ODP COVID-19 di Papua Mencapai 7.509
Jurnal123.com – Pandemi Corona Virus Diseases 2019 (COVID-19) terus menyebar di dunia termasuk di Indonesia. Upaya pemerintah mengatasinya dengan berbagai cara diantaranya memantau keberadaan orang yang dicurigai terjangkit.
Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) COVID-19 di Papua tiap harinya terus bertambah. Berdasarkan data dari Satgas Penanggulangan COVID-19 Papua, hingga hari ini, Senin, 30 Maret 2020 jumlah ODP di Papua mencapai angka 7.509.
Juru bicara Satgas Penanggulangan Covid-19 Papua, dr Silwanus Sumule mengatakan jumlah ODP untuk hari ini bertambah sebanyak 2.060 orang, sehari sebelumya jumlah ODP di Papua adalah 5.569.
Peningkatan jumlah ODP ini menurut Sumule karena adanya penambahan data yang beberapa hari sebelumnya tidak dilaporkan dari kabupaten dan baru masuk hari ini, sehingga terlihat peningkatan jumlah yang signifikan.
“Jadi terlihat disini jumah ODP naiknya cukup signifikan, karena data beberapa hari lalu dari kabupaten, baru dilaporkan hari ini, sehinga terkesan meningkat pesatnya, dalam satu kali 24 jam ada penambahan 2.060 ODP baru,” ungkap Sumule dalam keterangan persnya.
Sumule menjelaskan, Data baru masuk berasal dari kabupaten Merauke ada penambahan sebanyak 1569 orang, “data itu baru di kirimkan kepada kami hari ini , Termasuk dari kabupaten Biak sebanyak 331 orang ODP, “Jelasnya.
Sumule mengaku, Penambahan jumlah ODP ini menunjukkan bahwa tim surveilans bersama tim satgas di kabupaten/kota sudah bekerjasama dengan sangat baik, dan data ini sangat detail, baik nama, nomor telepon, alamat, dan data lainnya sangat lengkap.
Sumule juga menjabarkan bila ODP terbanyak berasal dari KKP Jayapura, yakni 4.087 orang, diikuti Kabupaten Merauke sebanyak 1.654 orang, Asmat 417 orang, Kabupaten Jayapura 401 orang, Biak Numfor 331 orang, Kabupaten Keerom 224 orang, Kota Jayapura 108 orang, Kabupaten Boven digul 105 orang, dan kabupaten lainnya yang jumlahnya puluhan.
“Namun masih ada kabupaten yang sampai hari ini belum memasukkan data nya ke kita, ada 6 kabupaten,” ujarnya Sumule.
Sementara itu data Pasien Dalam Pengawasan (PDP) jumlahnya ada 43 orang, data ini terkesan tetap karena ada penambahan 5 PDP baru, namun ada juga 5 orang yang pulang.
“Penambahan 5 PDP baru bersal dari kabupaten puncak ada 2 kasus dan di rumah sakit abepura ada 3 kasus baru , sementara yang pulang ada 3 dari jayapura, dan 2 lagi dari Boven Digul,” jelas Sumule.
Dari Total 43 PDP tersebut penyebaran yaitu, Kota Jayapura sebanyak 17 Orang, diikuti kabupaten Merauke 9 orang, kabupaten Jayapura 7 orang, Mimika 4, kabupaten puncak dan Biak Numfor 2 orang, dan kabupaten Puncak Jaya serta kabupaten Jayawijaya 1 orang.
“Untuk data pasien positif masih tetap 9 orang, 2 di Merauke, 5 di Kota Jayapura dan 2 di Mimika,” pungkas Sumule.(DEN/EDO)
