Category Archives: Olahraga

Red Devil Raih Kemenangan Penting

Manchester United mengalahkan tuan rumah Crystal Palace 3-1. Foto: Ian Walton / Reuters

Jurnal123.com – Manchester United ( MU) sukses meraih kemenangan penting. Dalam lawatan ke markas Crystal Palace di Liga Inggris Kamis (28/2) dini hari WIB, pasukan Ole Gunnar Solskjaer menang 3-1.

Romelu Lukaku menjadi sosok penting dengan dua golnya ke gawang Crystal Palace yang tercipta di masing-masing babak. Crystal Palace sendiri sempat memberikan perlawanan dengan gol Joel Ward pada menit ke-66.

Gol Ashley Young tujuh menit sebelum bubaran berhasil mengunci tiga poin penting di tangan MU. Dengan demikian, The Red Devils berhasil mempertahankan posisinya di peringkat lima klasemen dan sukses menjaga jarak satu angka dengan rivalnya, Arsenal.

Sebagai tuan rumah, Crystal Palace tampak lebih dominan di awal. Namun Manchester United-lah yang menciptakan peluang terlebih dahulu melalui Romelu Lukaku pada menit kedelapan. Tembakan voli yang dilepaskan penyerang asal Belgia tersebut masih melambung tinggi di atas gawang.

Pada menit ke-27, Crystal Palace menunjukkan perlawanan. Andres Townsend sempat membuat para pendukung Manchester United terkejut lantaran tembakan mendatarnya sempat membuat David De Gea harus bereaksi. Untung, sepakannya masih melebar di sisi gawang.

Gol Manchester United! Pada menit ke-33, Romelu Lukaku berhasil membuat para pendukung The Red Devils bersorak dengan golnya. Luke Shaw pantas mendapatkan pujian karena sukses menarik empat pemain Crystal Palace dan memberikan umpan kepada Lukaku yang tak mendapat pengawalan ketat. 1-0.

Crystal Palace sempat membuat peluang pada menit ke-34 melalui sundulan Jeffrey Schlupp. Sayangnya, peluang itu gagal dikonversi menjadi gol setelah bola melayang lebar di samping gawang kawalan David De Gea.

Tak ada lagi peluang berarti yang lahir dari kaki pemain masing-masing klub hingga wasit mengakhiri babak pertama. MU masih unggul 1-0.

Babak Kedua

Manchester United tidak mengendorkan serangannya di babak kedua. Hasilnya, mereka kembali mencetak gol melalui aksi Romelu Lukaku di menit ke-52. Kali ini, Lukaku harus berterima kasih pada Victor Lindelof yang memantulkan bola ke arahnya dalam situasi sepak pojok. 2-0.

Crystal Palace coba mengejar, dan upayanya membuahkan hasil di menit ke-66. Joel Ward sukses memperkecil kedudukan setlah sukses mengkonversi umpan Jeffrey Schlupp menjadi gol dengan sundulan bertenaganya. Skor pun berubah menjadi 2-1.

Di menit ke-74, Luka Milivojevic nyaris mengubah kedudukan menjadi imbang 2-2. Pemain yang berposisi sebagai gelandang tersebut sempat mengeksekusi tendangan bebas apik dan berhasil melewati pagar betis Manchester United. Namun, bola masih melebar di samping gawang.

Upaya Crystal Palace untuk menyamakan kedudukan pun menemui titik akhir begitu Ashley Young mencetak gol ketiga Manchester United di menit ke-83. Pemain berumur 33 tahun tersebut berhasil mengubah umpan dari Paul Pogba menjadi gol tambahan untuk The Red Devils. 3-1.
Palace berhasil menyarangkan bola ke gawang MU di menit-menit akhir melalui Joel Ward. Namun kelakuannya mencuri bola dari tangan David De Gea tak lepas dari perhatian wasit yang langsung menganulir gol tersebut. Akhirnya, MU pun keluar sebagai pemenang dengan skor 3-1.

Susunan Pemain

Crystal Palace (4-3-3): Vicente Guaita; Joel Ward, James Tomkins, Martin Kelly, Patrick Van Aanholt (Cheikhou Kouyate 83′); James McArthur (Max Meyer 61′), Luka Milivojevic, Jeffrey Schlupp; Andros Townsend, Michy Batshuayi (Christian Benteke 78′), Wilfied Zaha.

