Internasional

China Minta Gereja Copot 10 Taurat Tuhan Diganti Kutipan Xi Jinping dan Hancurkan Mesjid

Negara China

Jurnal123.com – Pemerintah Negeri ‘Tirai Bambu’ China benar-benar tidak mengakui perbedaan beragama di dunia.

Gereja-gereja Kristen di China diperintahkan untuk menurunkan gambar dan Sepuluh Taurat Tuhan dan menggantinya dengan kutipan Presiden Xi Jinping.

Para pemimpin gereja Tritunggal yang disponsori negara, diancam akan ditutup jika tidak mematuhi peraturan tersebut.

Alih-alih memajang nilai kristiani, pajangan di gereja diharuskan menampilkan ideologi Partai Komunis. Tulisan dari Presiden Xi itu contohnya seperti, “Berjaga-jaga terhadap infiltrasi ideologi Barat dan secara sadar melawan pengaruh pemikiran ekstremis”.

Pada saat yang sama, Partai Komunis juga telah melakukan tindakan keras terhadap gereja rumahan yang dianggap berada di luar kendali negara. Selain itu di beberapa bagian negara itu, pajangan Sepuluh Hukum Taurat juga digantikan oleh potret Mao Zedong dan Xi Jinping.

Pembatasan kebebasan beragama juga dirasakan masyarakat Muslim di China. Baru-baru ini pihak berwenang China di wilayah barat laut menghancurkan sebuah kubah dan menara masjid, termasuk satu di sebuah desa kecil dekat Linxia, sebuah kota yang dikenal sebagai ‘Mekah Kecil’.

Pembongkaran serupa juga telah dilakukan di Mongolia Dalam, Henan dan Xinghia termasuk suatu wilayah bagi etnik minoritas Muslim terbesar di China yakni Hui. Di provinsi selatan Yunnan, tiga masjid ditutup. Sementara dari Beijing hingga Ningxia, pemerintah setempat melarang penggunaan aksara Arab di depan umum.

Tindakan ini merupakan salah satu bentuk kemunduran besar-besaran terhadap kebebasan beragama dari Partai Komunis China setelah beberapa dekade keterbukaan yang memungkinkan bentuk-bentuk Islam yang lebih moderat berkembang di sana.(VIN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *