Densus 88 Ringkus 6 terduga Teroris di Bekasi dan Kalteng

Densus 88 Ringkus 6 terduga Teroris di Bekasi dan Kalteng

Jurnal123.com – Sesuai pengembangan dari aksi preemtif Struk pada 13 Desember 2018 yang lalu melakukan latihan militer digunung Salak Aceh denan sitilah Idat oleh Kelompok Abu Hamzah, akhirnya Densus 88 pada 10 juni More »

Menteri KLHK : 13 Perusahaan Ajukan Pengurangan Luas Lahan Untuk Diserahkan Ke Masyarakat

Menteri KLHK : 13 Perusahaan Ajukan Pengurangan Luas Lahan Untuk Diserahkan Ke Masyarakat

Jurnal123.com – Berbagai konflik agraria yang terjadi dinilai kurang sehat bagi dunia usaha. Sejumlah perusahaan telah melakukan adendum yaitu pengurangan luas lahan atas inisiatif sendiri. Terdapat 13 perusahaan yang meminta adendum kepada Kementerian More »

Densus 88 Polri Ringkus 2 Pelaku Teroris Keterkaitan Bom Bunuh di Diri di Kartosuro Jawa Tengah

Densus 88 Polri Ringkus 2 Pelaku Teroris Keterkaitan Bom Bunuh di Diri di Kartosuro Jawa Tengah

Jurnal123.com – Setelah adanya aksi bom bunuh diri pada 3 juni di Kartosuro ,Jawa Tengah, dari pengembangan pemeriksaan RA akhirya Densus 88 berhasii meringkus 2 pelaku teroris antara lain tersangka AA alias Umar(30) di More »

Luar Biasa! Reborn Berkati Kota Tomohon Dengan Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR)

Luar Biasa! Reborn Berkati Kota Tomohon Dengan Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR)

Reborn Indonesia menyelenggarakan kebaktian kebangunan rohani yang diselenggarakan pada Minggu 9 Juni 2019, bertempat di Okoy Flower Garden And Resort Tomohon. Kebaktian kebangunan rohani mengambil tema “Penuhilah Dengan Kekuatan Roh Kudus”. Tema More »

Kapolri Tegaskan Situasi Keamanan Nasional Stabil Sampai Hari ini

Kapolri Tegaskan Situasi Keamanan Nasional Stabil Sampai Hari ini

Jurnal123.com – Menjelang  hari raya idul Fitri ,Rabu(5/6)219 situasi keamanan  nasional baik.  Hanya ada satu kejadian yaitu bom bunuh diri di Pos Polisi Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah. Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia( Kapolri), Jenderal  Tito Karnavian  More »

 

Liverpool Juara Liga Champions


Penyerang Liverpool Sadio Mane percaya timnya ditakdirkan untuk juara.(Foto : Reuters/Lee Smith)

Jurnal123.com – Liverpool mengakhiri musim 2018/2019 dengan manis setelah mengalahkan Tottenham Hotspur pada final Liga Champions di Wanda Metropolitano, Minggu dini hari WIB, 2 Juni 2019. The Reds menang dengan skor meyakinkan, 2-0.

Liverpool berhasil unggul cepat di menit kedua. Berawal dari usaha Sadio Mane yang merangsek ke kotak penalti Spurs, bola dipantulkan ke arah Moussa Sissoko dan mengenai tangannya.

Wasit yang berada dekat langsung meniup peluit dan menunjuk titik putih. Mohamed Salah yang jadi algojo tanpa kesalahan mengecoh Hugo Lloris dengan mengarahkan bola ke tengah dan membawa The Reds unggul.

Liverpool berpeluang menggandakan keunggulan 15 menit berselang. Trent Alexander-Arnold melepaskan sepakan terukur dari luar kotak penalti. Sayang, bola masih menyamping di sisi kanan gawang Spurs.

Pasukan Juergen Klopp kembali mengancam pada menit 38. Andrew Robertson membawa bola di sisi kanan pertahanan Spurs. Melihat tak ada rekannya yang berdiri bebas, dia memilih untuk melepaskan tembakan yang membuat Lloris harus jatuh bangun mengamankan gawangnya. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Spurs coba mengambil inisiatif serangan. Namun, penyelesaian akhir yang kurang sempurna dan pertahanan The Reds yang rapih membuat The Lilywhites kerap gagal menembus kotak penalti The Reds.

Spurs lebih banyak mengancam lewat bola-bola mati terutama sepak pojok. Seperti yang didapat lewat tandukan Jan Vertonghen namun masih melambung di atas mistar gawang.

Memasuki 15 menit terakhir waktu normal, Spurs dengan gencar melakukan serangan. Sial bagi Harry Kane cs, Alisson Becker tampil impresif di bawah mistar gawang dan selalu berhasil menggagalkan peluang-peluang yang didapat Spurs salah satunya milik Son Heung-Min di menit 80.

Sibuk menyerang, armada Mauricio Pochettino justru harus menerima kenyataan semakin tertinggal di menit 87. Divock Origi menjadi senjata pamungkas yang mengunci kemenangan Liverpool.

Ini jadi yang keenam kalinya untuk Liverpool mengangkat trofi Si Kuping Lebar. Kali terakhir mereka juara kompetisi tertinggi Benua Biru terjadi pada 2005 silam setelah mengalahkan AC Milan lewat drama adu penalti.

Susunan Pemain

Tottenham Hotspur: Hugo Lloris (PG); Jan Vertonghen, Danny Rose, Toby Alderweireld, Kieran Trippier, Moussa Sissoko (Eric Dier 74′), Christian Eriksen, Dele Alli (Fernando Llorente 82′), Harry Winks (Lucas Moura 66′), Son Heung-Min, Harry Kane.

Liverpool: Alisson Becker (PG); Joel Matip, Virgil van Dijk, Andrew Robertson, Trent Alexander-Arnold, Georginio Wijnaldum (James Milner 62′), Jordan Henderson, Fabinho, Roberto Firmino (Divock Origi 58′), Sadio Mane (Joe Gomez 90′), Mohamed Salah.

SBY dan Cerita Terakhir Ani Yudhoyono Sebelum Meninggal

Selamat Jalan Ibu Ani. Beristirahatlah Dalam Damai

Jurnal123.com – Presiden Ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menceritakan kondisi terakhir Ibu Negara RI Periode 2004-2014 Kristiani Herrawati atau Ani Yudhoyono, sebelum meninggal di National University Hospital (NUH), Singapura, pada Sabtu, 1 Juni 2019 siang.

“Saya ucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Bapak Presiden Jokowi beserta istri dan hadirin sekalian yang bersedia hadir untuk menyampaikan rasa duka atas meninggalnya istri saya tercinta, Ani Yudhoyono,” kata SBY di kediamannya, di Puri Cikeas, Bogor, Sabtu malam, mengutip Antara.

Pernyataan itu disampaikannya di hadapan Presiden Jokowi yang datang bertakziah untuk mengucapkan bela sungkawa atas meninggalnya Ani Yudhoyono.

SBY menjelaskan memang benar sekitar tiga pekan lalu, sebelum kondisi kritis, perkembangan kesehatan Ani sangat positif, bahkan ada harapan bisa disembuhkan.

Saat itu, menurut SBY, tim dokter mengatakan sel-sel kanker dalam tubuh Ani menurun secara tajam, sehingga itu yang membuat pihak keluarga bersyukur dan berharap agar penyakit kanker darah Ani bisa disembuhkan.

“Namun Allah menetapkan lain, tiga hari lalu tiba-tiba ada ledakan sel-sel kanker yang sebelumnya sudah dilumpuhkan, namun meningkat sangat tajam sehingga tim dokter kewalahan sehingga masuk ICU dengan perlakuan khusus,” ujarnya.

Dia mengatakan, dirinya selama dua hari dua malam menemani Ani Yudhoyono untuk berjuang melawan kanker ganas.

Menurut dia, perawat di NUH mengatakan bahwa Ani Yudhoyono merupakan perempuan yang kuat karena semestinya sudah kembali kepada Yang Maha Kuasa karena kerasnya hantaman kanker yang menyerang berbagai organ tubuh, namun masih tetap bisa bertahan.

Dia mengatakan sampai satu jam sebelum dipanggil, dirinya sampaikan kepada Ibu Ani dengan kata-kata indah, saat itu dibius total sehingga tidak mudah berkomunikasi, namun SBY lihat pelupuk matanya ada titik-titik air mata.

“Karena mungkin orang-orang yang disayangi itu masuk dalam hati dan pikirannya. Kami katakan ‘memo, kami semua ada di sini’, air mata yang jatuh adalah air mata cinta, air mata sayang,” katanya.

SBY mengatakan wajah Ibu Ani terlihat bahagia dan rileks dan beberapa saat kemudian, dengan sangat tenang Ani kembali kepada Sang Pencipta.

Menurut dia, Ani pernah mengatakan bahwa dirinya pasrah, namun tidak mau menyerah sampai batas yang bisa dicapainya.(ANT)

Wakapolri Komjen Ari Dono Sukmanto Tinjau Pelabuhan Merak Dan Bakauheni

Wakapolri, Komjen Pol Ari Dono Sumanto didampingi Kapolda Banten Brigjend Pol Tomsi Tohir di temui di Pelabuhan Merak, Provinsi Banten , Jumat(31/5)2019 saat mengunjungi Pelabuhan Merak dalam operasi Ketupat.(Vecky Ngelo)

Jurnal123.com –  Upaya dalam pengawasan dan pengamanan selama bulan ramadhan dan jelang Idul Fitri dalam operasi ketupat selama 10 hari,  Wakil Kepala Kpolisian Negara Republik Indonesia(Wakapolri), Komjen Pol Ari Dono Sukmanto mengunjungi Pelabuhan Merak dan Pelabuhan Bakauheni Lampung.Adanya peningkatan 4 persen sampai 56 persen untuk roda 4 dan 200 persen untuk roda 2. 

Wakapolri, Komjen Pol Ari Dono Sukmanto di temui di Pelabuhan Merak, Provinsi Banten, Jumat(31/5)3’2019 mengatakan  Jadi Operasi Ketupat yang dilaksanakan tahun ini berjalan sekitar 10 hari. Hari ini kita melaksanakan kontrol kegiatan-kegiatan pengamanan untuk saya dan rombongan pasti dapat tugas untuk wilayah lampung dan Cilegon , kemudian Pak Kapolri arah Timur. “Dari hasil pemantauan  saya memang laporan dari Kapolda sudah ada bahwa beberapa hari lalu ada peningkatan kendaraan yang melintas kendaraan roda 4 sampai 56 persen kemudian kendaraan roda 2 ada 200 persen lebih,” ujarnya.
Selanjutnya, Ari Dono menegaskan tapi saya lihat juga pelayanan dari Pelabuhan dan pemerintah daerah itu cukup signifikan untuk kesiapan fasilitas-fasilitas yang ada. “Tadi sempat saya juga tanya kepada masyarakat pengguna roda 2 bagaimana kondisi mereka masuk di Pelabuhan dan situasi keamanan . Mereka merasa sangat puas karena memang fasilitas untuk dia masuk ke Pelabuhan, kemudian kenyamanan ada tenda dan sebagainya mereka sangat puas,”.tegasnya
Ketika ditanya terkait dengan pengamanan di sekitar Pelabuhan Merak. Apakah akan siterjunkan satuan khusus seperti anti teror atau Gegana, Ari Dono menjelaskan kalau pengamanan jumlah kesiapan kita sudah disiapkan , tentunya alat bantu kita di tv sudah tergelar di semua sudut untuk preventif ya dengan harapan dengan pemasangan CCTV . “Itu orang yang mau berniat jahat itu sudah mencegah niatnya mengurung niatnya tidak melakukan kejahatan. Untuk pasukan khusus pasti kita siapkan  untuk antisipasi terjadi sesuatu kita segera cepat bertindak. Insya Allah itu tidak akan terjadi,” .jelasnya.
Menyingung evaluasi dari kunjungan bapak adakah titik rawan yang harus segera dilakukan pemudik, Ari Dono merinci tadi yang saya sampaikan semua yang perlu kita siapkan adalah jalur ini jalur orang yang mau memang mau mudik sehingga mental mereka sudah siap kalau terjadi kemacetan  dan lain sebagainya.Fenomena mudik sudah kita ketahui bersama untuk indonesia mudik pasti macet .” Ah macet yang lalu.kita harapan itu tidak seperti yang sekarang yang kita hadapi dan sekarang Pemerintah sudah mempersiapkan tadi dengan fasilitas tenda-tenda, kemudian ada kipas angin yang pakai air dan kemudian di tol mungkin bisa dipersiapkan tol sampai panjang seperti toilet mobile seperti itu sudah bagus,”rincinya.
Untuk prediksi arus puncak angkutan mudik, Ari Dono  mengungkapkan ya, arus puncak liburnya agak panjang yang bolos atau memang curi start itu sudah kemarin dan sudah berangkat.” Kalau yang disiplin masih ngantor hari ini. Kemungkinan nanti besok malam ada arus puncak.Personil pengamamanan dipersiapkan, Ada 1700. Masukan dari Polri terkait dengan manyfes penumpang, Ya, masukan untuk tahun berikutnya mungkin bisa di jual tiket on line akan dibuka,” ungkapnya.
Jadi, Ari Dono menambahkan  Tiket on line bisa di beli sebelum masuk res area , belum masuk disini dia sampai res area dia berhenti sambil menunggu mungkin ada informasi bahwa kondisi pelabuhan jumlah penumpang sekian, kemacetan sekian dipersilakan menunggu di era area.” Bisa belok res area dan beli tiket di res area, demikian. Untuk kecepatan cukup dengan teknologi E KTP,” tambahnya. (Vecky Ngelo).

Kepemilikan Senpi Ilegal, Kivlan Zen Ditahan di Rutan Guntur

Mantan Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zen menyambangi Gedung Bareskrim Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (29/5)2019. (Vecky Ngelo)

Jurnal123.com – Melalui proses pemeriksaan, akhinya Mantan Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat Mayjen (Purn) Kivlan Zen ditahan polisi selama 20 hari mulai Kamis (30/5/2019).  

Pengacara Kivlan Zen, Suta Widhya mengatakan, kliennya akan ditahan di Rumah Tahanan Guntur selepas mSelanjutnenjalani pemeriksaan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan. “Dalam hal ini kebijakan dari Kepolisian untuk menahan 20 hari ke depan di (Rutan) Guntur,” ujarya. 

Selanjutnya, Suta Widhya  menegaskan  Kivlan ditahan karena penyidik menilai sudah mempunyai alat bukti cukup terkait status kliennya sebagai tersangka kepemilikan senjata api ilegal.” Kivlan akan mengikuti proses hukum yang berlaku,” tegasnya.

Untuk itu   Suta Widhya menjelaskan  tim kuasa hukum akan melakukan langkah hukum guna membebaskan Kivlan nantinya.  “Dia seorang patriot ya, seorang patriot, dia tidak akan mundur kecuali kita akan mengupayakan untuk sebuah upaya hukum di luar, nanti kita lihat,”  jelasnya.

Sebelumnya, seorang pengacara Kivlan, Djuju Purwantoro, menyebut penyidik Polda Metro Jaya telah menetapkan kliennya sebagai tersangka dugaan kepemilikan senjata api ilegal. Kasus dugaan kepemilikan senjata api yang menjerat Kivlan berkaitan dengan penetapan enam tersangka yang menunggangi aksi unjuk rasa menolak hasil Pilpres 2019, di Jakarta, pada 21-22 Mei 2019.  

Enam orang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka, yakni HK, AZ, IR, TJ, AD, dan AF. Armi yang merupakan sopir paruh waktu Kivlan adalah salah seorang tersangka tersebut.(Vecky Ngelo)

Merek-merek Top Dunia Keok di Indonesia

Salah Satu Merek Top Dunia Yang Kalah Gugatan Hukum di Indonesia


Jurnal123.com – Wafer merek Superman menang melawan pembuat tokoh Superman, DC Comics. Wafer itu memang sudah melegenda karena dijual di Indonesia sejak puluhan tahun lalu.

“PT Marxing Fam Makmur mendapatkan sertifikat merek dari Kemenkum HAM pertama pada tahun 1993 untuk kelas 30 dan 34 dan diperbaharui tiap 10 tahun,” kata kuasa hukum PT Marxing Fam Makmur, Sururi Elhaque, saat berbincang dengan detikcom, Selasa (28/5/2019).

Baca juga: Menang Lawan DC Comics, Ini Argumen Wafer Superman Indonesia

Kelas 30 dan 34 adalah kategori wafer, biskuit, beras, sagu, dan sejenisnya. PT Marxing kemudian bekerja sama dengan Siantar Top untuk memproduksi wafer cokelat. Wafer tersebut kemudian membanjiri setiap sudut warung di seluruh Indonesia dan dikenal secara luas.

Pada 2017, DC Comics baru berinisiatif mendaftarkan merek Superman ke Kemenkum HAM. Sengketa muncul karena nama merek dagang itu sudah dipegang oleh PT Marxing Fam Makmur. Kasus bergulir ke pengadilan dan PT Marxing Fam Makmur menang atas sengketa tersebut.

“Di Indonesia, Superman dikenal sebagai tokoh kartun, bukan produk makanan. Jadi klien kami tidak mendompleng keterkenalan DC Comics,” ujar Sururi membeberkan alasan kemenangan tersebut.

Namun, perlu diketahui bahwa Wafer Superman bukan satu-satunya merek dagang asal Indonesia yang menang sengketa. Lantas, apa saja merek itu?

Sepatu Onitsuka

Sepatu Onitsuka Tiger, yang diproduksi ASICS TIGER dan berpusat di Jepang, pernah bersengketa. Pasalnya, di Indonesia sendiri, merek itu dikuasai oleh orang Jakarta, yaitu Theng Tjhing Djie dan Liog Hian Fa.

Berdasarkan dokumen putusan kasasi yang dikutip dari website MA, Selasa (6/6/2017), Djie dan Fa mendapatkan hak merek itu dari Yap Mun Yong. Yong sendiri mendapatkan hak merek itu dari Hendri Handoyo Yahya.

Hak merek yang kini dikantongi Djie dan Fa itu sudah didaftarkan di Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM) sejak 1980 untuk merek ASICS TIGER dan turunannya. Merek sepatu itu mengantongi sertifikat per 31 Agustus 1984, sedangkan logo terdaftar di Kemenkum HAM sejak 9 Agustus 1994.

Djie dan Fa mengaku telah memproduksi 80 ribu pasang sepatu sejak Maret 2009 hingga September 2012, dengan keuntungan Rp 60 ribu per pasang. Jadi, dalam kurun tersebut, Djie dan Fa mengantongi keuntungan Rp 4,8 miliar. Oleh sebab itu, Djie dan Fa kaget bila digugat oleh ASICS TIGER sehingga mengajukan gugatan balik imateriil dengan total Rp 6 miliar. 

Atas argumen itu, Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) tidak menerima gugatan ASICS TIGER. Gugatan balik Djie dan FA pun tak diterima. Putusan itu dikuatkan oleh Mahkamah Agung (MA). 

IKEA

IKEA termasuk mereka yang pernah jadi sengketa di Indonesia. Pasalnya, merek dagang asal Swedia itu ternyata punya pesaing dari IKEA asal Surabaya. Namun Mahkamah Agung (MA) telah mengetuk palu dan menyatakan merek IKEA dari Surabayalah pemilik merek IKEA.

Berdasarkan salinan putusan kasasi yang dikutip dari website MA, Rabu (3/2/2016), IKEA ala Surabaya menggunakan dalih Pasal 61 ayat 1 huruf a UU Merek yang berbunyi:

Penghapusan pendaftaran Merek atas prakarsa Direktorat Jenderal dapat dilakukan jika merek tidak digunakan selama 3 tahun berturut-turut dalam perdagangan barang dan/atau jasa sejak tanggal pendaftaran atau pemakaian terakhir, kecuali apabila ada alasan yang dapat diterima oleh Direktorat Jenderal.

Pasal di atas dikenal dengan ‘merek tidur’. Dari pasal di atas, IKEA Surabaya lalu melakukan survei untuk membuktikan bahwa IKEA asal Swedia tidak memakai merek itu selama tiga tahun berturut-turut. IKEA dari Surabaya yang dimiliki PT Ratania Khatulistiwa lalu melakukan survei pasar pada November-Desember 2013. 

Melihat adanya ‘merek tidur’ ini, maka PT Ratania mendaftarkan merek IKEA miliknya pada 20 Desember 2013. IKEA miliknya merupakan akronim dari Intan Khatulistiwa Esa Abadi atau disingkat IKEA. Intan sendiri akronim dari ‘Industri Rotan. IKEA dari Swedia yang mengantongi sertifikat merek tertanggal 9 Oktober 2006 dan 27 Oktober 2010 dinilai ‘menidurkan’ mereknya selama tiga tahun berturut-turut.

Tak disangka, argumen ini dikabulkan. Pada 17 September 2014, PN Jakpus menyatakan IKEA dimiliki oleh PT Ratania dan memerintahkan merek IKEA dari Swedia yang berdiri sejak 1943 harus dicabut. Atas vonis ini, IKEA dari Swedia mengajukan kasasi, tetapi putusan tidak berubah sama sekali.

Monster Minuman Energi 

Perusahaan minuman suplemen asal California, Amerika Serikat (AS), MONSTER, juga pernah bersengketa dengan merek suplemen lokal. MONSTER akhirnya kalah setelah melawan pengusaha Surabaya, Andria Thamrun. MONSTER sendiri merupakan minuman berenergi dan sponsor utama MotoGP serta berbagai laga olahraga internasional lain.

Kantor pusat MONSTER ENERGY COMPANY bermarkas di 550 Monica Cirle, Suite, 201, Corona, California, 92880. Untuk mendukung produknya, MONSTER mensponsori berbagai olahraga, seperti motocross, sepeda ekstrem, sepeda gunung, surfing, dan olahraga lainnya. MONSTER juga menjadi sponsor tunggal MotoGP, sebuah balap sepeda motor paling bergengsi di dunia. Pembalap MotoGP Valentino Rossi juga disponsori oleh MONSTER.

Hasil penjualan MONSTER di berbagai dunia membuahkan keuntungan sangat besar. Sejak 2002 hingga 2012, perusahaan itu meraup untung US$ 20 miliar. Keuntungan ini selalu tumbuh tiap tahunnya.

Di Indonesia, MONSTER mengantongi sertifikat merek dari Dirjen HAKI sejak 2009 dan terus memperbarui untuk berbagai jenis produk MONSTER.

Pihak MONSTER kaget saat mendapati merek MONSTER serupa di Indonesia. Atas dasar itu, MONSTER keberatan jika mereknya digunakan oleh Andria. Untuk membuktikan keyakinannya, MONSTER melakukan survei di berbagai kota di Indonesia dan terbukti MONSTER asal Surabaya telah tersebar di berbagai daerah. Tidak terima, MONSTER asal California lalu menggugat MONSTER asal Surabaya ke Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus). Namun pada akhirnya gugatan sang MONSTER asal luar negeri itu justru ditolak.

Pierre Cardin

Sengketa juga pernah melanda merek fashion dan parfum asal Prancis, Pierre Cardin. Pada 4 Maret 2015, Pierre Cardin, yang bermarkas di 59 Rue du Faubourg Saint-Honore, Paris, Prancis, menggugat Alex pemilik Pierre Cardin asal Jakarta. Dalam bantahannya, Alex mendalilkan bahwa gugatan Pierre Cardin sudah kedaluwarsa.

Namun, pada 9 Juni 2015, Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menolak gugatan Pierre Cardin Prancis. Permohonan peninjauan kembali yang diajukan oleh Pierre Cardin pun ditolak Mahkamah Agung. Alhasil, merek legendaris asal Prancis itu menjadi milik pengusaha Jakarta, Alexander Satryo Wibowo.(DEN)

Perkuat Aplikasi E-Court, MA Kembangkan E-Litigation

Kegiatan Pertemuan Kelompok Kerja Kemudahan di Jakarta

Jurnal123.com – Mahkamah Agung terus bergerak mengembangkan aplikasi pengadilan elektronik yang popular dengan sebutan e-court. Belum genap satu tahun setelah diluncurkan pada tanggal 13 Juli 2018 yang lalu, aplikasi tersebut kini tengah diperbaharui dengan pengembangan menu persidangan secara elektronik (e-litigation).

Hal tersebut terungkap dalam pertemuan Kelompok Kerja Kemudahan Berusaha di Jakarta, Kamis-Sabtu (23-25/05/2019). Pertemuan tersebut dibuka oleh Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Yudisial, DR. Muhammad Syarifuddin, S.H., M.H dan dihadiri antara lain oleh Hakim Agung Syamsul Maarif, S.H., LLM., Ph.D (Ketua Pokja Kemudahan Berusaha), Made Rawa Aryawan, S.H., M.H (Panitera) DR. Drs. Aco Nur, S.H., M.H. (Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama), DR. Haswandi, S.H., M.H. (Direktur Pembinaan Tenaga Teknis Badan Peradilan Umum), DR. Candra Boy Seroza, S.H., M.H (Direktur Pembinaan Tenaga Teknis Badan Peradilan Agama), Joko Upoyo Pribadi, SH (Kepala Biro Perencanaan dan Organisasi), DR. Abdullah, S.H., MS (Kepala Biro Hukum dan Humas), dan peserta lainnya.

Menurut Ketua Pokja Kemudahan Berusaha, Syamsul Maarif, dengan menu e-litigation nantinya dapat diselenggarakan persidangan secara elektronik dengan acara penyampaian gugatan/permohonan/bantahan/perlawanan, penyampaian replik, duplik, kesimpulan dan pembacaan putusan/penetapan. “Persidangan yang biasanya dilaksanakan di ruang persidangan sebagian akan dialihkan menjadi persidangan secara elektronik,” ujar Syamsul Maarif.

Persiapan Payung Hukum dan Infrastruktur Teknologi

Untuk mewujudkan hal tersebut, lanjut Syamsul Maarif, selain diperlukan payung hukum yang akan dijadikan landasan pelaksanaan serta tata cara pelaksanaan persidangan elektronik, diperlukan juga persiapan teknologi informasi. “Dengan melihat kebutuhan tersebut, maka Peraturan Mahkamah Agung Nomor 3 Tahun 2018 tentang Administrasi Perkara Secara Elektronik di Pengadilan mendesak untuk dirubah dengan peraturan yang dapat mengakomodasi kebutuhan persidangan elektronik,” ungkap Syamsul Maarif.

Rencananya, peraturan Mahkamah Agung yang selama ini menjadi landasan pelaksanaan aplikasi pengadilan elektronik akan dicabut dan digantikan dengan peraturan Mahkamah Agung yang baru. “Rencananya peraturan Mahkamah Agung yang baru tersebut akan diberi judul Administrasi Perkara dan Persidangan di Pengadilan Secara Elektronik,” papar Syamsul Maarif.

Saat ini, rancangan Peraturan Mahkamah Agung tersebut saat tengah dalam proses finalisasi sebelum diajukan dalam Rapat Pimpinan (Rapim) untuk disahkan.

Bersamaan dengan pembahasan rancangan Peraturan Mahkamah Agung tersebut, Tim Pengembang Aplikasi juga tengah bekerja mempersiapkan aplikasi yang akan dipergunakan untuk pelaksanaan persidangan secara elektronik tersebut. Dalam pertemuan tersebut sempat dilakukan demo pelaksanaan persidangan elektronik menggunakan aplikasi yang dipersiapkan.

Menurut Puji Wiyono, S.Kom, anggota tim pengembang aplikasi pengadilan elektronik, aplikasi yang tengah dikembangkan bersama timnya melibatkan aplikasi Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) sebagai aplikasi manajemen perkara di pengadilan tingkat pertama, perubahan-perubahan pada aplikasi e-court sebelumnya serta penambahan menu e-litigation.

“Untuk memudahkan, aplikasi ini menggunakan metode sekali input data untuk e-court dan SIPP,” ujar Puji Wiyono dalam pemaparannya. Dengan metode sekali input data, aparatur pengadilan nantinya tidak dihadapkan pada kemestian mengulang input data meskipun untuk aplikasi yang berbeda.

Selain itu, aplikasi e-court yang selama ini dipergunakan untuk melakukan pendaftaran secara elektronik (e-filing), pembayaran secara elektroni (e-payment), dan pemanggilan secara elektronik (e-summon) dikembangkan sedemikian rupa untuk kepentingan perbaikan dan ditambahkan dengan menu baru yakni e-litigation.

Menurut Puji, diantara pengembangan yang dilakukan terhadap aplikasi e-court antara lain dimungkinkannya untuk mendaftarkan perkara gugatan sederhana, bantahan dan permohonan, dimungkinkannya temporary user, pengguna lain selain advokat untuk memiliki hak akses terhadap aplikasi, dimungkinkannya penambahan turut tergugat, penampilan jurnal biaya perkara dan lain-lain.

Sementara dalam menu e-litigation, nantinya dimungkinkan dilakukan pertukaran data antara para pihak dengan majelis hakim sesuai dengan acara persidangan. “Sebagai contoh, apabila Tergugat telah menyetujui untuk beracara secara elektronik, nantinya Tergugat dapat mengirimkan jawaban semenjak tundaan setelah pembacaan gugatan hingga sebelum dilakukan persidangan untuk penyampaian jawaban,” jelas Puji.

Selama tenggang waktu sejak penundaan hingga sebelum persidangan dengan agenda penyampaian jawaban tersebut, Tergugat dapat merubah jawabannya, karena jawaban tersebut belum diverifikasi oleh Majelis Hakim. Pada saat persidangan, jawaban tersebut akan diverifikasi oleh Majelis Hakim dan setelah itu terbuka kesempatan bagi Penggugat untuk mengajukan replik.

“Apabila pada saat verifikasi ternyata Tergugat tidak menyampaikan jawaban, berarti Tergugat tidak menggunakan haknya untuk menyampaikan jawaban,” ungkap Puji.

Dengan e-litigation juga nantinya para pihak akan dapat mengakses amar putusan/penetapan atas perkaranya pada saat sidang pembacaan putusan dilakukan.

“Sementara mengenai salinan putusan, kita masih harus mematangkan beberapa persoalan sebelum akhirnya bisa dinormakan dalam peraturan Mahkamah Agung yang baru,” pungkas Syamsul Maarif.

Sumber : Humas MA

Bantah Gerakan PNS, Survei Internal TKN Jokowi: 72% ASN Pilih Prabowo

Kepala Staf Presiden Jenderal TNI (Purn) Moeldoko

n

Jurnal123.com – Ketua Harian Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin, Moeldoko, menepis kubu 01 memobilisasi aparatur sipil negara (ASN) atau PNS hingga BUMN secara masif untuk memenangkan Jokowi di Pilpres 2019. Moeldoko mengungkap hasil tersebut berbanding terbalik dengan survei internal.

“Menggerakkan BUMN? Tahu nggak BUMN yang milih 02? (Sebesar) 78 persen. Menggerakkan ASN? ASN 72 persen yangmilih (Prabowo-Sandi). Di mana menggerakkan?” kata Moeldoko di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (28/5/2019).

Moeldoko juga menepis ada penggerakan aparat kepolisian selama Pilpres untuk Jokowi. Ia menyinggung soal perolehan suara Jokowi di NTB, Aceh, dan Sumbar, tempat capres Prabowo Subianto menang di wilayah tersebut.

“Menggerakkan polisi? Buktinya di Aceh, NTB, Sumbar kalah telak. Mana yang digerakkan? Kalau digerakkan, 100 persen semua,” ujar Moeldoko.

Angka-angka tersebut disampaikan Moeldoko berdasarkan survei internal. Rupanya keluarga personel TNI hingga ASN mayoritas mendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

“Iya, di (kompleks) Paspampres kalah. Di perumahan Setneg kalah. Terus mana yang digerakkan?” ucap mantan Panglima TNI itu.(DEN)

4 Tokoh Nasional Jadi Target Pembunuhan Saat Kerusuhan 22 Mei

Kapolri,Jenderal Pol Tito Karnavian. ( Vecky Ngelo)

Jurnal123.com – Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengungkap empat tokoh yang menjadi target pembunuhan saat kerusuhan Jakarta. Tokoh-tokoh tersebut termasuk dari kalangan pejabat.

“Betul (jadi target pembunuhan). Pak Wiranto (Menko Polhukam), Pak Luhut (Menko Kemaritiman), yang ketiga Kepala BIN (Budi Gunawan), keempat Pak Gories Mere,” kata Tito di Gedung Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (28/5/2019).

Dia menyebut ada satu lagi yang menjadi dari target kejahatan tersebut. Namun dia enggan menyebut nama orang yang berasal dari tokoh lembaga survei.

“Yang survei saya enggak mau sebut,” kata dia.

Polisi sebelumnya menangkap kelompok penyusup aksi damai di Jakarta pada 21-22 Mei yang berakhir dengan kerusuhan Jakarta. Enam orang telah ditetapkan sebagai tersangka yang melakukan jual beli senjata api (senpi) ilegal membunuh tokoh nasonal dan pimpinan lembaga survei.

“(Tokoh nasional yang akan dibunuh) itu pejabat negara, tapi bukan presiden,” ujar Kadiv Humas Polri Irjen Mohammad Iqbal di Kantor Kemenkopolhukan, Jakarta, Senin (27/5/2019).

Para tersangka, ungkap Iqbal, telah melakukan sejumlah survei sebelum membunuh targetnya dalam kerusuhan Jakarta.

“Sudah digambar, di-mapping oleh mereka. Setting-nya negara ini akan goyang, tapi Allah sayang sama negara ini, kami akhirnya mengungkap kasus ini,” kata dia.

“Tersangka diminta membunuh dua orang tokoh nasional. Kemudian tersangka mendapat perintah membunuh dua tokoh nasional lainnya. Jadi empat target kelompok ini menghabisi nyawa tokoh nasional,” ungkap Iqbal.

Selain berencana membunuh empat tokoh nasional, sambungnya, kelompok ini juga menargetkan pembunuhan terhadap pimpinan lembaga survei.

“Pada April 2019, selain ada perencanaan membunuh target ada juga perintah lain untuk membunuh seorang pimpinan satu lembaga swasta, lembaga survei. Tersangka sudah mensurvei rumah orang tersebut dan diperintahkan untuk mengeksekusinya,” kata Iqbal.(LIP/VEK)

Sejumlah Politikus, Guru Hingga Pensiunan Perwira Tinggi Telah Ditahan karena Dugaan Makar dan UU ITE

Ilustrasi Palu Sidang

Jurnal123.com – Sejumlah nama dari barisan pendukung Capres dan Calon Wakil Presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno ditangkap polisi. Di luar nama-nama tenar, ada pegawai kecamatan, guru honorer, hingga pilot yang diamankan aparat selama kurun waktu 10 hari terakhir.

Mereka ditangkap polisi karena terkait dengan dugaan penghinaan, makar, hingga ancaman kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Penangkapan mereka terjadi saat isu persaingan Pilpres masih panas, meski pemungutan suara sudah usai, juga setelah hasil rekapitulasi suara sudah diumumkan.

Ada Mustofa Nahrawardaya yang ditahan polisi mulai 27 Mei setelah diperiksa penyidik. Salah satu penggawa Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi sekaligus caleg PAN itu dijerat Pasal 14 ayat (1) dan (2) UU Nomor 1 Tahun 1946 atau Pasal 28 ayat (2) UU ITE. Setelah diperiksa penyidik, polisi menambahkan jeratan Pasal 45 huruf a, Pasal 28 UU ITE dan Pasal 15 UU Nomor 1 Tahun 1946.

“Ditahan untuk 20 hari ke depan. (Pertimbangan menahan) Ancaman hukuman di atas 5 tahun,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Senin (27/5/2019).

Polri menjelaskan, postingan media sosial menjadi alasan Mustofa menjadi tersangka dan ditahan. Mustofa disebutnya memutarbalikkan fakta terkait video viral berisi rekaman tindakan eksesif personel Brimob. Mustofa mengunggah video itu di media sosial dengan menempelkan keterangan bahwa yang dipukuli itu adalah Harun Rasyid yang kini telah meninggal, padahal yang dipukuli adalah Andri Bibir yang masih hidup. Semua itu terkait kerusuhan 22 Mei 2019.

“Bahwa yang bersangkutan memutarbalikkan fakta,” kata Iqbal. Andri Bibir sendiri adalah pria 30 tahun yang telah buka suara bahwa dirinyalah yang dipukuli di dekat Masjid Al Huda, Kampung Bali, Tanah Abang, sebagaimana video viral yang diunggah Mustofa. Andri ditangkap dan menjadi tersangka bersama 10 orang lain yang merusuh pada aksi 22 Mei di sekitar Kantor Bawaslu, Jakarta Pusat.

Di Aceh, penangkapan terhadap orang yang diduga menyebar hoax terkait aksi 22 Mei dialami oleh pria berinisial KAS (44) pada 25 Mei pukul 22.30 WIB malam. Dia adalah PNS kantor camat di Aceh Barat Daya (Abdya). Selain menyebar hoax, dia juga memasang ujaran kebencian terhadap Presiden Jokowi.

“Kata-kata ujaran kebencian terhadap kepala negara serta unsur SARA dilakukannya melalui akun Facebook miliknya sekitar tanggal 23 Mei lalu,” jelas Direktur Reserse Kriminal Umum (Dir Reskrimum) Polda Aceh, Kombes Agus Sarjito, kepada wartawan, Senin (27/5). KAS masih diperiksa untuk mengetahui motif sebenarnya. Berdasarkan keterangan polisi, KAS mengakui telah menyebarkan unggahan itu namun tidak ada maksud menghina, juga tak berpihak pada salah satu capres.

Tepat sepekan lalu yakni 21 Mei, Lieus Sungkharisma ditahan oleh polisi untuk 20 hari pertama. Pendukung Prabowo itu ditangkap polisi di kawasan Hayam Wuruk Jakarta Pusat dan digelandang ke Markas Polda Metro Jaya pada 20 Mei. Sebelumnya, Lieus sempat mangkir dari pemeriksaan polisi untuk diperiksa sebagai saksi karena dia beralasan belum memiliki pengacara untuk mendampinginya.

Lieus Sungkharisma dilaporkan ke polisi atas aduan tindak pidana penyebaran berita bohong (hoax) dan melanggar UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 14 dan/atau Pasal 15 terhadap keamanan negara/makar UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 107 jo Pasal 87 dan/atau Pasal 163 bis jo Pasal 107. Cawapres Sandiaga Uno menyayangkan penangkapan tersebut. Dia menilai bila semua dikategorikan makar maka dapat memberangus kebebasan demokrasi.

Eks Komandan Jenderal Kopassus Mayjen TNI (Purn) Soenarko juga ditangkap aparat. Dia kemudian menjadi tahanan Polri dan dititipkan di Rumah Tahanan (Rutan) Guntur. Dijelaskan oleh Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen Sisriadi, Soenarko terkait kasus penyelundupan senjata. Hal ini diketahui publik pada 21 Mei juga. Menko Polhukam Wiranto menyebut Soenarko berpotensi mengancam keamanan nasional.

“Mayjen Soenarko ya, itu memang sudah dipanggil, diperiksa, dan sekarang sudah menjadi tersangka dan ditahan di Rutan POM Guntur dengan tuduhan memiliki dan menguasai senjata api ilegal, situasi seperti ini tidak diizinkan dan diperbolehkan,” kata Wiranto di kantornya, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (21/5) lalu.

Sebelumnya, Senin (20/5), Soenarko dilaporkan ke Bareskrim Polri oleh pengacara bernama Humisar atas tuduhan makar. Ketua Bidang Ketahanan Nasional Partai Gerindra itu dilaporkan dengan pasal makar. Pelapor menilai Soenarko memprovokasi lewat pernyataannya yang mengadu domba dan menimbulkan gejolak di masyarakat.

Pada 19 Mei, Polda Jawa Timur mengumumkan penahanan terhadap seorang guru honorer asal Pamekasan, Madura, bernama Anwar (35). Anwar memasang ujaran bunuh Presiden Jokowi di Facebook. Polda Jatim menjerat Anwar dengan UU ITe pasal 28 ayat 2 juncto Pasal 45 A ayat 2 dan pasal 207 KUHP. Ancaman hukumannya paling lama 6 tahun dan denda Rp 1 miliar.

Pada 18 Mei, seorang pilot berinisial IR diamankan Satreskrim Polres Jakarta Barat di rumahnya di Surabaya, Jawa Timur. IR diduga menyebarkan ujaran kebencian di media sosial. Konteksnya adalah menjelang aksi 22 Mei, yakni aksi massa terkait protes terhadap Pemilu 2019. Narasi medsosnya dinilai mengandung teror dan hasutan. Salah satunya, IR menghasut masyarakat untuk melakukan perlawanan pada tanggal 22 Mei 2019.

Sementara itu, Kapolres Jakbar Kombes Hengki Haryadi mengatakan IR ditangkap setelah pihaknya melakukan patroli siber. Densus 88 Antiteror ikut mendalami keterkaitan IR dengan jaringan teroris. Hengki menyatakan, IR patut diduga melakukan upaya makar.(DEN)

Diduga Aktor Intelektual, Budiono Ditangkap


Anggota Brimob bersitegang dengan massa di Jalan Wahid Hasyim, Jakarta, Rabu (22/5/2019). Petugas kepolisian terus mendorong massa yang pendemo yang masih bertahan di Gedung Bawaslu. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Jurnal123.com – Sekretaris Yayasan Bina Saraba Al Ittihaad, Budiono ditangkap jajaran Polda Metro Jaya karena diduga menampung massa aksi 22 Mei 2019 di Masjid Raya Al Ittihaad, Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (21/5/2019).

Dia ditangkap pada Senin (20/5/2019) sekitar pukul 24.00 di kediamannya.

Dia disebut diperiksa selama 2×24 jam sejak hari penangkapannya.

Kompas.com merangkum empat fakta penangkapan Budiono.

Berikut fakta-faktanya:

1. Polisi jemput Budiono

Wakil Sekretaris Yayasan Bina Sarana Al Ittihaad, Rustam Amiruddin membenarkan bahwa polisi menjemput untuk menahan Budiono.

Dia menduga, Budiono ditahan lantaran menggunakan Masjid Al Ittihaad untuk menampung massa aksi 22 Mei.

“Kemungkinan ya, karena belum jelas juga,” ucap Rustam.

2. Polisi geledah kamar Budiono

Budiono dijemput sepuluh hingga 15 polisi dari Polda Metro Jaya.

Mereka datang ke kediaman Budiono menggunakan tiga mobil.

Rustam mengatakan, Budiono dijemput dan diperlakukan baik-baik oleh pihak kepolisian.

Polisi juga sempat membacakan surat penahanan atas nama Budiono.

“Ada suratnya cuma dibacakan, enggak dikasih sama mereka,” kata Rustam.

Polisi juga menggeledah kamar Budiono.

Dari hasil penggeledahan, polisi membawa beberapa barang bukti, seperti telepon genggam.

3. Budiono ditangkap, massa diminta pindah

Rustam membenarkan massa mendatangi Masjid Al Ittihaad sebelum aksi 22 Mei.

Massa datang dari Surabaya, Jawa Timur dan Jawa Barat.

Pada malam harinya, polisi menangkap Budiono.

Kemudian, massa yang awalnya ditampung di masjid tersebut diminta pindah.

“Saya bilang jangan dulu di Al Ittihaad deh. Cari tempat lain dulu,” ujarnya.

4. Yayasan bantah terlibat aksi 22 Mei

Rustam memastikan yayasannya tidak terlibat aksi 22 Mei.

Di samping itu, ia membenarkan bahwa Masjid Raya Al Ittihaad sering dipakai tempat singgah massa aksi 212 dan 411.

“Kita itu termasuk salah satu masjid yang menampung massa dari luar kota, tetapi, kan, itu waktu 411 dan 212. Jadi untuk besok enggak masuk ke masjid kita. Kita enggak terlibat,” kata Rustam.

Sumber: Kompas.com