Category Archives: Featured Posts

Trik Unik Perluas Storage di iPhone

layar-iphone-6

Storage menjadi salah satu bagian penting untuk iPhone, terlebih Apple tak menyediakan slot untuk memori tambahan Apple. Untuk memperluas storage iPhone ada cara untuk menyiasatinya.

Seperti dilansir Metro, Minggu (3/4/2016), cara mudah untuk membebaskan lebih banyak storage yang diperlukan hanya mencoba menyewa film dari iTunes, yang lebih besar dari penyimpanan telah tersedia.

Dengan begitu, ponsel Anda akan secara otomatis menghapus file lama yang tidak perlu untuk membebaskan banyak ruang. Misalnya, dari sisa memori internal 784 MB menjadi 1.3 GB, meningkat hampir 500 MB.

Hal ini bisa bekerja saat ruang penyimpanan sudah sedikit, turun ke megabyte. Sementara untuk memeriksa ruang penyimpanan, maka pergilah ke Setting > General > Usage. Setelah itu, masuk ke iTunes store dan klik tab film.

Setiap film akan memberikan pilihan membeli atau menyewa, dan pilihan untuk menyewa film itu. Simbol loading akan muncul dan memberitahu Anda, “Cannot download. There is not enough available storage.”

Saat itulah kembali ke penyimpanan Anda dan diperkirakan storage yang dimiliki akan menjadi sedikit lebih banyak dari sebelumnya.

(Okezone)

Operasi Tinombala Lanjut, Kapolda Sulteng Ditugaskan Tangkap Santoso Cs

Kapolri Jenderal Badrodin Haiti Saat Jumpa Pers (Foto Vecky Ngelo Jurnal123)

Kapolri Jenderal Badrodin Haiti Saat Jumpa Pers (Foto Vecky Ngelo Jurnal123)


JURNAL123, JAKARTA.
Keinginan aparat keamanan untuk menuntaskan adanya gangguan keamanan didalam negeri terhendus dipimpin Santoso yang diduga kuat ada hubungan dengan teroris, terus berkembang di beberapa daerah seperti di Bima,Medan dan yang lain.Sehngga setelah operasi Camar Maleo disambung dengan Operasi Tinombala. Berakhirnya sudah ditetapkan Rabu 29 Febuari,Meskipun begitu Operasi ini diperpanjang.

Kapolri Jenderal Badrodin Haiti di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (10/3)2016 mengatakan operasi itu diperpanjang.Operasi Tinombala dalam memburu teroris Santoso dan kelompoknya di Poso yang dimulai sejak Januari lalu seharusnya berakhir pada Rabu (9/3/2016). “Namun, Operasi Tinombala akan kita perpanjang selama dua bulan,” uajrnya.

Badrodin menegaskan belum ada rencana penambahan personel dalam operasi ini. Namun begitu,  operasi akan tetap akan dibackup oleh personel TNI.”Kita tidak tahu (apakah akan dibantu personel Kopassus), tetapi kita minta kepada panglima TNI untuk bisa membackup operasi ini. Kan selama ini udah dibackup, Operasi Camar Maleo IV, Tinombala ini,” tegasnya.

Satu anggota teroris kelompok Santoso tewas dalam baku tembak terakhir dengan aparat gabungan TNI dan Polri yang tergabung dalam Satgas Operasi Tinombala. Posisi Santoso dan kelompoknya pun kian terdesak.

Baku tembak antara kelompok Santoso dengan aparat itu terjadi di Uwe Pokaihaa Desa Torire, Lore Piore, Poso, Sulawesi Tengah sejak Minggu (28/2/2016) hingga Senin (29/2/2016) dini hari.

Kapolda Diberi Tugas Khusus Menangkap Santoso

Setelah dilakukan serah terimah jabatan (sertijab)  Kapolda di gedung Rupatama Mabes Polri,kini ada tugas baru  Brigjen Rudy Sufahriadi ditunjuk menjadi Kapolda Sulawesi Tengah menggantikan Brigjen Idham Aziz. Ia pun diberi tugas khusus untuk segera menuntaskan dan menangkap Santoso dan teman-temannya.

Kapolri Jenderal Badrodin Haiti ditemui di Mabes Polri, Kamis (10/3) 2016 mengatakan dan sudah memerintahkan Brigjen Rudy untuk segera membekuk teroris Santoso dan kelompoknya. Jika berhasil, hal itu akan mengangkat citra Polri di mata internasional.”Tugas penting Saudara, melakukan perburuan dan penangkapan teroris Santoso di Poso beserta jaringan. Kalau berhasil, akan angkat citra Polri di dunia dan internasional,” ujarnya.

Selanjutnya, Badrodin menegaskan mengingat pentingnya stabilitas keamanan di Tanah Air. Karena itu teroris Santoso dan jaringannya serta kelompok-kelompok radikal lainnya harus ditumpas.”Tugas penting Saudara, melakukan perburuan dan penangkapan teroris Santoso di Poso beserta jaringan. Kalau berhasil, akan angkat citra Polri di dunia dan internasional,” tegasnya

Seiring dengan Itu,Badrodin menandaskan dan mengingatkan pentingnya stabilitas keamanan di Tanah Air. Karena itu teroris Santoso dan jaringannya serta kelompok-kelompok radikal lainnya harus ditumpas.”Jaringan ini selalu bergerak mencari celah dan kelengahan kita,” tandasnya.

Brigjen Rudy sebelumnya bertugas di Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). Dia juga menjabat sebagai Kapolres Poso pada 2005-2007 silam, karena itu dinilai mampu melaksanakan tugas membekuk teroris Santoso dan jaringannya.

Pada kesempatan itu, Kapolri  juga turut melantik Irjen Budi Winarso sebagai Kapolda Sumatera Utara dan Brigjen Yovianes Mahar sebagai Kapolda Bangka Belitung. Keduanya diperintahkan menuntaskan masalah premanisme dan penambangan ilegal.

Selain itu, Badrodin merincinya ketiga Kapolda yang baru dilantik  untuk sering turun ke lapangan. Dia tidak ingin para perwira tinggi ini hanya duduk di belakang meja.”Banyak turun ke lapangan, enggak hanya di kantor. Tahu persis masalah yang terjadi, cari solusi dalam penanganannya. Jalin keharmonisan bersama seluruh instansi pemerintah, tokoh masyarakat, tokoh agama,” rincinya.

Badrodin menambahkan juga meminta agar ketiga kapolda ini membereskan semua permasalahan di internal masing-masing. “Lakukan pengawasan ketat ke personel di lapangan. Minimalis tindakan kontraproduktif ke Polri,” tambahnya.

Pada kesempatan itu, Badrodin juga turut melantik Irjen Budi Winarso sebagai Kapolda Sumatera Utara dan Brigjen Yovianes Mahar sebagai Kapolda Bangka Belitung. Keduanya diperintahkan menuntaskan masalah premanisme dan penambangan ilegal.

Seiring dengan itu, Badrodin menambahkan  dan  juga meminta agar ketiga kapolda ini membereskan semua permasalahan di internal masing-masing. “Lakukan pengawasan ketat ke personel di lapangan. Minimalis tindakan kontraproduktif ke Polri,” tambahnya.(VEK)

Kejakgung Periksa 2 Saksi Terkait Dugaan Korupsi Tiket Merpati.

tmp_9779-merpati-airlines130705b2095512947

tmp_9779-merpati-airlines130705b2095512947
JURNAL123, JAKARTA.
Proses perkembangan penyidikan dugaan Tindak Pidana Korupsi Penjualan Tiket Pesawat Tahun 2009 sampai dengan 2012 pada PT. Merpati Nusantara Airlines Distrik Jakarta dengan empat orang tersangka. Kini Penyidik mengagendakan 2 Saksi lain untuk diperiksa.

Kepala Pusat Penerangan dan Hukum Kejagung, Amir Yanto ketika ditemui di Kejagung , Rabu(6/1/2016) mengatakan sesuai pengembangan ada 4 tersangka yaitu Tersangka . “Mereka itu adalahHC – Mantan Distrik Manager Jakarta PT. Merpati Nusantara Airlines, Tersangka BP – Mantan Administration & Account Manager Distrik Jakarta PT. Merpati Nusantara Airlines, Tersangka RN – Mantan Chief Ticketing Distrik Jakarta PT. Merpati Nusantara Airlines, dan Tersangka As – Manager Distrik Cabang Jakarta PT. Merpati Nusantara Airlines ,”ujarnya.

Selanjutnya, Amir menegaskan untuk hari ini Rabu, 06 Januari 2016 
sebagaimana Pasal 65 KUHAP, Penyidik telah mengagendakan pemanggilan 2 (dua) orang Saksi yang menguntungkan sebagaimana yang diinginkan oleh Tersangka Hendro Cahyono (HC),” mereka berdua yaitu James M.K – Account Manager PT. Merpati Nusantara Airlines, dan Untjok Mangara – GM Marketing pada Development Marketing Division PT. Merpati Nusantara Airlines,” tegasnya.

Untuk itu, Amir menjelaskan kedua Saksi yang menguntungkan tersebut hadir memenuhi panggilan penyidik sekitar pukul 10.00 Wib” Pemeriksaan terkait dengan pertanyaan-pertanyaan sebagaimana yang dikehendaki oleh tersangka,”Jelasnya.(VEK)

Periksa Lino, Penyidik Minta Slip Gaji

RJ Lino Saat Pemeriksaan Mabes Polri

RJ Lino Saat Pemeriksaan Mabes Polri

RJ Lino Saat Pemeriksaan Mabes Polri


JURNAL123, JAKARTA.
Selama pemeriksaan di Bareskrim selama 4 jam, Mantan Direktur Utama PT Pelindo II Richard Joost Lino ternyata penyidik minta slip gaji Lini.

Kuasa hukum Lino, Heroe Soewarno ketika ditemui saat mendampingi RJ Lini mengatakan di dalam pemeriksaan selama empat jam itu, Lino diminta untuk menyerahkan slip gajinya selama menjabat sebagai petinggi perusahaan plat merah itu.”Sepertinya pemeriksaan Pak Lino ini hanya untuk mencari itu (slip gaji). Pertanyaan lain sedikit saja,” ujarnya.

Selanjutnya, Heroe menegaskan kalau klien satya taat hukum.”Sehingga, Lino dijadwalkan kembali ke Bareskrim Polri untuk menyerahkan slip gaji, Selasa (19/1/2015) mendatang,” tegasnya.

Pemeriksaan terhadap Lino ini dilakukan mulai dari pukul 08.00 WIB sampai 12.00 WIB. Kepada wartawan setelah pemeriksaan, Lino tidak mau menjawab pertanyaan soal materi pemeriksaan.

Usai diperiksa Lino juga menolak berbicara soal berapa pertanyaan yang disodorkan penyidik. Lino hanya mengatakan, ia tak terbebani atas pertanyaan penyidik.

“Sangat menyenangkanlah. Saya rileks sekali kok,” ujarnya.

Tak berkomentar soal kasusnya di polisi, Lino malah berkomentar soal perkaranya di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Menurut dia, pernyataan KPK pengadaan quay countainer crane (QCC) merugikan negara adalah hal yang menggelikan.

Masih saksi

Dalam perkara ini, Lino masih berstatus saksi perkara dugaan korupsi lewat pengadaan 10 unit mobile crane. Kasus itu sudah dimulai sejak Agustus 2015

Temuan penyidik, pengadaan mobile crane diduga tidak sesuai perencanaan sehingga menyebabkan kerugian negara dan ada mark up anggaran. Penyidik menetapkan seorang tersangka, yakni Direktur Teknik PT Pelindo II Ferialdy Noerlan.

Namun, Lino membantah tuduhan itu. Ia menyebut pengadaan sudah sesuai  prosedural dan tidak ada korupsi atau penggelembungan harga dalam prosesnya.(VEK)

Lino Diperiksa Bareskrim

RJ Lino

RJ Lino

RJ Lino


JURNAL123, JAKARTA.
Sesuai jadwal pemeriksaan ditetapkan Bareskrim, kembali mantan Direktur Utama PT Pelindo II Richard Joost Lino memenuhi panggilan penyidik Bareskrim Polri, Rabu (6/1/2015), namun sayang kehadirannya ia bungkam.

Lino datang sekitar pukul 08.45 WIB. Lino yang mengenakan kemeja putih berlengan panjang didampingi salah seorang kuasa hukumnya Friedrich Yunadi.

Lino sempat menolak diwawancarai. Saat wartawan bertanya perihal perkara yang dihadapinya, ia diam dan terus melangkah ke dalam gedung Bareskrim.

Saat dihubungi melalui pesan singkat, Friedrich mengatakan bahwa kedatangan Lino adalah bukti bahwa kliennya kooperatif.

Selanjutnya, Friedrich mengatakan, dalam pemeriksaan yang ketiga kali ini, kliennya tidak membawa dokumen apapun.

“Tidak bawa dokumen apapun atau persiapan khusus. Hanya datang saja beri keterangan sebagai saksi. Sekarang proses pemeriksaan baru dimulai,” ungkapnya dia sekitar pukul 09.30 WIB.

Penyelidikan kasus dugaan korupsi melalui pengadaan 10 unit mobile crane sudah dimulai sejak Agustus 2015.

Temuan penyidik, pengadaan mobile crane diduga tak sesuai perencanaan sehingga menyebabkan kerugian negara dan ada mark up anggaran.

Penyidik menetapkan seorang tersangka, yakni Direktur Teknik PT Pelindo II Ferialdy Noerlan.

Namun, Lino pernah membantah tuduhan itu. Ia menyebut pengadaan sudah sesuai prosedur dan tidak ada korupsi atau penggelembungan harga dalam prosesnya.

Adapun proses di Komisi Pemberantasan korupsi, Lini telah ditetapkan tersangka kasus dugaan korupsi.(VEK)

KPK-POLRI, Keduanya Bermasalah

2015-01-31_22.19.26

JAKARTA, JURNAL123.
Melihat suatu persoalan harus secara jernih dan obyektif. Khusunya terkait polemik KPK-POLRI yang menjadi perhatian masyarakat luas saat ini.
Pengamat Hukum Suparji Ahmad mengungkapkan publik harus bisa memandang polemik KPK vs Polri secara seimbang. Menurutnya, sejumlah oknum dalam dua lembaga hukum itu sama-sama membuat kesalahan dalam proses hukum. Oleh karena itu, seharusnya tidak saling menyalahkan.

“Sama-sama salah dua penegak hukum ini. Satunya melakukan politisasi, satunya tidak transparan dalam bertindak,” ujar Suparji dalam diskusi ‘Menanti Ketegasan Jokowi’ di Jakarta Pusat, Sabtu, (31/01/2015).

Lembaga yang disebutnya melakukan politisasi adalah KPK. Pasalnya, sambung Suparji, KPK menetapkan Komjen Budi Gunawan sebagai tersangka kasus gratifikasi sehari sebelum ia mengikuti fit and proper test di DPR. Suparji meyakini, KPK melakukan ini bukan semata-mata karena proses hukum. Melainkan juga karena didasari politisasi.

“KPK lakukan politisasi bukan kriminalisasi. Karena mengedepankan kepentingan politik untuk hambat seseorang. Tapi caranya dengan membingkai kepentingan politik itu melalui proses hukum,” sambung Suparji.

Selain itu, KPK juga dianggapnya tidak transparan karena tidak memberi surat penetapan tersangka pada Komjen Budi.

Sementara itu, Polri disebutnya juga salah dalam menangani kasus Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto. Pasalnya, Polri tidak transparan. Secara tiba-tiba menangkap Bambang, yang sebelumnya tidak pernah diberitahu soal penetapannya sebagai tersangka. Ia dalam hal ini juga menyoroti penangkapan Bambang yang dinilainya di luar kebiasaan.

“Polri juga harus transparan, kasus Bambang perlu jadi catatan Polri ke depan agar tidak terulang,” tandas Suparji. (JPN)

Sumber : Jawa Pos News Network

Pemerintah Kanada Rancang UU Anti Teroris

PM Kanada Stephen Harper

JAKARTA, JURNAL123.
Pemerintah Kanada merancang undang-undang baru guna memerangi terorisme.
Perdana Menteri Kanada Stephen Harper mengumumkan rancangan undang-undang baru yang berisikan penahanan terhadap orang yang diduga terlibat dalam plot teror selama satu minggu tanpa dalih apapun.

Aturan itu juga menyebut bahwa setiap orang yang menyerukan terorisme, kendati tanpa ancaman spesifik akan disebut melakukan kejahatan.

Di bawah aturan yang sama, badan intelijen Kanada, Canadian Security dan Intelijen (CSIS), akan menerima kekuatan tambahan untuk melacak dan menangkap tersangka, termasuk mencegah warga negara Kanada dari bepergian ke luar negeri untuk tujuan teror dengan membatalkan pesawat mereka atau pemesanan wisata lainnya.

Bukan hanya itu, seperti dimuat Press Tv, di bawah peraturan baru itu juga pemerintah berhak menghampus materi terkait teror yang diposting di situs Kanada.

Harper menyebut bahwa RUU itu merupakan hal yang penting mengingat ancaman teror yang meningkat.

Aturan tersebut baru bisa diterapkan setelah disetujui parlemen Kanada. (PTV/JME)

Katy Perry Kunjungi Indonesia

012133900_1422592529-Katy-Perry-4-150130

JAKARTA, JURNAL123.
Bukan Katy Perry namanya kalau tidak membuat sensasi.
Wanita dengan suara emas ini selalu berpenampilan unik dalam setiap konsernya.
Selain suara yang mempesona, ia juga menyuguhkan penampilan unik di setiap penampilannya.
Wanita berusia 30 tahun ini selalu menyajikan suguhan pakaian lucu serta humanisme. Namun tidak ketinggalan juga menonjolkan tampilan sexy.
Katy berencana akan ke Indonesia
membawa konser The Prismatic World Tour ke Jakarta pada 9 Mei mendatang.

Konser tersebut akan dilangsungkan di Indonesia Convention Exhibition (ICE) Arena, BSD City, Tangerang. Acara itu merupakan kali kedua Perry konser di Indonesia.

Kali pertama dia datang dalam rangkaian The California Dreams Tour di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Januari 2012.

Kepastian konser kedua Perry itu disampaikan langsung oleh pihak promotor, Ismaya Live dan Sound Rhythm, kemarin (30/1). Perry telah memberikan greeting melalui video untuk para Katy Cats di Indonesia.

“Saya senang sekali bisa membawa The Prismatic World Tour ke Asia. Saya sudah tidak sabar untuk segera ke sana, melihat kebudayaan yang berbeda, share my music, dan bertemu kalian semua,” kata mantan istri Russell Brand tersebut.

Tur itu merupakan penampilannya dalam mempromosikan album teranyar, Prism. The Prismatic World Tour sudah menjadi tontonan global yang sukses. Tur tersebut sudah dihelat di 17 venue di Inggris, 66 venue di Amerika Utara, dan 25 venue di Australia/Selandia Baru selama 2014. Semua sold out alias tiketnya ludes.

Acara tersebut berlanjut hingga 2015 di seluruh Eropa, Asia, dan Amerika Selatan. Dimulai pada 16 Februari, Perry akan tampil di Barcelona. Kemudian, dia mengguncang Brasil pada 25 September mendatang. Album Prism diketahui berhasil menyamai penjualan album pendahulunya dengan lima single hit. Dua di antaranya adalah Roar dan Dark Horse.

Tiket konser Perry di Indonesia mulai dijual pada 14 Februari secara online. Harga tiket dibanderol Rp 900 ribu-Rp 5 juta. Perry pada Minggu (1/2) dijadwalkan tampil di acara Super Bowl XLIX Halftime Show di University of Phoenix, Arizona, Amerika Serikat.

Perry menjanjikan penampilan yang spektakuler dalam acara tersebut. Dia sudah menyiapkan kostum khusus demi tampil di acara itu. Penyanyi yang kini dekat dengan John Mayer tersebut memang dikenal total di panggung. Dia tidak sungkan berganti banyak kostum. Begitu juga penampilannya kali ini.(JEN)

Dirikan Klub, Ani Yudhoyono Berpose Ala Pemain Bola

366471_620

JAKARTA, JURNAL123.
Meski telah selesai menunaikan tugas selaku Ibu Negara, namun bukan berarti Ani Yudhoyono berhenti dari aktifitas sosial kemasyarakatan.
Istri mantan Presiden SBY ini tampil beda dalam foto terbaru Instagramnya. Jika sebelumnya ia kerap tampil bersahaja dengan tatanan rambut yang disanggul, kali ini ia tampil bermain bola.

Pada foto tersebut, terlihat Ani sedang menendang bola yang diarahkan kepada seorang bocah kecil yang bersiap menangkap bola darinya.

“Bermula dengan bermain bola bersama anak-anak di sekitar Cikeas awal tahun 2009, akhirnya terbentuk Klub Sepak Bola Cikeas Junior yang memiliki reputasi yang baik. Cikeas Junior adalah klub binaan keluarga SBY,” tulis Ani pada keterangan gambar. 0

Interaksi Ani dengan anak-anak dalam gambar tersebut, tentu menuai pujian dari para pengikutnya di Instagram.

“Wah senangnya ibu masih mau meluangkan waktu, memangkas jarak sosial dengan masyarakat,” tulis nitadiannita.

Istri SBY tersebut juga mengunggah foto dirinya bersama tim sepak bola Cikeas Junior. Terlihat pula SBY ikut berpose dengan mereka.

“Dengan tim Sepak Bola Cikeas Junior yang baru saja meraih kemenangan untuk kesekian kalinya,” tulis Ani. (TCO)

Indonesia Berpotensi Kehilangan Rp 6 Triliun Akibat Pelarangan Miras

minuman-keras

JAKARTA, JURNAL123.
Pelarangan minum keras (miras) sah-sah saja dilakukan pemerintah. Namun perlu dikaji kembali dampak ekonominya bagi negara.
Indonesia berpotensi kehilangan pemasukan cukai dari miras sebesar Rp 6 triliun. Seiring dengan diterapkannya larangan penjualan minuman beralkohol alias miras di minimarket.
Menteri Perdagangan (Mendag) Rachmat Gobel mengatakan tidak khawatir dengan potensi kehilangan tersebut. Menurutnya, saat ini yang dibutuhkan adalah reformasi untuk menciptakan generasi muda yang lebih baik. Menurutnya, masa depan generasi muda lebih penting dibandingkan pendapatan negara yang hanya Rp6 triliun.

“Penting mana menjaga generasi bangsa atau mempertahankan cukai Rp6 triliun tapi generasi mudanya rusak,” kata dia di kantornya, Jakarta, Sabtu (30/1/2015).

Menurut dia, pemasukan pajak akan lebih melonjak dengan adanya aturan tersebut. Pasalnya, pemerintah masih memperoleh Pajak Pertambahan Nilai (PPn) sebesar 10 persen serta pajak jasa dan layanan dari penjualan miras di kafe.

“Kan kalau dijual di kafe kan ada pajak 21 persen, Kalau di minimarket kan minum saja. Jadi kita dapat pajak yang dari kafe,” tandasnya.

Sekadar informasi, Kementerian Perdagangan (Kemendag) telah mengeluarkan larangan penjualan dan peredaran minuman beralkohol dengan kadar di bawah 5 persen di minimarket mulai 16 Maret 2015. Sementara di supermarket dan hypermarket pembelian diharuskan dengan kartu identitas.(OKE)