Man United (4-3-1-2): David De Gea; Ashley Young, Victor Lindelof, Chris Smalling, Luke Shaw; Diogo Dalot (Eric Bailly 77′), Scott McTominay, Fred (James Garner 90′); Paul Pogba; Alexis Sanchez (Marcus Rashford 77′), Romelu Lukaku.

(LIP)

Barca Ke Final Piala Raja Usai Permalukan Real Madrid

Jurnal123.com – Luis Suarez mencetak dua gol dan membawa Barcelona mempermalukan Real Madrid di hadapan publiknya, 3-1, pada semifinal kedua Piala Raja, Rabu (27/2/2019) atau Kamis dini hari WIB.

Kemenangan dalam partai El Clasico di Stadion Santiago Bernabeu ini sekaligus membawa Barcelona ke final Piala Raja yang digelar 25 Mei 2019 mendatang. Barcelona menunggu pemenang antara Valencia dan Real Betis yang akan bertarung pada legkedua semifinal, Kamis (28/2/2019) atau Jumat dini hari WIB.

Barcelona sebenarnya membawa beban berat dalam laga di kandang Madrid ini. Blaugrana ditahan imbang 1-1 dalam leg pertama pada 6 Februari lalu. Artinya, mereka akan tersisih jika laga berakhir imbang tanpa gol.

Sampai babak pertama usai, skor memang masih 0-0. Namun pada babak kedua Barcelona bangkit dan mencetak tiga gol.

Barcelona mengakhiri kebuntuan lima menit setelah babak kedua dimulai melalui tembakan Luis Suarez. Luis Suarez juga yang memaksa bek Real Madrid Raphael Varane membuat gol bunuh diri pada menit ke-69. Penyerang asal Uruguay ini membuat Barcelona kian sulit dikejar setelah mencetak gol lewat tendangan penalti pada menit ke-73.

Wasit Jose Sanchez menunjuk titik putih setelah Casemiro menjatuhkan Luis Suarez di kotak terlarang. Luis Suarez mengambil tendangan dari titik putih dan memperdaya Keylor Navas.
Partai El Clasico antara Real Madrid melawan Barcelona akan kembali terjadi pada Sabtu (2/3/2019) mendatang atau hanya tiga hari setelah partai di Piala Raja. Namun kali ini laga akan terjadi di ajang La Liga.

Real Madrid akan kembali menjadi tuan rumah dalam partai pekan ke-26 ini. Saat ini Barcelona masih bertengger di puncak klasemen La Liga dengan koleksi 57 poin. Mereka unggul tujuh poin atas penghuni urutan kedua Atletico Madrid. Sementara Real Madrid masih tercecer di urutan ketiga dengan raihan 48 poin.(BES)

Polri Beri Penghargaan Bagi Anggotanya Yang Berprestasi di Olahraga

Sani rizky fauzi


Jurnal123.com – Karena mengharumkan nama bangsa berhasil mengantar juara melawan Thailand akhirnya Sani Rifki Fauzi akan diusulkan mendapat reward oleh pimpinan Polri setelah berkipra di persepak bola usai 22 di piala AFF 2019.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat, Brigjend Pol Dedi Prasetyo  ditemui di Mabes Polri,Jakarta Selatan, Rabu (27/2)2019 mengatakan yang akan merumuskan jeniifls  reward apa nanti akan diberikan atas prestasi yang bersangkutan, yang tentu akan diajukan kepada pimpinan Polri dahulu . “Kemudiaa nanti pimpinan  Polri yang  akan memutuskan reward apa nanti diberikan kepada anggota Polri yang berprestasi termasuk mengharumkan nama bangsa di dunia persepakbolaan diusia 22 di Piala AFF 2019 digelar piala Presiden TNI Polri,” ujarnya

Ketika ditahya kalau dia jadi atlit bola sekaligus berdinas di Polri sebenarnya dia menggangu engga pak, Dedi menegaskan memang pada saat tahun 2016 sebelum digelar piala Presiden TNI Polri diberikan kesempatan untuk merekrut pemuda- pemuda yang berprestasi di bidang olah raga.” Itu khusus memang dan reward dari pemerintah kepada pemuda-pemuda yang  berprestasi dibidang olah raga baik ada di TNI dan di Polri atabeberapa upun sebagai ASN di beberapa BUM Pemuda pemudi yang habis baca alquran,”tegasnya. . 

Untuk itu, Dedi menjelaskan jadi boleh seperti itu. Jadi ada beberapa yang bukan hanya si Sani Rifki Fauzi saja  tetapi banyak-banyak dibidang sepak bola, Bola Volley, kemudian di olah raga Judo,Sepak Takraw jenis  olah raga lain pun  di  berikan peluang  itu bentuk reward kepada setiap pemuda pemudi yang memiliki prestasi dibidang olah raga yang lainnya. “Bahkan anggota Polri maupun anggota TNI maupun anggta ASN lainnya,” jelasnya.

Disinggung seperti apa, ternyata sistem ini berhasil cari bibit unggul, Dedi membeberkan  Jadi ada kebijakan pimpinan  Polri namanya talen scotting menjaring pemuda-pemuda Indonesia yang quran memiliki kemampuan menonjol dibidang Olah raga kemudian ada yang dibidang-bidang pengetahuan lainnya bahkan untuk tingkat bintara juga kita memberikan kepedulian juga dan memberikan perhatian yang tinggi juga kepada pemuda-pemuda membaca al  quran. “Di Aceh dan dibeberapa Polda  diberiakan staling scouting bisa masuk anggota Polri,” bebernya,

Apa benar sistem giat ini jaman Pak Tito karnavian, Dedi mengakui ya, itu kita dorong bukan hanya bidang olah raga dan bidang-bidang lain yang menonjol  prestasinya kita berikan reward. Ini kan menjadi program kerja  memberikan kemajuan bagi oang yang berprestasi,” akunya. ( Vecky Ngelo)

Satgas Anti Mafia Bola Kembali Menetapkan Tersangka H

Kepala Biro Penerangan Masyarakat, Brgjend Pol Dedi Prasetyo di temui di Mabes Polri,Jakarta Selatan, Senin(25/2)2019 mengatakan Satgas Antimafia Bola menetapkan Hidayat sebagai tersangka berperan atur Perangkat Pertadingan Madura FC lawan PSS Sleman.( Vecky Ngelo)


Jurnal123.com – Proses pendalaman yang dilakukan oleh  Satgas Antimafia Bola terus berjalan, setelah Joko Driyono kini telah menetapkan mantan Exco PSSI,Hidayat sebagai tersangka kasus pengaturan skor.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat, Brigjend Pol Dedi Prasetyo  ditemui di Mabes Polri,Senin(25/2)2019 mengatakan Hidayat diduga berperan mengatur perangkat pertandingan dan penyuapan dalam laga antara Madura FC melawan PSS Sleman di Liga 2 2018. “Hidayat menginginkan Super Elja-  julukan PSS Sleman menang agar lolos ke Liga 1,” ujarnya.

Selanjutnya Dedi menegaskan perannya mengatur pertandingan ini,minta agar PSS sleman ini selalu di menangkan baik di kandang maupun di kandang Madura FC. “Dimana Hidayat menawarkan uang Rp 100 Juta kepada Manager Madura FC,Yanuar.Yang bersangkutan juga mengancam akan membeli pemain Madura FC karena Yanuar menolak menerima uang,” tegasnya.

Untuk itu, Dedi menjelaskan Hidayat  menawar sejumlah uang kepada saudara Yanuar yang nilainya Rp 100 juta.” Kalau tidak menuruti maka H juga sedikit agak mengancam,kalau tidak nurut dia siapkan dana Rp 15 Juta dan akan membeli pemain,” Jelasnya.
Dengan ini,Hidayat menjadi tersangka ke 16 kasus pengaturan skor. Mantan Wakapolda Kalimantan Tengah itu mengatakan Hidayat akan dijerat Pasal penyuapan akibat perbuatannya.( Vecky Ngelo)

Satgas Anti Mafia Bola Berterima Kasih Mendapatkan Respon dan Dukungan Kejagung

Logo PSSI

Jurnal123.com- Setelah Satgas Anti Mafia Bola  mengirim berkas perkara ke kejaksaan Agung langsung direspon oleh Jaksa segera melakukan penelitian.  Oleh karena itu Satgas  berterima kasih respon yang tentu akan medukung kinerja Satgas.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat ,Dedi Prasetyo di temui di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (22/2)2019 mengatakan kejaksaan sudah menyiapkan kasus Joko Driyono. “Betul dari Satgas juga proaktif yang mengekspos tentang perkembangan kasus tersebut ke Kejaksaan Agung,” ujarnya.

Selanjutnya, Dedi menegaskan dari kami Satgas ucapan terima kasih kepada Kejaksaan Agung yang tentu sangat mendukung kinerja dari Satgas Anti Mafia Bola dan Kejaksaan konsent sudah menyiapkan jaksa-jaksa khusus yang akan melakukan penelitian terhadap berkas perkara yang dilimpahkan oleh Satgas di Kejaksaan Agung.” Dan Kejaksaan Agung juga,Jaksa juga membuka diri ya bagi Satgas untuk mengekspos ya pentahapan-pentahapan capaian proses penyidikan dilakukan oleh Satgas,”.tegasnya 

Untuk itu, Dedi menjelaskan jadi secara awal sudah proaktif.” Apabila berkas perkara dilimpahkan ke Kejaksaan ya secepat mungkin dari Kejaksaan melakukan penelitian secara koperhensif.,” jelasnya .
Lebihlanjut, Dedi merinci langsung membuat satu keputusan apakah berkas dinyatakan sudah lengkap dan ada hal-hal masih kurang.” Kalau masih kurang langsung di cukup oleh Satgas, “rincinya. (Vecky Ngelo).

Satgas Anti Mafia Bola : Joko Driyono Mengakui Menyuruh dan Merusak Barang Bukti

Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono Tersangka

Jurnal123.com – Proses Pemeriksaam terhdap pelaksana tugas Ketua Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) terus berlanjut. Penyidik sudah melakukan gelar perkara dan dalam pengakuannya ia mengakui perubuatan merusak barang bukti, menyuruh orang  dan sebagai aktor intelektual. 

Kepala Biro Penerangan Masyarakat, Brigjend Pol Dedi Prasetyo ditemui di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (22/202019 mengaakan kalau masalah penahanan tentunya itu merupakan alasan dan pertimbangan subjektif dari penyidik yang melalui mekanisme gelar perkara nanti diputuskan tersangka itu akan layak ditahan atau tidak. “Pertimbangan dia begitu koperatif dan penyidik mau mau dilakukan penahanan,” ujarnya.

Selanjutnya, Dedi menegaskan itu sangat subjektif penyidik yang menilai tentunya dengan berbagai pertimbangan-pertimbangan. Yang jelas dari pemeriksaan, dua kali dilakukan pemeriksaan saudara JD sudah mengakui perbuatannya.” Ia menyesali perbuatannya dan penyidik memiliki keyakinan seluruh barang bukti yang dilakukan penyitaan itu dalam pengawasan penyidik itu dalam keadaan aman. Yang penting dari saudara JD apabila mengulangi perbuatannya kecil merusak barang bukti sebagian besar yang sedang diaudit oleh penyidik itu sudah dalam penguasaan penyidik,” tegasnya.

Untuk itu, Dedi menjelaskan proses ini tentunya belum selesai . Penyidik masih butuh waktu melakukan pendalaman-pendalaman terhadap seluruh dokument-dokument yang ada. Karena dokument-dokument itu menjadi alat bukti itu sudah harus terverifikasi diaudit kembali, kemudian digelar kembali mana dari segi item dokument yang betul-betul diangkat sebagai barang bukti. “Itu kelengkapan berkas perkara, itu klasifikasinya tentu perlu waktu yang cukup dan perlu ketelitian tidak boleh terburu-buru mana yang kita ungkap bukannya satu liga tetapi ada liga 3 kemudian liga dua dan liga 1. Kemudian liga 3 berapa club yang ikut bertanding disitu , liga 2  juga berapa club yang bertanding disitu. Kemudian Liga 1 itu dan setiap pertandingan ada pertandingan . Perangkat pertandingan  di dalam penetapan tersangka terdahulu  ikut terlibat dalam kasus ini,” jelasnya.

Ketika ditanya apakah penyidik koperatif dalam hal ini, Dedi merinci  salah satu pertimbangan itu yang salah satu pertimbangan.  Dia masihbkoperatif dalam pemeriksaan ini tidak menggangu proses penyidikan ya lain. Penyidik sudah melakukan dan bersifat  kepada Dirjen Imigrasi untuk melakukan bukan pencegahan kepada yang bersangkutan. untuk ke luar negeri sama dengan. laporan proses ini merupakan, nanti apabila ada abdate dilakukan kepada teman-teman,” rincinya.
Saat diisungung merusak barang bukti,apakah juga mengakui proses, Dedi  membeberkan sementara dalam kasus ini fokus dalam masyarakat dimana kasus yang dilakukan oleh orang. Bukti pengerusakan  kemudian yang melakukan dam beliau dengan barang bukti itu. Ya minggu depan masih diminta keteragan tentunya terkait dengan masukan peristiwa-peristiwa yang lain juga apakah terkait masalah LPnya dari Laksmi ini akan dialami dan sangat tergantung hasil audit oleh barang bukti dalam penguasaan penyidik.” Joko Driyon  ini inisiatif dari menyuruh orang apakah dia juga disuruh. Ya dari hasil pemeriksaan sementara yang bersangkutan sendiri. Sebagai aktor intelektual yangenyuruh atau.memerintahkan 3 orang tersebut untuk melakukan atau mengambil menurut terkait dengan masalah saat ini dilakukabbSatgas uang ikut bersama,” bebernya.
Menyoroti apakah karena dia.mengakui dan apakah dia mengakui, Dedi mengungkapkan  Itu belum mengarah siapa. Nanti minggu depan masih diminta keterangan lagi. “Hanya 4 orang saja yang terlibat langsung secara aktif melakukan pencurian dan penghilangan barang bukti,” ungkapnya.
Soal mengarah kepada uang Rp 190 Juta itu bagaimana, Dedi menambahkan Ya tadi disebutkan menyangkut transaksi keuangan itu harus di audit oleh PPATK. Dari PPATK pun mengauditpun akan memilah-milah ini transaksi keuangan ini ungkapan mepising ada dilapangan di Liga 3 misalnya tentunya Liga 3 akan diteliti kembali. “Ini masih dipertandingan yang mana, kemudian siapa perangkat pertandingannya dan sumbernya dari mana. Hal itu kemana saja dan itu kan beda waktu,” tambahnya.(Vecky Ngelo).

Satgas Antimafia Bola Tidak Akan Intervensi KLB PSSI

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Humas Brigjen (pol) Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta, Senin (20/202019. (Vecky Ngelo)

Jurnal123.com – Terkait adanya Kongres Luar Biasa(KLB) , kehadiran Satgas Anti Mafia Bola tidak akan mengeintervensi  Komite Eksekutif Persatuan Sepak Bola seluruh Indonesia. Satgas Anti Mafia Bola  hanya fokus menanganin pengaturanskor dan mafia bola di Indonesia.   

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen (pol) Dedi Prasetyo ditemui di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (20/202019 mengatakan satgas antimafia bola tidak akan mengintervensi Komite Eksekutif Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia ( PSSI) yang memutuskan untuk menggelar Kongres Luar Biasa (KLB).

“Satgas tidak dapat mengintervensi ataupun melakukan pengawasan terhadap KLB tersebut,” ujarnya. 

Selanjutnya, Dedi  menjelaskan mereka hanya fokus menangani pengaturan skor di lembaga PSSI. “ini (KLB) internal PSSI, mereka memiliki statuta, itu tidak bisa diinternvensi oleh satgas. Satgas hanya fokus dalam pengaturan skor dan mafia bola di Indonesia. Dalam hal ini, satgas tidak ikut campur dalam internal PSSI,” jelasnya.

PSSI akhirnya memutuskan diadakan KLB. Demikian hasil rapat Komite Eksekutif (Exco) PSSI pada Selasa (19/2/2019) malam. Putusan tersebut diambil PSSI dengan mempertimbangkan dinamika yang berkembang dan mendengarkan aspirasi anggota. Hal itu dimaksudkan agar visi dan program berjalan. Rapat itu dipimpin oleh Plt Ketua Umum Joko Driyono, di Kantor PSSI, Jakarta.

KLB ini diambil setelah ada perombakan di pucuk pimpinan. Setelah Edy Rahmayadi diputuskan mundur, Joko Driyono juga menjadi tersangka atas kasus perusakan dokumen yang berkaitan dengan pengaturan skor. (Vecky Ngelo)

Jadi Tersangka Joko Driyono Tak Ditahan Menunggu Gelar Perkara

Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono Tersangka

Jurnal123.com – Setelah melalui pemeriksaan sebagai tersangka Pelaksana tugas  PSSI Joko Driyono setalah dituding melakukan perusakan barang bukti, ternyata dia tidak di tahan. ini merupakakan kewenangan penyidik dan yang paling menentukan denan mekasnisme gelar perkara.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat, Brigjend Pol Dedi Prasetyo di temui  di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (19/2)2019 mengatakan Joko Driyono kenapa engga ditahan, itu keweangan penyidik yang paling menentukan itu dengan mekanisme gelar perkara.  Menjadi pertimbangan penyidik untuk menahan seseorang, tiga pelakunya saja yang melakukan perusakan di TKP agar dia koperatip sementara dari pertimbangan penyidik baik objektif maupun subjektif belum dilakukan penahanan.” Semua berpulang alasan subjekt Pertimbangan dan alasan objekti dari penyidik sehingga memalu mekanisme gelar perkara analisanya sangat koperhensif. dan mekanisme gelar lah yang akan memutuskan,” ujarnya.

