Polri Menjamin Keamanan Perayaan Natal dan Tahun Baru
Jurnal123.com – Kunjungan Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Panglima TNI,Marsekal Hadi Tjahjanto ke beberapa gereja GPIB Paulus Jalan Sudah Kelapa Jakarta Pusat, Gereja Reformasi Injii Indonesia(GRII) Kemayoran dan Gereja Katederal . Dari Kunjungan ini ingin memastikankan dan dalam menjalankan ibadah karena setiap warga negara sesuai konstitusi memiliki dan mendapatkan hak dan jaminan dari negara untuk ibadahnya sesuai agama dan keperayaan msaing-masing.
Kapolri,Jenderal Pol Tito Karnavian saat memberikna sambutan di Gereja Reformasi Injili Indonesia, Senin(24/12)2018 mengatakan Saya sudah per nah datang dan kini yang kedua ditahun 2016 dengan Bapak Panglima kesini.” Dan jujur saya datang kesini dalam rangka masalah kenapa karena beberapa waktu lalu saya datang di Bandung di Gedegadai Bapak Pdt Stephen Tong sedang melaksanakan misa sehingga pindah tak disinini sehingga saat itu saya turun langsung dan saya tegas dengan Kepolisian disana bahwa tugas Kepolisian untuk menjaga dan menjamin bahwa setiap warga negara sesuai konstitusi memiliki dan mendapatkan hak dan jaminan dari negara untuk menjalankan ibadahnya sesuai agama dan kepercayaan masing-masing,” ujarnya.
Selanjutnya, Tito menegasjkan sehingga saat itu saya sampaikan kepada Bapak Kapolda yang pada saat itu dan Kapolres Kota Bandung saya sampaikan tolong bantu panitya buat lagi ibadah dan bikin lagi lebih besar dan saya m”njamin. Tepatnya 24 Desember 2016 saya dan Bapak Panglima TNI sengaja kita datang ke tempat ini pada saat Misa dipimpin Pdt Dr Stephen Tong melaksanakan kegiatan kita hadir. untuk memberikan jaminan tidak ada lagi gangguan seperti tahun lalu,” tegasnya.
Untuk itu, Tito menjelaskan persiapan jauh-jauh hari seluruh jajaran saya beri ini formasi berangkat kesana kita dan kemudian Kapolda, Pangdam,Kaporestabes Dandim kumpul-kumpul untuk melaksanakan untuk mencegah jangan sampai ditahun 2016 terualang gagguan kembali .”Dan Alhamdulilah Puji Tuhan semua aman ,lancar seperti yang ada sekarang,” jelasnya.
Lebih lanjut, Tito merinci dan malam ini sengaja kita datang tadi dari Menteng kemudian datang kesini untuk meyakinkan lagi bahwa Misa berjalan Seperti sekarang ini kita berangkat dari Menteng kemudian datang kesini untuk meyakinkan lagi bahwa Misa ditempat ini salah satu bisa berjalan seperti saat ini.
“Saya sudah bisik-bisik kepada Bapak Panglima TNI bisa datang ke Kemayoran untuk menjamin bahwa pelaksanaan Misa seperti yang ada sekarang,” rincinya
.
Jadi, Tito menandaskan persiapan pengamanan seluruh Indonesia sudah kita lakukan jauh -jauh hari sebelum dua bulan . Sudah kita lakukan koordinasi-koordinasi Polri TNi dengan pemuda gereja kemudian kelompok ormas berpartisipasi seperti Banser dan yang lain-lain.” Mereka siap untuk pengamanan sehingga sekali lagi Puji Tuhan sampai hari ini tidak ada kita dengar suara sweping-sweping. Kia sambil begini monitor seluruh indonesia semua perayan Misa sudah brlangsung sebelum-selumnya sampai malam ini tidak ada insiden, “tandasnya.
Sesuai perkembangan, Tito membeberkan masih berlangsung kegiatan-kegiatan nanti di Tahun Baru . Sudah itu marilah kita terus bekerjasama kalau tidak bisa dengan perbuatan ya dengan doa paling tidak doakan semua kegiatan berjalan aman dan Tuhan memberkati kita semua rangkaian. “Ditengah kebahagian ini di masa dimana kita bergembira masih ada saudara kita yang mendapatkan musibah saya dengan Bapak Panglima dengan Bapak Presiden melihat langsung ke Banten ada suadara-saudara kita yang meninggal dunia ada yang gempah dan lain-lain. Saya kira kita hanya untuk menyampaikan doa agar sudara kita yang meninggal dengan tenang dan kemduudian diampuni segala dosa-dosanya. diberikan tempat yang terbaik oleh Tuhan yang maha kuasa. Lagi yang sakit diberikan kesehatan dan mudh-mudahan cobaan-cobaan yang diberikan Tuhan bangsa ini menjadi lebih kuat,” bebernya.
Sementara itu, Tito mengungkapkan bagi Polri dan TNI diberikan kelancaran dan keamanan ini penting memberikan jaminan perlindungan keamanan warga Indonesia menjadi kewajiban dan lebih dari itu Perayaan Natal dan Tahun Baru Ibadah menjadi lancar. ” itu membuktikan bahwa toleransi umat beragama menjadi salah satu penting kebhenikan kita bangsa yang penuh sporaritas dan saya yakin ini tetap terjamin NKRI dengan segala keragamannya yang merupakan pemberian Tuhan yang maha kuasa untuk bangsa Indonesia ini ditempat ini kita bisa bersatu. Selamat Hari Natal 25 Desember 2018 dan selamat Tahun Baru 1 janari 2019. Semoga di Tahun Baru kita lebih baik dan bangsa lebih kuat dan toleransi juga bagi bangsa kita dan semoga Tuhan memberkati semua,” ungkapnya.(Vecky Ngelo).