelumnya, Menko Polhukam Mahfud MD di Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Jumat (10/1)2020 mengatakan bahwa terdapat isu korupsi di asuransi yang diperuntukkan bagi anggota TNI itu. Nilainya pun tak kalah besar dengan Jiwasraya, yakni mencapai Rp 10 triliun. “Saya mendengar ada isu korupsi di Asabri yang mungkin itu tidak kalah fantastisnya dengan kasus Jiwasraya, di atas Rp 10 triliun,” ujarnya.

Menanggapi isu tersebut, Direktur Utama PT Asuransi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Asabri) Sonny Widjaja membantah kabar mengenai adanya dugaan korupsi di perseroannya.”Ia meminta kepada para nasabah Asabri tak usah khawatir dengan dana yang selama ini telah disetorkan ke Asabri. Kepada seluruh peserta Asabri, baik prajurit TNI, anggota Polri dan seluruh ASN Kemenhan dan Polri, saya tegaskan, saya menjamin bahwa uang kalian yang dikelola di Asabri aman, tidak hilang, dan tidak dikorupsi,” ujar  Sonny

Sementara itu, saham-saham milik PT Asabri mengalami penurunan sepanjang 2019. Bahkan, penurunan harga saham di portofolio milik Asabri terjadi sekitar 90 persen. Misalnya, harga saham PT Alfa Energi Investama Tbk (FIRE) yang terkoreksi 95,79 persen di 2019 lalu ke level Rp 326.

Editor : Vecky Ngelo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *