Featured PostsPolitik

Terkait Ancaman Gagalkan Pemilu Oleh OPM, Polri Himbau Tidak Terprovokasi Serta Siaga Satu

Ilustrasi Pemilu

Jurnal123.com – Adanya acaman OPM akan menggangu berjalannya Pilpres dan Pileg di Papua, terus mendapat respon Aparat kemananan TNI Polri berharap masyarakat tetap tenang dan jangan terpengaruh terhadap berbagai provokasi dan isu-isu. Yakinlah aparat keamanan akan tetap setia menjamin kemanan dengan baik dan sekarang Siaga 1. 

Kepala Biro Penerangan Masyarakat, Brigjend Pol Dedi Prasetyo di temui di Mabes Polri, Jakarta Selatan,Selasa (26/2)2019 mengatakan bekerjasama dengan  Kominfo dan Badan Sandi Negara untuk melakukan pemblokiran. “Baik dilakukan di Media Sosial. Kalau di Wa group jika juga memonitor. ya, polisi tentunya terus  dan di Nduga satuap pengamanan TNI Polri  solid dan kami meyakinkan masyarakat dan memberikan edukasi  melalui binmas tokennya utuk tidak terprovokasi dengan isu-isu yang disebarkan oleh  Saudara EG,” ujarnya.

Ketika ditanya dia mengancam akan memboikot Pemilu ,Dedi menegaskan dengan kehadiran aparat TNI Polri disana memberikan pengamanan terahadap ganguan keamanan. dan meyakinkan kepada masyarakat untuk tetap beraktivitas seperti biasa karena TNI Polri menjamin keamanan dan keselamatan serta kedamaian nanti pada tahap kepada proses pemunggutan suara di Nduga disana.” Polisi sama TNI melakukan siaga 1 trus melakukan investigasi untuk potensi ancaman KKB. Kita tidak menganggap remeh KKB .Kita tetap siaga 1 dan terus melakukan pendekatan dan edukasi pada masyarakat agar masyarakat betul-betul tenang aman beraktivitas dengan jaminan kehadiran aparat TNI Polri disana. Kondisi-kondisi seperti ini sudah diantispasi secara masif disana dan sistimmatis,” tegasnya

 

Menyinggung  permasalah di Papua berkepanjangan, OPM pimpinan Egenus Ogeya ini, Dedi menjelaskan kalau KKB langah persuasif tetap kita lakukan , pelanggaran hukum merupakan prefentif langkah yang paling terakhir  dan langgah preemtif sudah dilakukan secafa maksimal. “Termasuk tokoh-tokoh agama, tokoh adat disana selalau kita lakukan pendekatan secara humanis dan persuasif. Yang kepada yang bersangkutan sudah selalu dihimbau untuk tidak melakukan perlaawanan dan rekosiliasi . Kemudain kalau dia melakukan pelanggraran hukum bettnaggung jawab apa yang dilakukan dan apa yang telah di perbuat,” jelasnya.

Ketika mereka mengklaim sudah melakukan dukungan masyarakat , kokoh gereja dan sebagaian anggota Parlemen,DPRD, Dedi menandaskan  itu bagian dari propaganda mereka, nanti propagada tersebut jangan jauh dari fakta yang sesunguhnya. “Jadi pendekatan yang dilakukan oleh aparat TNI Polri tetap melakukan soft aprouch bukan power Aprouch . Bukan power tetapi aprouch. Maka disana Binmas token sudah mendapat aspirasi dari masyarakat Papua karena sudah cukup banyak membantu dan meningkatkan pendapatan masyarakat di Papua, ” tandasnya. (Vecky Ngelo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ruangwd ruangwd arena303 arena303 arena303