Warga Aniaya 10 Orang di Wawoni Sulawesi Tenggara

Jurnal123.com – Terkait dengan kasus di Wawoni di Sulawesi Tenggara akibat tak terima tempat tinggalnya dijadikan lokasi tempat bekerja oleh karyawan PT GKP, masyarakat meminta untuk dilanjutkan kerja pasalnya lokasi itu milik masyarakat. Karena tidak sepakat , akhirnya masyarakat melakukan pengaiayaan terhdap 10 orang. Polisi berhasil mengamankan inisial J yang sedang diperiksa.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjend Pol RA Argo Yuwono ditemuimdi Mabes Polri di Jalan Tronojoyo No.3 Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Senin (25/1102019 mengatakan Itu yang terjadi di Wawoni di Sulawesi Tenggara yang ada kaitannnya dengan PT GKP dengan masyarakat sekitar..Memang pada hari kemarin 22 Agustus 2014 , sekitar jam 06.30..Karyawan dari PT GKP melakukan kegiatan, karena yang bersangkutan mempunyai area untuk bekerja .” Kemudian tiba-tiba ada beberapa orang masyarakat datang ke lokasi tersebut dan dia menyatakan ini adalah tanah kepunyaan mereka. Kemudian dari masyarakat tersebut sekitarin dari masyarakat tersebut untuk mengusir dari pada karyawan untuk berhenti .jangan melakukan kegiatan.Tetapi kesepakatan tidak didapatkan karena karyawan hanya bekerja dan dia itu ada kegiatannya dan akhirnya dari warga ini melakukan kegiatan ini penganiayaan,” ujanrya .
Selanjutnya, Argo menjelaskan ada tercatat korban 10 orang dari karyawan PT GKP dan kemudian sikorban ini sempat diikat dengan tali dan pada saat malam hari listriknya mati si korban bisa melarikan diri melaporkan ke pihak kepoliisian.” Sehingga kita bisa mengetahui kasusnya seperti apa yang terjadi di Sulawesi Tenggara. “Dan ke mudian kita sudah mendaptkan satu orang inisial J sudah kita amankan dan kini sudah dalam pemeriksaan,” jelasnya.
Untuk itu, Argo merinci Informasi dari Polda Sultra sudah diamankan 22 orang dilakukan pemamnggilan dan dih araapkan koperatif “. Saat diamankan C ini masih dalam pemeriksaan sehingga sampai saat ini kita belum mendapatkan apa hasilnya nanti akan kita sampaikan dan abadate berikutnya”rincinya (Vecky Ngelo).
