Tomohon

Pjs. Walikota Tomohon Ir. Fereydy Kaligis Hadiri Evaluasi Tahap II Smart City Kota Tomohon

Tomohon, Jurnal123.com – Penjabat Sementara Walikota Tomohon, Ir. Fereydy Kaligis, M.A.P., menghadiri kegiatan Evaluasi Tahap II Program Smart City Kota Tomohon yang berlangsung di Aula Lantai 3 Mall Pelayanan Publik Kota Tomohon. Evaluasi ini bertujuan untuk memantau kemajuan implementasi masterplan smart city di Kota Tomohon dan memberikan masukan strategis bagi peningkatan pembangunan kota berbasis teknologi.

Evaluasi ini turut dihadiri secara daring melalui Zoom oleh Tim Asesor Smart City Kelas B yang terdiri dari Miriam Barata, praktisi smart city dari Ikatan Konsultan Teknologi Informasi Indonesia; Rudi Hartanto dari Universitas Gajah Mada; Deddy Agus Susanto dari Kementerian PUPR RI; Acuviarta Kartabi dari Universitas Pasundan; serta Hary Kusdaryanto dari Cityasia.

Dalam sambutannya, Pjs. Walikota Tomohon menjelaskan bahwa gerakan menuju kota cerdas atau “smart city” di Indonesia diinisiasi oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika pada tahun 2017, yang bekerja sama dengan berbagai kementerian dan lembaga, termasuk Kementerian Keuangan, Kementerian Dalam Negeri, dan Bappenas. Gerakan ini bertujuan untuk mendukung pengembangan kota cerdas di seluruh Indonesia. Pada periode 2017 hingga 2019, sebanyak 100 kota dan kabupaten menerima pendampingan dalam menyusun masterplan smart city, di mana Tomohon menjadi salah satu dari 25 daerah pertama yang terpilih sebagai pilot project program ini.

Pjs. Walikota juga menyampaikan bahwa hingga tahun 2023, sebanyak 191 kota dan kabupaten telah memulai pembangunan daerah dengan pendekatan smart city. Untuk memastikan program berjalan efektif, evaluasi terhadap implementasi masterplan kota cerdas mulai dilakukan sejak 2018. Evaluasi ini tidak hanya menilai kemajuan dan mengidentifikasi masalah, tetapi juga memberikan saran dan masukan untuk penyempurnaan pembangunan kota cerdas.

Evaluasi implementasi smart city memiliki tujuan utama, yakni mengawasi integrasi dan sinkronisasi antara perencanaan pusat dan daerah, memantau akselerasi masterplan smart city dalam kaitannya dengan RPJMD, serta mengevaluasi capaian pembangunan kota cerdas di daerah. Lingkup evaluasi meliputi kondisi awal (baseline), keluaran (output), hasil (outcome), dampak pada masyarakat (impact), serta keberlanjutan inovasi (quick win).

Dalam kegiatan tersebut, Pjs. Walikota didampingi oleh jajaran Pemerintah Kota Tomohon yang turut berkomitmen mewujudkan Tomohon sebagai kota cerdas yang berdaya saing tinggi, inovatif, dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *