Tomohon

Tomohon Gelar Musrenbang RKPD 2027, Fokus pada Transformasi Pembangunan Inklusif

Tomohon, Jurnal123.com — Wali Kota Tomohon Caroll J. A. Senduk, S.H. bersama Wakil Wali Kota Tomohon Sendy G. A. Rumajar, S.E., M.I.Kom menghadiri kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rancangan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Tomohon Tahun 2027. Kegiatan ini dilaksanakan di Grand Master Hotel Tomohon, Kamis (12/3/2026).

Dalam sambutannya, Wali Kota Tomohon menyampaikan bahwa Musrenbang RKPD merupakan salah satu tahapan penting dalam proses perencanaan pembangunan daerah yang dilakukan secara partisipatif.

Menurutnya, forum Musrenbang menjadi wadah untuk menyelaraskan berbagai usulan dan aspirasi masyarakat yang telah dihimpun mulai dari tingkat kelurahan hingga kecamatan agar dapat dirumuskan menjadi prioritas pembangunan daerah yang terarah, efektif, dan berkelanjutan.

“Melalui forum ini kita bersama-sama menyelaraskan berbagai usulan dan aspirasi masyarakat yang telah dihimpun dari tingkat kelurahan hingga kecamatan untuk kemudian dirumuskan menjadi prioritas pembangunan daerah yang terarah, efektif, dan berkelanjutan,” ujar Wali Kota.

Adapun tema pembangunan Kota Tomohon Tahun 2027 yang diangkat adalah “Percepatan Transformasi Pembangunan Inklusif Melalui Penguatan SDM, Ekonomi Daerah dan Ketahanan Lingkungan.”

Sejalan dengan tema tersebut, Pemerintah Kota Tomohon menetapkan sejumlah target indikator makro pembangunan pada tahun 2027, antara lain pertumbuhan ekonomi sebesar 5,80–6,25 persen, PDRB per kapita Rp62,95 juta, serta kontribusi PDRB Kota Tomohon terhadap perekonomian Provinsi Sulawesi Utara sebesar 4,6 persen.

Selain itu, tingkat kemiskinan ditargetkan berada pada kisaran 5,30–4,80 persen, tingkat pengangguran terbuka 7,30–6,56 persen, rasio gini 0,320–0,315, serta Indeks Pembangunan Manusia pada angka 80,75–80,88. Pemerintah juga menargetkan Indeks Kualitas Lingkungan Hidup sebesar 68,47 persen dan penurunan intensitas emisi gas rumah kaca hingga 34 persen.

Untuk mencapai target tersebut, Pemerintah Kota Tomohon menetapkan delapan prioritas pembangunan daerah. Prioritas tersebut meliputi peningkatan kerukunan umat beragama dan nilai-nilai kebangsaan, peningkatan produktivitas sektor pertanian serta ketahanan pangan, peningkatan kualitas infrastruktur dan pengelolaan lingkungan hidup, serta pengembangan sektor pariwisata yang maju dan berkelanjutan.

Selain itu, pemerintah juga memprioritaskan peningkatan daya saing daerah melalui pengembangan produk unggulan dan investasi, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan serta perlindungan sosial yang inklusif, peningkatan kualitas pelayanan publik melalui digitalisasi dan inovasi daerah, serta penguatan stabilitas keamanan dan ketertiban daerah.

Melalui delapan prioritas pembangunan tersebut diharapkan seluruh perangkat daerah dapat menyelaraskan program dan kegiatan pembangunan secara lebih terarah serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara nyata dan terintegrasi.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota juga menegaskan pentingnya dukungan pemerintah daerah dalam pelaksanaan Program Strategis Nasional (PSN). Program ini mencakup berbagai upaya penting seperti penanggulangan kemiskinan dan penghapusan kemiskinan ekstrem, penguatan ketahanan pangan, perluasan akses pendidikan, peningkatan layanan kesehatan, serta penguatan pertumbuhan ekonomi melalui pengendalian inflasi, kemudahan perizinan, dan penguatan kelembagaan ekonomi masyarakat.

Karena itu, pemerintah daerah diharapkan memastikan seluruh Program Strategis Nasional telah terintegrasi dalam dokumen perencanaan dan penganggaran daerah serta dilaksanakan dengan pengawasan yang efektif melalui peran Inspektorat Daerah sebagai Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP).

Wali Kota Tomohon juga berharap melalui forum Musrenbang ini seluruh peserta dapat memberikan masukan yang konstruktif sehingga perencanaan pembangunan yang dihasilkan benar-benar berkualitas dan memberikan manfaat bagi masyarakat Kota Tomohon.

Selain itu, Bappelitbangda Kota Tomohon sebagai perangkat daerah yang mengoordinasikan proses perencanaan pembangunan diharapkan terus mengawal, menyelaraskan, serta mengintegrasikan seluruh masukan, usulan, dan pokok-pokok pikiran yang berkembang dalam forum tersebut ke dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah secara terarah, terpadu, dan berkelanjutan.

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Tomohon secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kota Tomohon Tahun 2027.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Bappeda Provinsi Sulawesi Utara yang diwakili Kabid Perekonomian dan Perdagangan Satli Tambunan, S.T., Ketua TP-PKK Kota Tomohon drg. Jeand’Arc Senduk-Karundeng, Koordinator Pos Bin Wilayah Tomohon Janhein Alvons Sumenge, Dandim 1302 Minahasa yang diwakili Danramil Tomohon Kapten Infanteri Donny Lumenta, Kapolres Tomohon yang diwakili Kabagren AKP Heri Sulisto, Kajari Tomohon yang diwakili Kasi Intel Iman Rahmat Feisal, S.H., M.H., Anggota DPRD Kota Tomohon Haryanto Lasut, Kepala Bappelitbangda Kota Tomohon Jacqueline Mangulu, S.P., M.Si., jajaran Pemerintah Kota Tomohon, tokoh agama, tokoh masyarakat, insan pers, serta seluruh peserta Musrenbang RKPD Kota Tomohon.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *