Category Archives: Profil

Dirut Pertamina CEO Terbaik Versi Majalah BUMN

Elia Massa Manik

Elia Massa Manik


JURNAL123, JAKARTA.
Direktur Utama PT Pertamina Elia Massa Manik terpilih menjadi CEO BUMN terbaik, pada ajang Anugrah BUMN 2017.

Elia berhasil menjadi pemenang pada kategori Visioner.
Elia Massa dinilai berhasil menjadi pemimpin yang mampu memperkuat kinerja korporasi, melalui keahlian leadership yang tinggi. Dia juga dianggap mampu mengelola SDM yang kompetitif dan berdaya saing di kancah global, sekaligus mendorong pencapaian kinerja keuangan yang unggul dalam situasi ekonomi apapun.

“Dia adalah pemimpin yang mampu menghadapi tantangan global yang penuh ketidakpastian. Dengan keunggulan leadership yang dimiliki, mereka mampu memberikan arahan yang tepat bagi perusahaannya,” ujar Wakil Pemimpin Perusahan Majalah BUMN Ervik A Sutanto, pada malam penganugerahan di Jakarta, Jumat, 15 September 2017 malam.

Dalam malam Anugrah BUMN tersebut, sejumlah tokoh lainnya juga meraih penghargaan. Mereka adalah Direktur Utama Pelindo I Bambang Eka Cahyana menjadi pemenang CEO BUMN kategori Strategic, Direktur Utama PT Tambang Batubara Bukit Asam Arviyan Arifin terpilih menjadi CEO BUMN kategori Executor, Direktur Utama BTN Maryono terpilih menjadi CEO Terbaik kategori Developing Talent.

Proses penjurian berlangsung tiga tahap, yakni seleksi kuesioner, pendalaman materi kuesioner oleh Dewan Juri dan wawancara CEO. Dari 103 peserta, sebanyak 73 BUMN dan anak usaha BUMN lolos tahap kedua dan 45 CEO mengikuti tahap final penjurian.

Menurut Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, ajang anugerah BUMN 2017 ini juga menjadi salah satu wadah efektif untuk menyaring CEO terhebat para pemimpin BUMN maupun anak usaha BUMN.

Pemimpin Redaksi Majalah BUMN Ahmad Khusaini mengatakan, hasil dari Anugerah BUMN bisa menjadi cerminan bagi pengelolaan BUMN ke depan, termasuk CEO terbaik yang terpilih pada ajang ini karirnya terus meroket.

“Berdasarkan pengalaman, CEO-CEO BUMN yang mendapat penghargaan Anugrah BUMN terus moncer kariernya. Kami melihat para CEO BUMN merupakan anak bangsa terbaik yang patut ditampilkan dalam rekrutmen sebagai pemimpin di pentas nasional,” ujar Khusaini.

Tahun ini, terdapat 45 CEO BUMN yang lolos seleksi tahap final hadir memenuhi undangan wawancara. Tahapan ini adalah untuk menjaring CEO terbaik yang visioner, jago memetakan strategi, eksekusi serta memiliki kemampuan leadership yang tinggi.(VIN)

Peringati Ulang Tahun Perkawinan, Ahok Tulis Surat

Surat Ahok Buat Veronica

Surat Ahok Buat Veronica

JURNAL123, JAKARTA.
Hari ini merupakan momentum paling bersejarah bagi kehidupan keluarga Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok bersama istri tercintanya Veronica Tan. Keduanya memperingati hari jadi perkawinannya yang ke-20.

Selamat Ulang Tahun “Bapak Bangsa”

KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur

KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur

Pada 7 September 1940 atau 77 tahun silam, pasangan Wahid Hasyim dan Solichah dikaruniai seorang anak pertamanya di Jombang, Jawa Timur.

Adik Ahok Ungkap Penyebab Kakaknya Stres Di Tahanan

Ahok (Kiri) Bersama Adiknya Basuri Tjahaja Purnama (Kanan)

Ahok (Kiri) Bersama Adiknya Basuri Tjahaja Purnama (Kanan)


JURNAL123, DEPOK.
Basuri Tjahaja Purnama, adik kandung mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, menuturkan bahwa kakaknya setiap bangun pagi merasa stres lantaran tidak bisa lagi melayani masyarakat.

“Beliau kehilangan (saat di dalam rutan) melayani masyarakat,” kata Basuri, Kamis, 27 Juli 2017. Ia mengungkapkan terakhir berjumpa dengan Ahok pada pekan lalu.

Namun, ia melanjutkan, kondisi tersebut telah berlalu. “Sekarang dia (Ahok) sudah bisa men-setting otaknya,” ujar Basuri.

Walau berada di dalam rumah tahanan, kata Basuri, tak membuat Ahok menjadi pemurung. Malah, dia semakin sering melontarkan lelucon mengenai kondisinya sekarang. “Lumayan lah sekarang orang kasih kue, kasih baju, kasih buku, gue terima, kan bukan gubernur lagi,” ucap Basuri menirukan celoteh Ahok.

Setelah keluar dari rumah tahanan, Basuri mengatakan Ahok akan menjadi penulis buku atau seorang motivator. “Lah sudah dihukum, gimana mau politik? Jadi harus jadi motivator anak-anak muda untuk menjadi politikus yang baik,” katanya menjelaskan.

Basuri juga meminta pada seluruh masyarakat untuk mendoakan Ahok. “Mohon doanya terus, walaupun di sana (rutan) tidak nyaman, tapi dia (Ahok) selalu berpikiran positif dan senang,” kata Basuri.

Ahok divonis penjara 2 tahun oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara pada Mei lalu. Ahok sempat ditahan di Rutan Cipinang, Jakarta Timur, sebelum akhirnya dipindah ke tahanan Mako Brimob.(TEM)

KH Hasyim Muzadi Tutup Usia

tmp_10831-abah hasyim-1869025374

KH Hasyim Muzadi Wafat

JURNAL123, MALANG.
Bangsa Indonesia berduka atas berpulangya tokoh bangsa.

Mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama KH Hasyim Muzadi tutup usia, Kamis (16/3/2017) pagi.

Berdasarkan informasi, Hasyim Muzadi tutup usia sekitar pukul 06.15 WIB.

Hasyim meninggal setelah sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Lavalette, Malang, Jawa Timur, akibat sakit yang dideritanya.

Kabar ini pun membuat sejumlah tokoh mengungkapkan duka citanya. Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin salah satunya, yang mengungkapkan duka citanya di akun Twitter.

“Telah wafat KH Hasyim Muzadi pagi ini. Mari doakan almarhum diampuni kesalahannya, diampuni amal baiknya, berada di sisiNya. Al Faatihah..,” tulis Lukman.

Kesehatan Pengasuh Pondok Pesantren Al-Hikam itu belum stabil sejak sakit pada awal tahun lalu.

Hasyim Muzadi pun sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Lavalette Kota Malang selama 10 hari.

Kemudian pada Sabtu (11/3/2017) kemarin, Hasyim Muzadi kembali dilarikan ke Rumah Sakit Lavalette. Lalu pada Senin (13/3/2017) ia pulang ke kediamannya.

Ucapan dukacita atas wafatnya Hasyim Muzadi juga disampaikan Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Ahmad Mustofa Bisri atau Gus Mus.

“Innã liLlãhi wainnã ilaiHi rãji’űn. Kita kehilangan lagi seorang tokoh, mantan Ketum PBNU, KH. Hasyim Muzadi. Semoga husnul Khãtimah,” tulis Gus Mus di akun Twitternya.

Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf juga mengungkapkan belasungkawa atas meninggalnya mantan Ketua Umum PBNU tersebut. “Innalillahi wainnalillahi raji’un. Turut berduka cita yg sedalam-dalamnya atas wafatnya KH Hasyim Muzadi. Semoga almarhum husnul khotimah,” ungkap Triawan.

Sehari sebelumnya, Presiden Jokowi bersama Ibu Negara Iriana menjenguk Hasyim Muzadi di kediamannya, Kompleks Pondok Pesantren Al Hikam, Malang, Jawa Timur. Jokowi menginstruksikan tim dokter kepresidenan membantu penanganan medis anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres) itu.

Jokowi tiba di Pondok Pesantren Al Hikam Malang sekitar pukul 10.00 WIB. Tampak putra bungsu Jokowi, Kaesang Pangarep, ikut dalam mobil rombongan. Selain itu, terlihat pula Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Gubernur Jawa Timur Soekarwo.

Rombongan Jokowi hampir 45 menit berada di kediaman mantan Ketua Umum PBNU, yang jatuh sakit sejak awal Januari 2017 itu. Jokowi menjelaskan bagaimana kondisi terakhir Hasyim Muzadi, termasuk apakah sudah bisa berkomunikasi langsung dengan kiai atau tidak.(RED)

Kawasaan Wisata Baru Sulawesi Utara, Tatempangan Hill

fb_img_1478932057761

Tatempangan Hill Wisata Baru Sulawesi Utara

JURNAL123, MINAHASA.
Provinsi Sulawesi Utara tidak hanya memiliki Bunaken sebagai kawasan wisata. Kini daerah yang terkenal dengan hasil bumi kopra dan cengkeh ini memiliki kawasan wisata di sebuah bukit.
Bukit Tatempangan yang memiliki pesona tersendiri juga menarik minat wisatawan sambil menikmati olahraga Paralayang. Kawasan yang berada di Desa Koha Barat, Kabupaten Minahasa ini menjadi perhatian sejumlah wisatawan baik lokal maupun mancanegara. Pasalnya selain pemandangan yang bisa melihat sisi laut Manado juga pemandangan alam perkebunan Cengkeh dan Kelapa menjadi daya tarik sendiri.
Bukit Tatempangan ini dibangun seorang pengusaha yang juga Wakil Ketua DPRD Sulawesi Utara Wenny Lumentut SE. Dengan tujuan memperkaya kawasan wisata di provinsi paling utara Sulawesi ini.”Saya membangun ini sebagai sumbangsih bagi masyarakat Sulawesi Utara,” tutur pria yang akrab disapa Ko Wen ini. Dukungan pemerintah daerah juga bagi kelangsungan kawasan wisata ini cukup optimal. Berbagai kegiatan yang sering dilaksanakan di Tatempangan Hill ini juga sering dihadiri sejumlah kepala daerah. Seperti kegiatan Paralayang yang dilaksanakan di Tatetempangan mulai 13 – 14 November 2016 ini dengan menghadirkan sejumlah artis seperti Obbie Mesakh, Endang S Taurina serta sederet arti beken lainnya. Diharapkan akan menarik kunjungan wisatawan lokal maupun mancanegara.(JIM)

Segudang Prestasi, Tito Dilantik Kepala BPNPT Raih Bintang Tiga Termuda

Komjen Pol Tito Karnavian Dari Kapolda Metro Menjadi Kepala Badan Nasional Penanganan Teroris (BNPT) (FOTO IST JURNAL123)

Komjen Pol Tito Karnavian Dari Kapolda Metro Menjadi Kepala Badan Nasional Penanganan Teroris (BNPT) (FOTO IST JURNAL123)


JURNAL123, JAKARTA.
Manusia dengan segudang prestasi di kepolisian itulah sosok Tito.
Kapolda Metro Jaya Irjen Tito Karnavian dipromosikan menjadi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) dan bakal dilantik Presiden Joko Widodo (Jokowi) hari ini. Akpol lulusan 1987 itu pun menjadi jenderal bintang tiga termuda.

Sebelumnya, Tito juga pernah menjadi bintang dua termuda ketika menjabat Kapolda Papua. Prestasi Tito pun terbilang bagus hingga kariernya moncer.

Nama Tito mulai dikenal saat memimpin Tim Kobra yang ditugaskan menangkap Hutomo Mandala Putra alias Tommy, putra mantan Presiden Soeharto. Berdasarkan penyidikan polisi, Tommy merupakan dalang pembunuhan Ketua Muda Bidang Hukum Pidana Mahkamah Agung (MA), Syafiuddin Kartasasmita (60) pada tahun 2001.

Kamis pagi 26 Juli 2001, Syafiuddin bersama dengan sopirnya berangkat kerja dengan Honda CRV B 999 KX. Saat melintas di Jalan Pintu Air Serdang, Kemayoran, tiba-tiba kendaraan disalip oleh pengendara RX King yang berboncengan.

Pria yang dibonceng memuntahkan rentetan tembakan dari senjata FN 45. Timah panas tembus ke lengan, dada dan rahang kanan Syafiuddin. Hakim agung itu meregang nyawa, sedangkan sang sopir selamat.

Aparat Kepolisian Polda Metro Jaya yang menyelidiki kasus ini langsung membentuk tim yang diberi nama Tim Kobra. Kepala Satuan Reserse Umum Polda Metro Jaya Komisaris Polisi Tito Karnavian ditunjukan sebagai komandan.

Setelah melakukan serangkain penyelidikan ditambah keterangan saksi-saksi, polisi mensinyalir pembunuhan terkait dengan sejumlah kasus yang ditangani Syafiuddin. Sejumlah nama-nama besar di negeri ini masuk dalam bidikan polisi.

Kurang dari satu bulan, polisi menemukan titik terang. Pada 7 Agustus malam Mulawarman diringkus di Jalan Fatmawati, Jakarta Selatan. Sehari kemudian, polisi menangkap Noval Hadad di Bidara Cina, Jati Negara, Jakarta Timur.

“Mulawarman yang mengendarai sepeda motor. Sedangkan Noval yang menembak Syafiuddin,” kata Inspektur Jenderal Sofjan Jacoeb, Kepala Polda Metro Jaya kala itu.

Dari mulut keduanya terungkap jika dalang pembunuhan adalah Tommy Soeharto , anak mantan penguasa Orde Baru. Kepada petugas, tersangka Noval dan Maulawarman diperintah Tommy dengan imbalan Rp 100 juta.

Saat itu Tommy merupakan terpidana kasus tukar guling antara PT Goro Batara Sakti (GBS) dan Bulog, bersama Ricardo Gelael. Mantan suami Tata itu divonis bebas oleh hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Lalu jaksa penuntut umum mengajukan kasasi.

Majelis Kasasi yang diketuai oleh Hakim Agung M Syafiuddin Kartasasmita pada 22 September 2000 menghukum Tommy dan Gelael masing-masing dengan hukuman 18 bulan penjara dan denda Rp 30,6 miliar. Namun Tommy kabur saat hendak dieksekusi.

Akhirnya, Kompol Tito bersama anak buahnya berhasil menangkap Tommy di sebuah rumah di kawasan Bintaro, Jakarta. Waktu itu Tommy telah berganti identitas dengan nama Ibrahim.

Keberhasilan Tim Kobra diapresiasi oleh Kapolri Jenderal S Bimantoro. Pangkat 25 orang anggota tim dinaikkan. Kompol Tito resmi berpangkat ajun komisaris besar polisi (AKBP). Tito yang berusia 35 tahun menjadi perwira termuda dengan dua melati di pundaknya.

Tito juga termasuk polisi yang mendapat kenaikan pangkat luar biasa saat tergabung dalam tim Densus 88 Antiteror, yang melumpuhkan teroris Azahari Husin dan kelompoknya di Batu, Malang, Jawa Timur, 9 November 2005. Ia turut mendapatkan kenaikan pangkat luar biasa menjadi Kombes Pol.

Kareir Tito terus melesat. Lulusan Akpol 1987 itu akhirnya menjadi Kapolda Papua dengan pangkat Inspektur Jenderal (Irjen) dengan bintang dua termuda.

Tito kemudian ditarik ke Jakarta untuk mengisi jabatan Kapolda Metro Jaya. Tito pun kini promosi menjadi kepala BNPT karena dianggap sukses menumpas serangan bom di Sarinah, Jakarta beberapa waktu lalu. Tito dinaikan pangkatnya menjadi Komisaris Jenderal Polisi atau jenderal berbintang tiga. Maka jadilah pria ini jenderal berbintang tiga termuda. Selamat dan sukses buat Komjen Tito Karnavian.

(JIM/MER)

Kebiasaan Buffett Yang Menjadikannya Milyarder Dunia

Milyarder Dunia Warren Buffett

Milyarder Dunia Warren Buffett

JURNAL123, SAN FRANCISCO.
Warren Buffett, salah satu orang terkaya di dunia, saat masih bocah berusia 7 tahun sempat menjelajahi jalan-jalan di Omaha menjual botol Coca Cola.

Sekarang, Buffet memiliki Bershire Hathaway yang mempunyai nilai aset mencapai 525 miliar dollar AS atau sekitar Rp 6.825 triliun (kurs Rp 13.000 per dollar AS), atau lebih dari tiga kali lipat belanja APBN Perubahan 2015 Indonesia yang “hanya” senilai Rp 1.984,1 triliun.

Nah, apa saja kebiasaan Buffett sehingga dia bisa mencapai posisinya saat ini? Ini rahasianya:

1. Tak pernah berhenti belajar
Dalam surat tahunan ke 50 ke pemegang saham Berkshire Hathaway, Charlie Munger, salah satu pemimpin Berkshire, berbicara mengenai satu rahasia sukses Buffett. Di antaranya:
-Keputusan Buffett untuk membatasi aktivitasnya ke sejumlah hal penting dan memaksimalkan perhatiannya kepada hal tersebut. Dia selalu melakukan hal itu selama 50 tahun. Rahasia kesuksesan Buffett sama dengan alasan bagaimana Roger Federer menjadi petenis terbaik.

Dengan kata lain, Buffett berhasil mengungkapkan apa bakatnya dan fokus terhadap hal itu hingga kemampuannya semakin bertambah dan tajam.

“Saya selalu menggunakan banyak waktu untuk dihabiskan dengan duduk dan berpikir. Dan itu saya lakukan hampir setiap hari. Hal ini sangat tidak biasa pada bisnis Amerika. Saya melakukannya karena saya menyukai kehidupan semacam itu,” jelas Buffett.

2. Kesabaran adalah kuncinya
Dunia di sekitar kita bergerak dengan cepat sehingga sulit kita ikuti. Wall Street Journal melaporkan, “Butuh 75 tahun bagi telepon untuk mencapai 50 juta pengguna. Sementara, Angry Birds mencapainya hanya dalam 35 hari.”

Salah satu karakteristik Buffett yang mengagumkan adalah kesabarannya. Pada 2003, dia mengatakan:

“Kami membeli sejumlah saham Wells Fargo tahun lalu. Di sisi lain, di antara enam kepemilikan besar kami pada sebuah perusahaan, kami akhirnya mengubah posisi kami di Coca Cola pada 1994, American Express di 1998, Gillette pada 1989, Washington Post 1973, dan Moody’s di 200. Para Broker tidak mencintai kami,” jelas Buffett.

Simak pula pernyataannya pada 2010:

“Kita akan membutuhkan performa yang baik dari bisnis kita saat ini dan akuisisi besar. Kita sudah bersiap. Senjata gajah kita sudah diisi, dan jari saya sudah gatal ingin menarik pelatuknya.”

Pernyataan itu bisa diartikan, saat Buffett berencana membeli bisnis dengan nilai 10 miliar dollar AS, dia bersedia menunggu hingga kesempatan datang dengan sendirinya.

3. Tak ragu memberikan pujian
Salah satu hal yang dapat dilihat dari Buffett adalah kegemarannya memuji tim manajer yang ada di sekelilingnya.

Pada 2009, misalnya, dia memuji Ajit Jain yang mengepalai Bershire Hathaway Reinsurance dan sering diperkirakan sebagai kandidat yang akan menggantikan Buffett di Berkshire. “Jika Charlie, saya, dan Ajit berada di kapal bocor, dan Anda hanya bisa menyelamatkan satu orang, selamatkan Ajit,” jelasnya.

Atau pertimbangkan pujiannya kepada Tony Nicely pada 2005:
“Pujian untuk Geico -dan CEO briliannya, Tony Nicely- untuk hasil yang mengagumkan pada sektor asuransi. Tahun lalu, Geico berhasil meningkatkan pangsa pasar, laba tinggi, dan memperkuat brand. Jika Anda memiliki putra atau cucu yang baru lahir, namakan dia Tony,” kata Buffett.

Buffett menyadari, dirinya bekerja dengan otang lain yang sama pentingnya dengan dirinya sendiri. Sehingga, di mana pun kita berada, kita harus meluangkan waktu untuk mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang membantu kita dalam menggapai sukses.

Rekam Jejak Dan Kekayaan Pimpinan Sementara KPK

3 Pimpinan Sementara KPK : Irjen Pol (Purn) Taufiqurachman Ruki, Prof Indriyanto Seno Adji, Johan Budi SP

3 Pimpinan Sementara KPK : Irjen Pol (Purn) Taufiqurachman Ruki, Prof Indriyanto Seno Adji, Johan Budi SP

JAKARTA, JURNAL123.
Inilah rekam jejak dan kekayaan 3 pimpinan sementara KPK yakni Taufiequrachman Ruki, Indriyanto Seno Adji, dann Johan Budi dimana Presiden Jokowi pada hari Rabu, 18 Februari 2015 kemarin melantik sekaligus mengumumkan atas pemberhentian sementara dua pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi, yaitu Ketua KPK Abraham Samad dan Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto, juga Presiden tidak jadi melantik Budi Gunawan sebagai Kapolri.

Sebagai pengganti dari pimpinan KPK yang sekarang ini tengah tersangkut kasus pidana, akhirnya secara resmi Presiden Jokowi telah menerbitkan Keputusan Presiden terkait pengangkatan ketiga Pelaksana Tugas (plt) sementara pimpinan KPK, diantaranya Taufiequrachman Ruki, Indriyanto Seno Adji, juga Johan Budi. Inilah Profil Lengkap Taufiequrachman Ruki, Indriyanto Seno Adji, Dan Johan Budi

1. Irjen Pol. Drs. Taufiequrachman Ruki, S.H.
Beliau merupakan mantan ketua KPK pertama. Ia menjabat sebagai ketua kpk sejak tahun 2003 sampai 2007. Tercatat apabila Taufiequrachman Ruki, pernah juga menduduki jabatan strategis di pemerintahan, diantaranya ialah:

Tahun 1992-1997: Menjabat Komisi III
Tahun 1997-1999: Menjabat Komisi VII, anggota MPR RI, dan anggota tim asistensi BP-MPR RI
Tahun 1999-2000: Menjabat wakil ketua fraksi TNI Polri (Korbid Kesra)
Tahun 1999-2001: Menjabat Anggota MPR RI, Anggota Panitia Ad Hoc I Badan Pekerja MPR
Tahun 2000-2001: Menjabat Anggota DPR RI, Ketua Komisi VII. Ia juga Pernah menjadi Anggota Pansus, Anggota Tim Penyusun RUU DPR-RI.
Tahun 1974-1975: Menjabat Kapolsek Kelari Polres Karawang
Tahun 1975-1979: Menjabat Kepala subseksi Kejahatan Poltabes Bandung
Tahun 1979-1981: Menjabat Kepala Bagian Operasi Polres Baturaja
Tahun 1981-1982: Menjabat Kepala Bagian Operasi Poltabes Palembang
Tahun 1982-1984: Menjabat Wakil Kepala Kepolisian Resort Lampung Selatan
Tahun 1984-1985: Menjabat Kepala Biro Reserse Asisten Operasi Kapolri
Tahun 1985-1986: Menjabat Perwira Staf Pusat Komando
Tahun 1986-1987: Menjabat Kepala Bagian Operasi Sekretariat Deputi Operasi Kapolri
Tahun 1987-1989: Menjabat Kepala Bagian Perencanaan Sekretariat Deputi Operasi Kapolri
Tahun 1989-1991: Menjabat Kepala Kepolisian Resort Cianjur
Tahun 1991-1992: Menjabat Kepala Kepolisian Resort Tasikmalaya
Tahun 1992 – : Menjabat Sekretaris Direktorat Lalu Lintas Polda Jabar
Tahun 1992-1997: Menjabat Kepala Kepolisian Wilayah Malang.

Ruki terakhir berpangkat Inspektur Jenderal (Irjen) yang menjabat sebagai Kepala Kepolisian Wilayah Malang (1992-1997).

Ia kemudian berkarir di bidang politik dengan menjadi ia menjadi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat dari Fraksi TNI Polri pada tahun 1992-2001 hingga menjadi Ketua KPK 2003-2007.

Pensiun dari KPK, ia menjadi Komisaris Krakatau Steel. Pada 2009, Ruki terpilih sebagai Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan menyelesaikan tugas pada 2013 lalu. Ia lalu menjabat sebagai Komisaris Bank Jabar Banten

2. Prof. Dr. Indriyanto Seno Adji, SH.MH.
– Mantan Ketua Mahkamah Agung Oemar Seno Adji.
– Hakim konstitusi pada tahun 2008
– Pengacara
– Guru Besar hukum pidana oleh Universitas Krisna Dwipayana.
– Guru Besar hukum pidana Universitas Indonesia.

Sejumlah lembaga dan organisasi kemasyarakatan menilai Indrianto memiliki enam hal yang bertentangan dengan KPK.

“Pertama, Indrianto anti-KPK karena pernah beberapa kali berupaya mengurangi kewenangan dan lingkup yurisdiksi hukum KPK melalui judicial review terhadap UU KPK mewakili koruptor,” jelas siaran tertulis atas nama Koalisi Masyarakat Sipil Anti-Korupsi yang terdiri dari LBH Jakarta, Kontras, YLBHI, PUKAT-UGM, PUSAKO Unand, MAPPI FH UI, ICW, dan lain-lain.

Kedua, Indrianto pernah menjadi saksi ahli pihak Bram Manoppo yang pada saat itu Direktur Utama PT Putra Pobiagan Mandiri, dan merupakan tersangka kasus korupsi pengadaan helikopter.

Berikutnya, Indrianto juga pernah mewakili Paulus Efendi dan 31 hakim agung dalam uji materi UU melawan Komisi Yudisial untuk membatasi kewenangan pengawasan dan penjatuhan sanksi terhadap hakim agung pada Mahkamah Agung dan Hakim Mahkamah Konstitusi.

Indrianto juga dikenal kerap memberikan pendampingan terhadap kasus korupsi pejabat negara.

Ia pernah menjadi kuasa hukum bagi Abdullah Puteh, mantan Gubernur Aceh, dalam kasus pengadaan Helikopter Mi-2, dengan kerugian negara Rp13,6 miliar.

Indrianto juga pernah menjadi kuasa hukum orang yang terlibat penyalahgunaan kekuasaan oleh otoritas keuangan.

Ia pernah menjadi kuasa hukum mantan Direktur BI Paul Sutopo, Heru Supraptomo, dan Hendrobudianto di tingkat banding dan kasasi dalam hal penggunaan dana Yayasan Pengembangan Perbankan Indonesia (YPPI) senilai Rp 100 miliar untuk mengurus UU BI maupun pemberian bantuan hukum terkait kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia, kredit ekspor, dan kasus lain.

Indrianto juga menjadi kuasa hukum atas kasus kejahatan industri ekstraktif, seperti sengketa pertambangan batubara.

Dia merupakan kuasa hukum PT SKJM dalam kasus PTUN pemberian kuasa pertambangan batubara oleh Bupati Tanah Laut kepada SKJM dalam wilayah PKP2B PT Arutmin Indonesia.

Indrianto juga pernah menjadi pembela orang yang melakukan kriminalitas berat atau pembunuhan terkait dengan kasus korupsi.

Antara lain menjadi kuasa hukum Tommy Soeharto dalam kasus kepemilikan senjata api dan bahan peledak, pembunuhan Hakim Agung Syafiuddin Kartasasmita dan buron.

Ia juga menjadi kuasa hukum bagi Abilio Soares saat menjadi terpidana pelanggaran HAM berat di Timor Timur dalam gugatan uji materi pasal 43 ayat 1 UU Pengadilan HAM pada 2004.

Terakhir, Indrianto adalah kuasa hukum mantan presiden Soeharto dalam gugatan terhadap majalah TIME Asia terkait pemberitaan tentang korupsi keluarga Cendana dalam edisi 24 Mei 1999, sekaligus mendampingi gugatan saat Soeharto dikenakan tahanan rumah oleh Kejagung.

Dia juga merupakan kuasa hukum bagi keluarga Soeharto atau Yayasan Supersemar dalam kasus gugatan perdata penyalahgunaan uang negara.

3. Johan Budi Sapto Prabowo.
Tahun 1998-2003: Menjabat Wartawan Tempo
Tahun 2003-2006: Menjabat Direktur Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat KPK
Tahun 2006 – : Menjabat Juru bicara KPK
Tahun 2008-2009: Menjabat Direktur Pendidikan dan Pelayanan masyarakat KPK sekaligus Juru Bicara KPK
Tahun 2009-2014: Menjabat Kepala Biro Humas KPK
Tahun 2014-2015: Menjabat Deputi Pencegahan KPK
Tahun 2015 – : Menjabat Pimpinan sementara KPK.

Daftar Kekayaan.

Daftar kekayaan ini bisa diakses oleh publik dari situs resmi KPK, Kamis (19/2/2015). Namun daftar kekayaan ini minus Indriarto Seno Adji yang memang belum pernah menjadi pejabat publik yang diharuskan melapor kekayaannya ke KPK.

Taufiequrachman Ruki

Mantan Ketua KPK jilid I ini memiliki kekayaan dalam hal tidak bergerak berjumlah Rp 226,5 juta. Ruki memiliki tiga tanah dan bangunan di Tangerang. Dia punya dua mobil, Camry dan Vios yang ditaksir nilainya mencapai Rp 595 juta.

Ruki juga punya harta dalam bentu giro sebesar Rp 138,6 juta dan USD 10 ribu. Total harta yang dimiliki Ruki adalah Rp 960,14 juta plus USD 10 ribu. Daftar harta ini berdasarkan data LHKPN 2010.

Johan Budi

Mantan juru bicara KPK ini harta kekayaannya di bidang properti adalah Rp 297,18 juta. Yang terdiri dari rumah di Tangerang Selatan maupun Bogor. Johan tercatat hanya memiliki satu unit mobil Innova seharga Rp 150 juta.
Di bidang logam mulia, total harta yang dimiliki Johan adalah Rp 11,5 juta. Sedangkan di giro, Johan punya Rp 166,6 juta. Dia juga memiliki piutang sebesar Rp 120 juta. Namun punya utang Rp 350 juta. Daftar harta ini berdasarkan data LHKPN 2010.

Editor : Jimmy Endey
Sumber : Berbagai Sumber

Channel 1 Raja Televisi Apartemen

Ariesman Widjaja Dan Bambang Setiobudi Pionir PT DIP

Ariesman Widjaja Dan Bambang Setiobudi Pionir PT DIP

JAKARTA, JURNAL123.
Sebuah terobosan yang diawali denga upaya keras menghasilkan sesuatu yang luar biasa. Hal ini dialami salah satu anak perusahaan Agung Podomoro Grup yang bergerak dibidang informasi teknologi yakni Channel 1 yang dijalankan PT Dian Ikrar Perkasa.

Dibawah pimpinan Ariesman Widjaja selaku Direktur Utama dan Bambang Setiobudi Madja sebagai Direktur, usaha ini terus berkembang pesat.

Sejak didirikan pada Februari 2004 PT Dian Ikrar Perkasa (DIP) telah tranformed untuk menjadi perusahaan manajemen kualitas total untuk informasi, Komunikasi dan Teknologi ( ICT ). Kami menyediakan dan mengelola jaringan konvergensi layanan TIK multi- disampaikan, seperti suara, data, video , multimedia dan internet lalu lintas di properti komersial, perumahan dan superblok.

Pada awalnya PT Dian Ikrar Perkasa menyediakan jaringan telekomunikasi dasar terutama untuk perumahan sektor / apartemen. Pada saat itu, PT Dian Ikrar Perkasa telah membuktikan diri dalam mengembangkan bisnis untuk menyediakan kebutuhan multi- layanan TIK. Sementara Dian Ikrar Perkasa Juga mengembangkan layanan baru sejalan dengan perspektif baru dalam lingkungan bisnis yang berubah dengan cepat ICT.
picture

PT Dian Ikrar Perkasa telah membangun dan pemeliharaan sebagai perusahaan manajemen ICT terutama di Agung Podomoro Group properties. Kami terus berkomitmen untuk mendukung pelanggan dalam mencapai tujuan bisnis mereka pikir penyediaan jaringan ICT dan layanan solusi. Layanan ini memanfaatkan infrastruktur menerapkan teknologi terbaru untuk keandalan yang lebih tinggi dan efisiensi . Infrastruktur-infrastruktur yang dioperasikan oleh sumber daya manusia yang mampu yang tetap etiquettest, norma dan integritas

Sebagai pusat aktivitas masyarakat urban, aktivitas penghuni/tenant di kawasan ini sangat dinamis. Beragam latar belakang budaya, suku bangsa, profesi, dan status sosial, serta aktivitas penghuni/tenant, terkadang membuat mereka tidak punya banyak waktu untuk bersosialisasi.

Karena kesibukan dan aktivitas lainnya, sering tidak semua, bahkan sebagian besar penghuni tidak sempat mengikuti kegiatan sosial antar penghuni dan antar apartemen.

Biasanya para orang tua (penghuni) yang tidak dapat meninggalkan kesibukannya hanya dapat menyuruh baby sitter-nya untuk mengantarkan putra/putri kesayangannya mengikuti perlombaan 17 Agustusan atau lomba menggambar yang diadakan oleh pengelola.

“Kemudian para orang tua hanya menerima laporan pandangan mata dari si anak atau baby sitter-nya, ‘Wah Pak – Bu, seru lho adu tarik tambangnya, si dede juara pertama lho lomba peragaan busana. Sebagai orang tua, paling-paling hanya bisa bilang wah hebat kamu ya. Tetapi para orang tua telah kehilangan moment of truth kegembiraan dan kebanggaan anak kesayangannya,” kata Adjit Lauhatta, Project Manager PT Dian Ikrar Perkasa (DIP).

Di samping itu, karena kesibukan pula, banyak penghuni/tenant menjadi “miskin” informasi, terutama yang berkaitan dengan masalah pemenuhan kebutuhannya sehari-hari.

Misalnya restoran-restoran yang menyajikan makanan favoritnya, sekolah yang cocok dan dekat untuk buah hatinya, agenda kegiatan komunitasnya, serta informasi-informasi penting lainnya.

Untuk mengatasi masalah tersebut, pengelola ICT (Information and Communication Technology) Podomoro City yaitu PT Dian Ikrar Perkasa (PT DIP) bersama APL (Agung Podomoro Land) developer Podomoro City, telah memasang sistem CATV (Cable TV) di setiap unit apartemen di Podomoro City dan juga di Hotel Pullman, serta secara terbatas di Central Park Mall, APL Tower dan GSA, total terdapat hampir 10.000 home passes.

Selanjutnya, PT DIP melakukan kerjasama dengan Telkomvision dan Indovision, semua saluran tersebut telah dialiri setidaknya 60 channels siaran TV yang sudah dapat dinikmati oleh seluruh penghuni/pelanggan kawasan Poci.

Adjit mengatakan, PT DIP memandang, Podomoro City yang memiliki karakteristik sebagai Hyperblock, jelas sangat memerlukan suatu sarana komunikasi yang efektif antara pengelola/Property Management Podomoro City yaitu PT PBI dengan penghuni, para pedagang yang membuka usahanya perlu mempromosikan keberadaannya dan dagangannya kepada penghuni apartemen yang sama dan kepada penghuni apartemen lain.

Para retailer Central Park Mall juga membutuhkan media untuk mempromosikan dagangannya atau jika mereka mengadakan sales, kepada semua penghuni apartemen yang jumlahnya puluhan ribu dengan cara yang cepat dan efektif.

“Dalam pengelolaan properti berskala Hyperblock, pengelolaan masalah komunikasi sangat urgent. Untuk itu, Property Management memerlukan satu media yang efektif dan efisien yang dapat menjangkau semua penghuni/tenant. Inilah yang melatarbelakangi PT PBI, melalui PT DIP meluncurkan satu program channel khusus yang kami namakan Channel 1,” jelas Adjit.

Channel 1 sendiri merupakan in-house channel dari Inner City Community Channel (ICCC) yang menyajikan informasi-informasi tentang kuliner (restoran), program diskon, pengenalan produk, event-event dan publikasi property Hyperblock Podomoro City.

Podomoro City memiliki basis komunitas aktif yang besar seperti dengan jumlah unit apartemen mendekati 10,000 unit, sehingga minimal ada 20,000 orang yang beraktivitas (menghuni) secara aktif di situ, dan ini belum termasuk perkantoran, mall dan lain-lain, serta dengan demografi yang kurang lebih sama.

“Cara paling efektif adalah dengan cara broadcasting, dengan memanfaatkan jaringan CATV, di mana informasi disampaikan melalui gambar hidup/video, suara dan tulisan, seperti televisi, dalam hal ini distribusinya memanfaatkan jaringan CATV yang sudah tersambung ke seluruh unit,” tutur Adjit.

Channel 1 yang digagas PT DIP, kata Adjit adalah solusi yang tepat, praktis, efektif dan efisien dalam memenuhi kebutuhkan komunikasi massal tersebut.

Channel 1 merupakan community channel dari, untuk dan oleh komunitas Podomoro City, yang tidak dapat diakses oleh pihak lain yang tidak mempunyai sambungan fisik ke sistem CATV.

“Bahkan Channel 1 ini memiliki keunggulan, di mana masing-masing gedung juga masih dapat dilakukan pemisahan content, sehingga informasi yang tidak bersangkutan dengan gedung tertentu, tidak disalurkan ke gedung tersebut,” ungkapnya.

Sebagai media komunitas Hyperblock, maka salah satu content andalan dari Channel 1 adalah liputan dari kegiatan-kegiatan yang diadakan dalam komunitas Podomoro City.

Agar selalu up date dengan perkembangan yang terjadi, crew Channel 1 akan selalu standby meliput kegiatan penghuni misalnya kegiatan perayaan hari-hari raya Paskah, Lebaran, Natalan, peringatan HUT RI, perlombaan-perlombaan, hari krida/kerja bakti dan lain-lain.

Inilah pusat informasi PT DIP
Mediterania Garden Residences I
Azalea Tower 2nd
Jl. Tanjung Duren Raya Kav 5-9
Jakarta Barat 11470 Indonesia
Tlp : 021-30047790
support@ptdip.co.id

Editor : Jimmy Endey