Lama Tak Dipakai, Gedung SMK di Bogor Kedapatan 2 Ular Piton Panjang 4 Meter

Jurnal123.com – Sepasang ular piton berukuran tiga sampai empat meter mengagetkan petugas sekolah, Sabtu (18/7/2020). Ketika itu petugas sekolah yang akan membersihkan bagian atas gedung sekolah SMK YZA 1, Jalan Raya Wangun, Kota Bogor tiba-tiba melihat ada ular yang melingkar di atas plafon

Kepala Sekolah SMK YZA 1 Mudrika mengatakan setelah menerima laporan pihaknya langsung menghubungi Kelurahan Tajur.
“Kejadiannya tadi jadi petugas mau bersih-bersih laporan ke saya ada ular terus saya langsung hubungi kelurahan,” katanya.

Mendapat laporan adanya ular, staf Kelurahan Tajur Asep Sumarna yang memang memiliki kemampuan dan pengetahuan tentang ular langsung mendatangi lokasi
.
Seperti diketahui disela-sela tugasnya di Kantor Kelurahan Tajur Asep juga sering membantu warga dalam mengevakuasi ular atau reptil.

Saat tiba SMK YZA Asep langsung melihat lokasi keberadaan ular.
“Iya saya tadi di telepon, katanya ada ular terus saya datang dan ketika dipantau benar ada di atas lagi ngelilit,” ujarnya.

Asep sempat kesulitan mengevakuasi ular karena posisi ular yang ada di atas plafon.
Namun karena kemampuannya dan pengetahuannya dalam mengevakuasi ular Asep Sumarna berhasil mengevakuasi sepasang ular piton berukuran tiga sampai empat meter.
“Saya kira satu, ternyata sepasang, Iya mungkin nyari tempat berkembang biak karena mungkin posisi sebelah kebun dekat kebun jadi dia menjalar ke plafon, alhamdulillah dua-duanya bisa dievakuasi,” ujarnya.

Dengan sangat berhati-hati Asep Sumarna akhirnya bisa mengevkuasi sepasang ular tersebut dan memasukannya ke dalam karung.

Rencananya ular tersebut akan diserahkan ke pihak pemadam kebakaran Kota Bogor ataupun BPBD Kota Bogor.

Munculnya ular ini setelah sekolah dalam beberapa bulan terakhir tidak dipergunakan untuk proses belajar mengajar karena siswa diliburkan akibat pandemik covid-19.

Artikel ini telah tayang di tribunnewsbogor.com dengan judul Aksi Pegawai Kelurahan Bogor Evakuasi Ular Piton di Plafon Sekolah, Awalnya Dikira Seekor

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *