Pendidikan

Hardiknas Jadi Momentum untuk Realisasikan Kampus Merdeka

Jurnal123.com – Bangsa Indonesia hari ini memperingati hari Pendidikan Nasional yang dirayakan setiap tahun guna mengingat akan pentingnya pendidikan bagi bangsa agar bisa maju.

Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2020 dapat menjadi momentum untuk memastikan kebijakan Kampus Merdeka terus terealisasi dengan baik untuk kemajuan bangsa.

Hal ini disampaikan oleh Plt. Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian dan Kebudayaan (Kemdikbud) Nizam.
“Kebijakan ‘Merdeka Belajar, Kampus Merdeka’ yang diluncurkan oleh Mendikbud merupakan kerangka untuk menyiapkan mahasiswa menjadi sarjana yang tangguh, relevan dengan kebutuhan zaman, dan siap menjadi pemimpin dengan semangat kebangsaan yang tinggi,” jelas Nizam di Jakarta, Sabtu (2/5/2020).

Diketahui, Kampus Merdeka adalah lanjutan dari program Merdeka Belajar yang digagas oleh Mendikbud Nadiem Makarim. Kampus Merdeka ditunjukkan untuk mewujudkan visi dan misi Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang unggul sebagai penerus bangsa.

Kebijakan ini menekankan pada wujud pembelajaran di perguruan tinggi yang otonom dan fleksibel, sehingga tercipta kultur belajar yang inovatif, tidak mengekang dan sesuai dengan kebutuhan mahasiswa.

Di antaranya adalah perubahan pengertian SKS yang menekankan pada jam kegiatan. Kegiatan tidak hanya mengacu pada kegiatan belajar di kelas, tetapi juga di luar perguruan tinggi seperti magang, praktik kerja, pertukaran pelajar, pengabdian masyarakat hingga penelitian.

Untuk memastikan pembangunan Indonesia yang berkelanjutan, Nizam menekankan pada pengasahan inovasi dan kreativitas. Mahasiswa juga harus disiapkan menjadi pembelajar sejati yang terampil, lentur dan ulet (agile learner).

Lebih lanjut, dirinya menyatakan hal ini dapat tercapai dengan model pembelajaran Kampus Merdeka. Sebab, mahasiswa diberikan tantangan dan kesempatan untuk mengasah pengetahuan melalui kenyataan dan dinamika lapangan.

Tak hanya itu, kegiatan-kegiatan di luar perguruan tinggi tersebut menekankan pada permasalahan riil, interaksi sosial, kolaborasi hingga manajemen diri dan tuntutan kerja.

Melalui program Merdeka Belajar, Kampus Merdeka yang dirancang dan diimplementasikan dengan baik, maka hard dan soft skills mahasiswa akan terbentuk dengan kuat.
Diharapkan pula program ini dapat menjawab tantangan perguruan tinggi untuk menghasilkan lulusan yang sesuai perkembangan zaman, kemajuan IPTEK, tuntutan dunia usaha dan industri maupun dinamika masyarakat.(JNS/BES)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *