Minggu, Mei 28, 2023
spot_imgspot_img
BerandaInternasionalFenomena Alam Langka di Italia, Muncul Lingkaran Raksasa Bercahaya Merah

Fenomena Alam Langka di Italia, Muncul Lingkaran Raksasa Bercahaya Merah

Jurnal123.com || Roma – Lingkaran cahaya merah raksasa melintasi malam di langit Italia dan menghilang dalam hitungan detik. Fenomena alam langka seperti penampakan UFO itu kemungkinan akibat pulsa elektromagnetik dari badai petir di dekatnya.

Lingkaran cahaya merah menakutkan yang sangat besar muncul dan menghilang dalam hitungan milidetik, yang berarti kebanyakan orang mungkin melewatkan penampakan aneh itu. Namun seorang fotografer alam Valter Binotto, berhasil menangkap bidikan halo bercahaya merah di langit di atas kota Possagno di Italia utara pada 27 Maret.

Namun, cincin merah itu sebenarnya tidak terletak di atas kota. Sebaliknya, lingkaran besar, yang berdiameter 360 kilometer, berkedip di atas Italia tengah dan sebagian Laut Adriatik. Hanya sudut pandang yang dipaksakan yang membuat cincin itu tampak seolah-olah tergantung di atas kota.

Menurut Spaceweather, fenomena ini disebut Ring flash yang dikenal sebagai pancaran cahaya dan gangguan frekuensi sangat rendah karena sumber pulsa elektromagnetik atau disingkat ELVE. Diketahui, ELVE adalah jenis gangguan stratosfer/mesosfer langka yang dihasilkan dari elektrifikasi badai petir yang intens (SPRITE).

Cincin merah tercipta ketika pulsa elektromagnetik (EMP) yang dilepaskan oleh petir menghantam ionosfer Bumi. Sebagian terionisasi dari atmosfer bagian atas yang membentang antara 80 dan 644 km di atas tanah.

Karena sifatnya yang berumur pendek, ELVE biasanya hanya terlihat oleh satelit yang mengorbit Bumi dan baru ditemukan pada tahun 1990 berkat kamera di pesawat ulang-alik NASA. “Gambar baru yang diabadikan Binotto kemungkinan adalah gambar terbaik yang diambil dari Bumi,” menurut Spaceweather dikutip dari laman Live Science, Rabu (5/4/2023).

Fenomena Alam Langka, Lingkaran Raksasa Bercahaya Merah Muncul di Italia

Binotto percaya bahwa ELVE dihasilkan oleh EMP yang dihasilkan dari badai besar di dekat Ancona, sebuah kota sekitar 280 km tenggara Possagno. Biasanya, petir tidak memancarkan EMP karena tidak membawa arus yang cukup.

Tapi selama badai ini, sambaran yang luar biasa kuat, setidaknya 10 kali lebih kuat dari sambaran petir biasa, kemungkinan menghasilkan gelombang kejut listrik, yang kemudian menghantam ionosfer. Ketika elektron dari dalam EMP menabrak ionosfer, partikel bermuatan membangkitkan atom nitrogen yang kemudian memancarkan cahaya kemerahan.

Binotto telah memotret ratusan ELVE dan jenis transient luminous events (TLE) lainnya sejak dia mulai memotretnya pada 2019. Ini adalah salah satu struktur terbesar yang pernah dia lihat.

Ini bukan pertama kalinya SPRITE seperti ini difoto dari Bumi. Pada Februari 2021, sprite merah di Hawaii difoto bersama jet biru, yang merupakan petir yang melesat ke atas, bukan ke bawah. Dan pada April 2013, sprite merah difoto di atas beberapa sambaran petir di Nebraska.***

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments