Polisi Ringkus Terduga Teroris Kelompok JAD Saat Razia Lalu Lintas

Polisi Ringkus Terduga Teroris Kelompok JAD Saat Razia Lalu Lintas

Jurnal123.com – Upaya pengejaran terhadap terduga anggota teroris anggota Jamaah Anshor Daulah (JAD) berinisial TWA alias A alias AH, di daerah Kertosari, Temanggung berhasil. Buktinya pada tanggal 14 Febuari 2019 Polisi berhasil More »

Terkait Pembakaran Kendaraan di Grobogan, Akhinya Polisi Kaji Hasil Rekaman CCTV

Terkait Pembakaran Kendaraan di Grobogan, Akhinya Polisi Kaji Hasil Rekaman CCTV

Jurnal123.com – Terkait dengan upaya pengungkapan pembakaran sejumlah kendaran bermotor di Jawa Tengah, akhirnya pihak Kepolisian RI sedang menganalisis hasil rekaman closed circuit television (CCTV). Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Dedi More »

Polri Ungkap Anak Kandung Santoso Bergabung dengan Ali Kalora Cs

Polri Ungkap Anak Kandung Santoso Bergabung dengan Ali Kalora Cs

Jurnal123.com – Upaya pengejaran yang dilakukan terus oleh Satuan Tugas (Satgas) Operasi Tinombala dan akhirnya mengungkapkan, ada tambahan satu orang anggota baru dalam kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora. Kepala Biro Penerangan More »

Polri Kirim 322 Anggotanya Untuk Misi Perdamaian Dan Kemanusiaan PBB

Polri Kirim 322 Anggotanya Untuk Misi Perdamaian Dan Kemanusiaan PBB

Jurnal123.com – Untuk misi kemanusiaan dan perdamaian Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB),  akhirnya. Kepolisian RI melepas keberangkatan sebanyak 322 personel untuk misi kemanusiaan dan perdamaian Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB). Mereka akan dikirim ke sejumlah negara seperti Afrika Tengah, More »

Polisi Terus lakukan Pengejaran Kelompok Ali Kalora Cs

Polisi Terus lakukan Pengejaran Kelompok Ali Kalora Cs

Jurnal123.com – Upaya memberangus para  teroris  terus sajak dilakukan bukti kini Satuan Tugas (Satgas) Operasi Tinombala masih melakukan pengejaran terhadap kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora.  Kepala Bagian Penerangan Umum Polri More »

 

KPK Periksa 12 Anggota DPRD Jambi Terkait Kasus Uang Ketuk Palu

Kantor KPK Jakarta

Jurnal123.com – KPK memanggil 12 anggota DPRD Provinsi Jambi terkait kasus dugaan suap. Di antaranya, ada 3 anggota DPRD yang telah jadi tersangka, yakni Cekman, Parlagutan Nasution dan Tadjudin Hasan.

“Setelah kemarin dilakukan pemeriksaan terhadap 10 orang saksi dari unsur pimpinan dan anggota DPRD Jambi, hari ini diagendakan pemeriksaan terhadap 13 orang saksi,” kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Rabu (13/2/2019).

Pemeriksaan itu dilakukan di Polda Jambi. KPK berharap para saksi hadir dan memberi keterangan yang sejujurnya.

“Kami ingatkan agar para saksi yang dipanggil dapat memenuhi panggilan penyidik dan memberikan keterangan yang sebenar-benarnya pada penyidik,” ucapnya.

Berikut para anggota DPRD Provinsi Jambi yang dipanggil sebagai saksi hari ini:

1. Cekman, Anggota DPRD Provinsi Jambi
2. Parlagutan Nasution, Anggota DPRD Provinsi Jambi
3. Tadjudin Hasan, Anggota DPRD Provinsi Jambi
4. Hasani Hamid, Anggota DPRD Provinsi Jambi
5. Suliyanti, Anggota DPRD Provinsi Jambi
6. Karyani, Anggota DPRD Provinsi Jambi
7. Nasri Umar, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Provinsi Jambi
8. Nurhayati, Anggota DPRD Provinsi Jambi
9. Emi Nopisah, Staf Sekretaris Dewan Provinsi Jambi
10. Mauli, Anggota DPRD Provinsi Jambi
11. Yanti Maria Susanti, Anggota DPRD Provinsi Jambi
12. Sofian Ali, Anggota DPRD Provinsi Jambi
13. Rahima, Anggota DPRD Provinsi Jambi (meminta penjadwalan ulang karena sedang tidak berada di Jambi).

Kasus ini merupakan lanjutan dari rangkaian kasus suap yang melibatkan mantan Gubernur Jambi Zumi Zola. KPK pun menetapkan 12 anggota DPRD Provinsi Jambi sebagai tersangka suap ketuk palu.

Kedua belas tersangka itu diduga KPK mengumpulkan anggota fraksi untuk menentukan sikap terkait pengesahan RAPBD Jambi, membahas dna menagih uang ketuk palu. KPK menduga ada jatah Rp 400 juta hingga Rp 700 juta untuk tiap fraksi.

Total suap itu diduga berjumlah Rp 16,34 miliar untuk RAPBD TA 2017 dan 2018. Selain 12 anggota DPRD Jambi, KPK juga menetapkan 1 pihak swasta, Joe Fandy Yoesman alias Asiang sebagai tersangka karena diduga memberi duit Rp 5 miliar ke Plt Kadis PUPR Jambi Arfan.(DEN)

31 Maret Diusulkan Hari Keselamatan Berlalu Lintas

Kakorlantas Polri Irjen Pol Refdi Andri memberikan keterangan kepada wartawan di Bundaran HI, Jakarta Pusat.(Vecky Ngelo)


Jurnal123.com – Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat sehingga mampu membawa masyarakt akan kesadaran berlalu lintas menjadi hal yang utama. Sehingga di usulkan 31 Maret menjadi hari keselamatan berlalu lintas. 

Kepala Korlantas Polri Irjen Refdi Andri ditemui di kantor NTMC, Selasa (12/2)2109 mengatakan dan mengusulkan 31 Maret untuk diperingati sebagai “Hari Keselamatan Berlalu Lintas”. “Harus ada momen untuk membawa masyarakat sadar bahwa keselamatan adalah hal yang utama. Alangkah baiknya bila kami usulkan 31 Maret untuk menjadi Hari Keselamatan Berlalu Lintas,” ujarnya.

Selanjutnya, Feldi menegaskan  usulan itu berawal dari kegiatan “Millennial Road Safety Festival” (MRSF) yang merupakan kampanye keselamatan berlalu lintas bagi kaum milenial. Kemudian pihaknya ingin agar program kampanye MRSF bisa menjadi budaya dan berkelanjutan dari tahun ke tahun sehingga akhirnya pihaknya mengusulkan 31 Maret 2019 untuk ditetapkan sebagai Hari Keselamatan Berlalu Lintas.” Alasan pemilihan tanggal tersebut dan  hari tersebut bertepatan dengan puncak kegiatan Millennial Road Safety Festival. Tanggal 31 Maret 2019 adalah hari puncak pelaksanaan MRSF.  Ini momentum bagaimana program ini berkelanjutan dari tahun ke tahun,” tegasnya. 

Jadi, Feldi menjelaskan untuk mewujudkan wacana pencanangan peringatan Hari Keselamatan Berlalu Lintas, Polri mengadakan serangkaian diskusi bersama perwakilan kementerian lembaga, pengamat transportasi, sejumlah ahli dan akademisi. “Kami minta masukan dari ahli, pengamat transportasi, kementerian lembaga sehingga ide pencanangan ini bisa benar-benar matang,” jelasnya. 

Lebih lanjut, Refdi menandaskan  pencanangan Hari Keselamatan Berlalu Lintas dinilainya penting, sebagai salah satu upaya agar jumlah kecelakaan dan jumlah korban kecelakaan lalu lintas menurun. Targetnya, keselamatan menjadi hal yang utama, korban kecelakaan menurun sehingga pada 2035, tidak ada lagi laka lantas alias ‘zero accident’,” tandasnya.(Vecky Ngelo)

Terkait Teror Pembakaran Kendaraan di Jateng Diduga Pelakunya Kelompok Yang Sama

Tampak Salah satu mobil yang terbakar. (Vecky Ngelo)

Jurnal123.com – Mabes Polri menduga kasus sejumlah pembakaran kendaraan di Jawa Tengah dilakukan oleh pelaku atau di kelompok yang sama.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat, Brigjend Pol Dedi Prasetyo di temui di PTIK, Kebayoran Baru ,Selasa(12/2)2019 mengatakan hal itu terindikasi dari samanya pola yang digunakan oleh pelaku. ” indikasi ke arah sana pelakunya sama kelompoknya yang sama,” ujarnya.
Selanjutnya,Dedi menegaskan selain itu hasil penyelidikan sementara di dapati bahwa bahan bakar yang digunakan untuk melakukan adalah sama.” Pihaknya terus berupaya mencari jejak-jejak yang ditinggalkan pelaku serta mengumpulkan bukti untuk mencari pelaku teror tersebut,” tegasnya.

Untuk itu, Dedi menjelaskan Polanya sudah dapat,dari 27 TKP polanya sama dan bahan bakar yang digunakan sama.” Seperti diketahui, setidaknya.sampai hari ini sudah 27 kejadian pembakaran di 4 daerah di Jawa Tengah,” jelasnya.

Dari data yang dihimpun, Kota Semarang menjadi yang terbanyak dengan 17 kejadian Kabupaten Kendal 8 kejadian ,Kabupaten Semarang 1 Kejadian dan terakhir 1 kejadian di Kabupaten Grobongan. (Vecky Ngelo)

Polri : Berkas 6 Tersangka Kasus Pengaturan Skor Menunggu Penilaian Kejaksaan

Kepala Biro Penerangan Masyarakat, Brigjend Pol Dedi Prasetyo di temui di Mabes Polri,Jakarta Selatan Selasa(12/2)2019 mengatakan Berkas 6 Tersangka Penangtur Skor tunggu penilaian Kejaksaan Memasuki Tahap 2.( Vecky Ngelo)

Jurnal123.com – Proses penyerahan berkas ke 6 tersangka sudah dilakukan dan menuggu dari Jaksa melakukan penilaian apakah ada yang kurang atau tidak. Kalau tidak akan dilakukan penyeahan tahap 2. Untuk 3 tersangka yang ditetapkan sedang dalam pemeriksaan 10 saksi.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat, Brigjend Pol Dedi Prasetyo ditemui di Mabes Polri,Selasa 912/2)2019 mengatakan Satgas Anti mafia Bola  abadate yang disampaikan hari ini untuk pengiriman berkas perkara terhadap 6 tersangka sudah dilakukan kemarin .Menunggu apakah dari JPU ada koreksi atau tidak . “Kalau tidak ada maka dilakukan pelimpahan tahap ke 2, kalau ada perubahan atau koreksi nanti akan segera di revisi oleh Satga Anti Mafia Bola menyempurnakan berkas perkara yang sudah di kirim minggu kemarin,” ujarnya. 

Selanjutnya, Dedi menegaskan kemudain untuk penetapan tersangka baru yang kemarin dalam hal ini  Satgas tim sudah melakukan pemeriksaan-pemeriksaan 10 saksi yang sudah diperiksa dan keterangan . “Kemudian penyitaan-penyitaan barang bukti dilakukan penyitaan dan nanti akan dilakukan pemeriksaan beberapa saksi lagi,” tegasnya. 

 

Untuk itu, Dedi menjelaskan apabila nanti di butuhkan dalam rangka untuk segera mungkin untuk melengkapi berkas perkara terhadap 3 tersangka yang ditetapkan.” Selama saudara ES  kemudian saudara MS dan Saudara MT. ini kasus perusakan sekaligus penghilangan barang bukti yang ada di TKP. Membedakan penyitaan dan penghilangan barang bukti yang dilakukan Satgas,” jelasnya. 

Lebih lanjut, Dedi merinci sampai dengan hari  ini 4 tersangka , 6 tersangka di jadi 4 berkas Perkara sudah dilimpahkan kemudian untuk 5 tersangka sedang dilakukan penyelesaian perberkasan. “Kemudian 3 tersangka lagi kasus pengrusakan, penghilangan barang bukti itu juga masih dalam proses penyelidikan dan penyidikan serta kelengkapan dari administrasi pemberkasan perkara. Itu masih akan terus bekerja , Satgas ini terus bekerja dalam rangka menuntaskan mekising terhadap liga-liga yang ada di Indonesia,” rincinya.

Untuk 3 Tersangka terakhir, Dedi membeberkan  masih dalam penyelidikan, pasti yang jelas komitmen dari Satgas ini betul-betul menjamin jangan sampai di liga pertandingan digelar di Bulan Maret kemudian pertandingan akan bergulir di bulan Mei itu terjadi  aksi-aksi makising seperti ini .” Ya , kita punya komitmen yang sangat kuat didalam pertandingan akan diselenggarakan bulan Maret maupun di bulan Mei Mekising akan betul-betul tidak ada dan nanti bila ditemukan sudah fakta hukum ada kejadian ada peristiwa Mekising  atau pengaturan skor  yang dilakukan   ada oleh  para pihak baik yang terlibat langsung didalam pertandingan maupun tidak terlibat langsung pertandingan akanambil langkah-langkah secara tegas sudah ada bukti. Kita sudah menetapkan 14 tersangka . Kita juga mendukung  terselenggaranya proses liga ini betul berjalan dengan baik. Dan juga bisa meningkatkan prestasi persepak bolaan yang ada di Indonesia,” bebernya.(Vecky Ngelo)

Proses Pemeriksaan Slamet Arif Sesuai analisa Gakumdu

Kepala Biro Penerangan Masyarakat, Brigjend Pol Dedi Prasetyo ditemui di Mabes Polri,Jakarta Selatan.(Vecky Ngelo)

Jurnal123.com – Proses Pemeriksan Slamet Maarif terus dilaksanakan, pemriksaan hari ini dilakukan di Polda Jawa Tengah bekerjasama dengan Polres Surakarta meminta klarifikasi dan semua itu dilakukan oleh Gakumdu didalamnya ada Polisi, Kejaksaan dan Bawaslu.

Kepala Biro Penerangan Masyaraat, Brigjend Pol Dedi Prasetyo di temui di Mabes Polri,Jakarta Selatan, Senin (11/2)2019 mengatakan  jadi hari ini kemarin sudah dilayang kan untuk pemeriksaan yang bersangkutan ,rencana akan dilakukan pemeriksaan  di Polda Jawa Tengah oleh tim gabungan antara Polres Surakarta dengan Polda Jawa Tengah. ” “Baru tahap pemanggilan dan meminta klarifikasi peristiwa tersebut,” ujarya.

Selanjutnya, Dedi menegaskan tentunya Polri disini tidak bekerja sendiri ya kita trus berkoordinasi dengan Bawaslu karena disitu ada Gakumdu disitu ada Polri, Kejaksaan dan Bawaslu.” Perkara ini menyangkut Pemilu maka yang melakukan asesment dan melakukan analisa konstruksi Pidana Pemilu karena Polri tidak bekerja sendiri dengan tim Gakumdu,” tegasnya.

Ketika ditannya berkaitan di tetapkan sebagai tersangka, Dedi menjelaskan  ya panggial sesuai surat panggilan itu, sisa di Polres Surakarta diperiksa di Polda Jawa Tengah. Semua dilakukan proses hukum    ya kita tetap mengedepankan setiap warga negara memiliki kedudukan yang sama dideapn hukum.” Dan kita juga  mengedepankan asas tidak bersalah . Setiap warga negara berhak secara konstisional  menyampaikan keberatan-keberatannya silakan asal dalam koridor hukum. ya hukum harus kita junjung tegakan bersama dan salah satu ciri negara demokrasi supermasi hukum,” jelasnya.. 

Dari data yang ada hasil kajian dan pemeriksaan menunjukan bahwa dugaan tindak pidana pemilu yang dilakukan Slamet Ma’arif memenuhi syarat. “Pasal yang disangkakan yaitu Pasal 521 juncto Pasal 280 ayat 1 huruf c, d, f dan Pasal 492 (Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu) terkait kampanye di luar jadwal.Slamet diduga melakukan kampanye di luar jadwal berupa kampanye metode rapat umum. Rapat umum adalah metode kampanye yang dilakukan di tempat terbuka dan bisa dihadiri massa yang terbatas. Metode kampanye ini baru boleh dilakukan 21 hari jelang akhir masa kampanye, yaitu 24 Maret-13 April 2019. (vecky Ngelo)

Perusak Alat Bukti Pengaturan Skor Ditetapkan Tersangka

Logo PSSI

Jurnal123.com – Proes pemeriksaan dilakukan oleh Satgas Anti Mafia Bola terus berlanjut, setelah pengeledahan  ada perusakan alat bukti kasus pengaturan skor dan akhir di tetapkan tiga  tersangka.  

Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Syahar Diantono ditemui di Mabes Polri, Jakarta Selatan,Senin (11/3) mengatakan penyidik Satgas Anti Mafia Bola telah menetapkan tiga tersangka perusakan alat bukti kasus pengaturan skor.”Ketiga tersangka itu adalah Muhammad Mardani Mogot, Musmuliadi, dan Abdul Gofur OB di PSSI,” ujarnya.

Selanjutnya, Syahar menegaskan persangkaan tindak pidana bersama-sama melakukan pencurian dengan pemberatan dan atau memasuki dengan cara membongkar, merusak, atau menghancurkan barang bukti yang telah dipasang police line.,” Terkait peran ketiganya, seperti diungkapkan Syahar, Musmuliadi bersama dengan Mardani memasuki kantor Komdis PSSI, Jalan Taman Rasuna Timur, Menteng, Jakarta Selatan yang sudah diberi garis polisi,” tegasnya.

Untuk itu, Syahar menejaskan p engaturan Skor Kepada ketiganya polisi menyangkakan Pasal 363 dan atau Pasal 235 KUHP dan atau Pasal 233 KUHP dan atau Pasal 232 KUHP dan atau Pasal 221 KUHP jo Pasal 55 KUHP.   “Karena para tersangka kooperatif dalam menjalani pemeriksaan, polisi tidak menahan ketiganya. Dia menambahkan, penyidik pun sudah menyiapkan surat perintah pelepasan tersangka beserta berita acara pelepasannya,” jelasnya. (Vecky Ngelo)

Polri Ringkus Otak Teroris Miliki Jaringan Internasional


Kepala Biro Penerangan Masyarakat, Brigjend Pol Dedi Prasetyo ditemui di Mabes Polri,Jakarta Selatan Senin(11/2)2019 mengatakan Polisi meringkus HK alias Wahyu Nugroho alias Uceng Otak Teroris Punya jaringan internasional berlaga Indonesia.( Vecky Ngelo)


Jurnal123.com – Pengejaran terhadap teroris terus dilaukan itu buktinya, kini  Densus 88 berhasil diringkus HK alias Wahyu Nugroho alias Uceng Karena palsukan identias membuat paspor bisa terbang ke Surya dibiayai Abdul Wahid  adalah algojo ISIS yang memberikan Rp 30 Juta kini menjadi senior melakukan teroris di Indonesia.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat, Brigjend Pol Dedi Prasety di temui di Mabes Polri,Jakarta Selatan ,Senin (11/202019 mengatakan kembali satu orang tersangka terorisme atas terangka Kuncoro (HK) alias Wahyu Nugroho alias Uceng . “Tersangka ini memiliki nama lebih dari satu karena kenapa menggunakan alias-alias tersebut dalam rangka untuk  membuat paspor . Identitasnya identitas palsu paspor tujuannya tersangka ini akan terbang ke Surya dengan melalui Iran,” ujarnya.

Selajutnya, Dedi menegaskan  untuk saudara Abdul Wahid sendiri yang bersangkutan meninggal dunia di Januari   2019 namun kemudian dari hasil komunikasi yang cukup intens antara saudara Abdul Wahid yang telah meninggal di Surya dengan tersangka HK alias Wahyu Nugroho alias Uceng bersangkutan memberikan saran kepada tersangka HK ini.untuk segera bergabung ke Surya. ” Dengan mentrasfer Rp 30 Juta dalam rangka untuk pengurusan seluruh dokumen keberangkatan termasuk tiket diantaranya,” tegasnya.

Untuk itu, Dedi  menjelaskan adapun untuk tersangka tersebut ditangkap di Bandara Soekarno Hatta tanggal 3 Januari 2019 . “Kenapa baru tanggal 11 Febuari 2019 disampaikan setelah hampir 1 bulan , baru 11 Febuari 2019 kita sampaikan karena memang dari prpses investigasi penyidikannya maupun penyidikannya ini butuh untuk penguatan alat-alat  bukti lain ilmiah dalam rangka untuk memtersangkakan saudara HK ini,”  jelasnya.

Anak saudara HK sendiri keterlibatan terhadap kasus-kasus terorisme  di Indonesia cukup panjang rekam jejaknya dari mulai yang bersangkutan mengikuti kegiatan di kelompok JI di jamannya Nurdin M Top itu sudah sangat eksis. Yang tersangka ini juga sudah keluar masuk 2 kali terkait masalah keterlibatan yang bersangkutan di kelompok Nurdin M Top  maupun Dokter Ashari . Ini terakhir  setelah dikeluarkan tersangka ini merupakan aktor yang sangat penting di Indonesia saat ini. Karena tersangka ini memiliki hubungan langsung akses ke luar yang di Surya. Konyang cuku baik lahtak person di Surya atas nama Abdul Wahid  nanti ada fotonya disitu apa perannya Abdul Wahid di organisasi ISIS yang ada di Surya sanat katif sebagai salah satu algojo ISIS yang ada di Surya.

Selain itu juga saudara HK ini selain berkomunikasi intens dengan saudara Abdul Wahid juga dengan kelompok-kelompok yang ada di Surya juga memiliki komunikasi yang cukup baik lah ya. Dan tersangka ini nanti setelah mendapatkan uang dia dapat memberikan sliping-sliping yang ada di Indonesia untuk melakukan aksi terorisme yang ada di Indonesia misalnya di beberapa wilayah namun s liping sel terus dalam pantauan secara ketat baik oleh Densus 88 maupun Satgas anti terorisme bidang radikalisme yang ada di Polda-Polda.

Lebih lanjut, Dedi merinci saat ini untuk saudara Uceng alias Saudara Wahyu Nugroho sudah dilakukan penahanan oleh Densus 88 kemudian masih  terus akan dilakukan pendalaman-pendalaman lebih lanjut dalam rangka untuk mengungkap jaringTeroan terorisme baik yang ada di Indonesia maupun yang ada di luar negeri khususnya ada di Surya.” Untuk   saudara HK tersebut disangka beberapa pasal antara lain pasal 12 ayat 1 Undang-undang No. 15 tahun 2003   perubahan Undang-undang No 15 tahun 2013 tentang perubahan Perpu No  tahun 2002 tentang Pidana Terorisme. Kemudian di kenakan Pasal 15 junto pasal 7 Undang-undang Tahun 2003 tentang perubahan Perpu No .1 2002 tentang peberatan terorisme. juga yang bersangkutan dikenakan pasal 17 ayat D undang-undang  No.15 tahun 2003. serta yang bersangkutan melakukan pemalsuan terahadap dokumen dikenakan juga Pasal 263 KUHP,” rincinya.

Seiring dengan itu, Dedi membeberkan foto tersangka Saudara HK alias Saudara Uceng alias Wahyu Nugroho, adapun saudara Abdul Wahid ada juga fotonya ini yang terus menghubungi saudara Uceng. Ini memiliki peran yang cukup penting di ISIS dia salah satu algojo di ISIS.Yang terakhir meninggal bulan Januari 2019 . Setelah melakukan kontek terus dengan saudara  HK . “Ini terus dikembangkan terus kemugkinan akan terus berkembang pada prinsipnya dari Densus 88 dan dari Satgas Anti terorisme melakukan upaya-upaya secara masif sistematis dalam untuk menginvestigasi dan mengantisipasi semakisimal mungkin segala macam bentuk serangan aksi terorisme yang akan terjadi di Indonesia,” bebernya.

Kini, Dedi mengungkapkan Tim kelompok Taliban  melakukan aktivitas dibeberapa wilayah Bali kemudian di NTB  terakhir akan melakukan serangan di Bulan  Juli 2018. Ikut juga dia juga terlibat disana. Terorisme di Jogya , dia juga sangat aktif.,” Yang saya sampaikan tadi yang bersangkutan sudah 3 kali ini keluar masuk dan status napiter.Mengulangi terus perbuatannya memiliki afilasi jaringa langsung ke Seluruh dunia. Salah saty\u peran penting karena dia sekarang ini yang sangat senior. Dia pelaku teroris yang sangat senior yang memiliki koneksi ke Luar negeri. Dianggap menguasai daerah ini wilayah Indonesia dan wilayah Asia karena dia penha belajar dan kuliah di Arab Saudi  penah melakukan kegiatan di Afganistan. Jadi rekam jejak cukup panjang,” ungkapnya.
(Vecky  Ngelo)

Polda Bengkulu Gelar Milinial Road Safety Festival Dipadati 40.000 Kaum Milenial

Kapolda Bengkulu, Brigjend Pol Supratman didampingi Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah bersanma pejabat yang lain, saat di Pantai Panjang mengadiri acara MilinialRoad Safety Festival. (Vecky Ngelo)

Jurnal123.com – Dalam melepas kegiatan milinial Road Safety Festival dipadati 40.000 para milinial untuk kota Bengkulu .Ajakannya mari kita taat agar stop kecelakaan, karena berawal dari pelanggaran untuk itu taat pada peraturan lalu lintas yang ada.

Kapolda Bengkulu, Brigjend Pol Supratman di temui di Pantai Panjang, Bengkulu, Minggu, (10/2)2019 mengatakan saya sama Pak Gubernur dan Pak Danrem . “Alhamdulilah berkat dukungan semua warga masyarakat kota Bengkulu kegiatan milinial Road Safety Festival untuk kota Bengkulu  sukses,” ujarnya.

Selanjutnya, Supratman menegaskan Animo masyarakat luar biasa mungkin ini pikiran saya sekitar 40.000 peserta. “Mudah-mudahan ini menjadi momentum kita, Pak Gubernur mensport betul masalah ini,”  tegasnya.
Ketika ditanya pesertanya dari kalangan mana saja, Supratman menjelaskan ya tentunya milinial, kan sesuai dengan judul milinial.” Mereka adik-adik kita dari SMA,rekan-rekan kita dari mahasiswa juga ada termasuk kalangan masyarakat kota Bengkulu yang sekarang antusias sekali untuk melihat ini,” jelasnya.

Untuk itu, Supratman menandaskan dengan pesan-pesan tadi kita berharap Pak Gubernur stop untuk kecelakaan lalu lintas semua berawal dari pelanggaran .” Maka dari sekarang kita sudah mulai untuk generasi-generasi mudah taat peraturan lalu lintas yang ada ditempat kita,” tandasnya.
Disinggung selain fasilitas dan jalan yang jelek ini apa tidak akan berpengaruh, Supratman mengakui
Kecelakaan lalu lintas penyebabnya beberapa faktor selain  human eror manusianya sendiri sarana prasarana jalan, ini juga tempat-tempat sarana yang memang ada yang memang kurang pas dan Bapak Gubernur sudah mulai.” Contohnya ini Pantai Panjang ini beliau sudah mulai agak-agak jelek dan beliau sudah mulai janji sebentar lagi aspal sampai ke ujung sungai sana selesai. Ini salah satu program beliau termasuk rambu-rambu lalu lintas nanti kita kerja sama dengan Yusuf,” akunya.
Saat ditanya persentasi berapa jenderal korban lalu dari kaum milinial, untuk Provinsi Bengkulu, Supratman membeberkan usai produktif kaum milinial hampir 50 peran itu korban dari adik-adik kita makanya kita susun program untuk mereka.”Testimoni-testimoni ini supaya mereka melihat karena mereka juga jadi korban,” bebernya.

Apakah kegiatan-kegiatan seperti ini akan ada kelanjutan, Suparman mengungkapkan Kita coba ,ya kita sambil meningkatkan kota Bengkulu kita sampaikan kepada masyarakat yang lain yang diposisi-posisi lain bahwa kota Bengkulu memang sudah layak seperti itu. Wisata-wisata lain.”Kita tindak lanjuti nanti dengan komunitas-komunitas yang ada akan berlanjut nanti,” ungkapnya.
Ditempat yang sama, Gubernur Bengkulu  Rohidin Mersyah mengatakan ajakannya stop pelanggaran dan stop kecelakaan akan keselamatan yang tentunya di pelopor generasi milinial . “Karena kecelakan tertinggi di generasi milinial. Kita semua menjadi pelopor berlalu lintas,” ujarnya.( Vecky Ngelo)

Pemkot Bekasi Pastikan Kartu Sehat Tetap Berlaku

Wakil Walikota Bekasi Tri Adhianto

Jurnal123.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi memastikan, penggunaan Kartu Sehat (KS) berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK) masih tetap berlaku baik bagi peserta jaminan kesehatan nasional (JKN) BPJS Kesehatan yang aktif maupun anggota BPJS Kesehatan yang tidak aktif. Tahun ini, Pemkot Bekasi menggelontorkan dana sekitar Rp 390 miliar untuk membayar klaim penggunaan KS bagi warga Kota Bekasi.

‎”Kartu sehat tidak ada perubahan, masih bisa digunakan di Kota Bekasi. Kartu sehat berbasis NIK ini, walau tanpa membawa kartu sehatnya pun, sudah bisa dilayani dengan menunjukkan KK (kartu keluarga) atau KTP elektronik,” ujar Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, Senin (11/2).
Beberapa hari belakangan, beredar kabar bagi peserta JKN aktif, yang rutin membayar iuaran tiap bulan, tidak dapat menggunakan KS Berbasis NIK ini. KS ini dapat berlaku, hanya diperuntukkan bagi perserta JKN tidak aktif, alias peserta yang tidak mampu membayar iuran JKN tiap bulan. Namun, Pemkot Bekasi membatah hal tersebut.‎”Bagi peserta BPJS Kesehatan yang membayar iuran secara rutin per bulan, tetap bisa menggunakan kartu sehat,” tuturnya.

Dia menambahkan, penggunaan kartu sehat atau JKN sebagai pilihan warga, apakah menggunakan KS Berbasis NIK atau menggunakan BPJS Kesehatan. “Yang penting warga, mau dirawat di Kelas III bagi pengguna KS Berbasis NIK,” bebernya.

‎Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi, Tanti Rohilawati, ‎menambahkan hanya peserta BPJS Kesehatan mandiri yang bisa menggunakan KS Berbasis NIK. Sedangkan peserta JKN PBI (penerima bantuan iuran), tidak boleh menggunakan KS Berbasis NIK ini karena terjadi anggaran ganda saat pembayaran oleh pemerintah pusat dan Pemkot Bekasi.

“Masih bisa menggunakan kartu sehat, bagi peserta BPJS JKN yang mandiri. Keanggotan BPJS JKN ada yang Mandiri dan PBI yang dibiayai oleh pemerintah pusat. Peserta PBI ini yang tidak boleh dibiayai oleh Pemerintah Kota Bekasi karena akan ada doublepembiayaan. Oleh karena itu, bagi peserta JKN PBI tidak dapat dijamin oleh pemerintah daerah. Kecuali, peserta JKN mandiri, yang mau dirawat di Kelas III,” kata Tanti.

Hasil evaluasi penggunaan KS Berbasis NIK sejak 2017-2018 hingga saat ini, ada 37 rumah sakit yang masih bekerja sama dengan Pemkot Bekasi.
“Awalnya, ada 64 rumah sakit yang menjalin kerja sama penggunaan kartu sehat, di Kota Bekasi dan luar Kota Bekasi, saat ini hanya 37‎ rumah sakit yang masih menjalin kerja sama dengan Pemkot Bekasi, untuk penggunaan kartu sehat,” ujar Tanti.
Dia menjelaskan, pertimbangannya adalah hasil evaluasi dalam memberikan pelayanan kepada pengguna kartu sehat. Meski tetap berlaku, Pemkot Bekasi meminta masyarakat untuk memanfaatkan Puskesmas dan RSUD Kota Bekasi, yang saat ini pelayanannya sudah mumpuni, yakni Tipe B.”Kami meminta warga untuk memanfaatkan Puskesmas di wilayah sekitar yang telah memiliki pelayanan rawat inap serta RSUD Kota Bekasi,” tuturnya.

Tahun ini, Pemkot Bekasi akan meresmikan Puskesmas rawat inap di Jatisampurna, dan menyusul berikutnya diresmikan Puskesmas rawat inap di Pondokgede dan Bantargebang.
Alokasi anggaran KS Berbasis NIK pada 2019 ini hingga Rp ‎390 miliar, namun pengguna KS tidak langsung dapat diterima ke rumah sakit. Pengguna KS harus mengikuti prosedur berjenjang melalui Puskesmas, lalu dirujuk RSUD Kota Bekasi.

Apabila, belum bisa ditangani RSUD, kemudian dirujuk ke rumah sakit swasta. Prosedur berjenjang ini, tidak berlaku apabila si pasien mengalami kondisi gawat darurat, yang mesti ditangani di unit gawat darurat di rumah sakit di dekat tempat tinggalnya.
Sejak 2017 hingga 2019, Pemkot Bekasi alokasi dana APBD untuk biaya KS Berbasis NIK, semakin besar. Tahun 2017 Pemkot mengganggarkan dana APBD Rp 70 miliar, berlanjut ke 2018 menjadi Rp 200 miliar, dan tahun 2019 ini Rp 390 miliar.

“Pemerintah Kota Bekasi tidak melihat berapa anggaran, besaran yang harus dikeluarkan. Tetapi yang jelas adalah negara hadir dalam menjamin kesehatan kepada masyarakatnya karena masyarakat sudah membayar pajak, retribusi, uang itulah yang dikumpulkan Pemerintah Kota Bekasi, kemudian dikembalikan lagi untuk dioptimalkan bagi kesejahteraan masyarakat,” sambung Tri Adhianto.

Dia menegaskan, bagi masyarakat yang merasa tidak terlayani karena menggunakan kartu sehat dapat melaporkan kepada dinas terkait atau melalui call center serta media sosial, nanti rumah sakit tersebut akan dievaluasi.”Kalau rumah sakit tidak memberikan pelayanan maksimal kepada warga kita, putus saja (kerja sama dengan Pemkot Bekasi terkait kartu sehat). Masih banyak juga rumah sakit yang mau bekerja sama dengan Pemkot Bekasi‎,” pungkasnya.(BES)

Cegah Curanmor Polres Bengkulu Utara Ringkus 2 Pelakunya

Tampak para pelaku Curanmor AK alia A dan Jl alias JF saat di menghadap belakang dan para pelaku narkoba juga di tahan Polres Bengkulu Utara. ( Vecky Ngelo)

Jurnal123.com – Aksi pencurian kendaraan bermotor tetap saja terjadi di Bengkulu Utara, kali ini pelakunya adalah AK alias A dan Jl alias JF bin BI.  Pasal dua pelaku melakukan di  Desa Padang Bendar Kecamatan Hulu Palik. Berhasil di gekedah dirumhanya didapatkan 1 sepeda motoYamaha Rx spesial dan Honda Beat.Dikenakan pasal 363 KUHP.

Kapolres Bengkulu Utara,Kapolres Bengkulu Utara, AKBP Ariefaldi WN ditemui di Polres Bengkuku Utara,Sabtu (9/2)2019 mengatakan Kita kita telah mengamankan pelaku pelaku curanmor inisial AK alias A minha dan JI alias JF bin BI.” Itu pada tanggal 18 desember 2018 pelaku AK telah melakukan pencurian kemudian hasil koordinasi dengan Polsek terdekat  diketahui pelaku melakukan pencurian di Desa Padang Bendar Kecamatan hulu palik, ” ujarmya.
 
Selanjutnya, Arief menegaskan  setelah dilakukan pengembangan kita dapatkan JI dan setelahTKPnya di wilayah Arga Makmur .” Kita mendapatkan barangnya di daerah Hulu Palik ,” tegasnya. 
Untuk itu, Arief menjelaskan kemudian sudah dilakukan proses yang pertama yang pengembangan sekarang  yang ada .”Di proses yang pertama sudah sampai di kejaksaan .Barang buktinya adalah 1 motor Yamaha Rx spesial dan Honda Beat. Ini yang digunakan untuk mencuri.  Pasal yang kita kenakan adalah pasal 363 KUHP pencurian dengan pemberatan,” jelasnya.

Ketika ditanya modus operandinya apa, Arief merinci nggak Kalo ini hanya lokalan mereka mereka ambil biasa digunakan untuk mereka. Inidilakukan tidak di jual.kembali,”Modusnya, mereka melihat kendaraan yang langsung ambil tapi emang bukan sebagai kelompok yang memang spesialis.” rincinya.(Vecky Ngelo).