Ketika ditanya apakah tidak takut barang bukti dirusak lagi, Dedi menegaskan semua barang bukti sudah dilakukan penyitaan oleh Satgas Anti Mafia.Bola. Dengan pertimbangan itu lah Satgas membuat pertimbangan-pertimbangan itu kondisi teknis itu.” Pertimbangan teknis dari penyidik yang menentukan. Tidak ada intervensi dari atas atau dari mana,” tegasnya.

Disingung apa tidak takut melarikan diri , meskipun sudah di cekal ada berbagai macam cara, Dedi menjelaskan  tentunya itu sudah dipertimbangkan oleh Satgas , teknis itu Satgas Anti Mafia Bola yang mempertimbangkan semuanya terkoperhensif.” Tentunya melalui gelar perkara yang objektif,” jelasnya.

Saat disorot Selain Joko Driyono siapa lagi yang akan di bidik, Dedi menandaskan tunggu hasil pemeriksaan biar tuntas dahulu, nanti kalau sudah tuntas sudah jelas progresnya dan apa time linenya.” Nanti siapa yang akan ditetapkan sebagai tersangka, perlu nanti dimunculkan laporan Polisi baru itu nanti sudah tergantung,’ tandasnya.

Untuk itu, Dedi mengungkapkan  barang bukti apa sih yang dihindarkan oleh dia dan terkait kasus  yang mana dan dokument apa yang dibawa ke apartemennya.

“Saya kasih tau satu saja ya saya sampaikan ya laporan polisi terkait masalah saudari Laksmi PS Banjar Negara dengan beberapa club,” ungkapnya.

Yang menjadi pertanyaam  uang Rp 160 Juta itu kan suap, itu suap dari siapa, Dedi membeebrkan belum itu kan masih diaudit lagi dan itu kan yang diindikasikan terkait menyangkut masalah pidana terkait langsung. Itu kan dikembalikan barang bukti. itu nanti di audit kembali. Nanti kita akan kerjasama dengan PPATK untuk merekam dari semua transaksi saat ini buktinya sudah disita oleh Satgas Anti Mafia Bola” bebrnya. 

Lebih lanjut,  terkait  dengan PS Banjarnegara , Dedi menambahkan belum itu terlalu sumir, Tunggu dulu kita patikan dahulu hasil audit dari PPATK.

Itu satu dokumen .” Perannya secara spesial. Perannya Joko mengatur jadwal perangkat pertandiangan kan sekarang 11 tersangka  sehingga menjadi tersangka itu sebagian besar peangkat pertandingan itu loh.(Vecky Ngelo)

Polri Tegaskan Soal Joko Driyono Ditahan Tergantung Hasil Pemeriksaan

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PSSI Joko Driyono tersenyum setelah diperiksa oleh tim Satgas Antimafia Bola di Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya, Senin (18/2)2019.(Vecky Ngelo)

Jurnal123.com – Terkait dengan Pelaksana tugas Ketua Umum PSSI Joko Driyono masih menjalani proses pemeriksaan terkait perkara perusakan barang bukti pengaturan skor oleh Satgas Antimafia Bola di Polda Metro Jaya. Polri mengatakan ditahan atau tidaknya pria yang akrab disapa Jokdri ini tergantung dari hasil pemeriksaan hari ini.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (18/2) 2019 mengatakan penyidik akan mo kukan gelar perkara untuk menentukan perlu atau tidaknya Joko Driyono ditahan.  “Kalau nanti sudah cukup alat bukti, kemudian satgas akan melakukan gelar, karena gelar perkara ini menentukan dia ditahan atau tidak,” ujarnya,

Selanjutnya, Dedi menegaskan  upaya menghilangkan barang bukti yang dilakukan Joko Driyono dapat menjadi pertimbangan tersendiri bagi penyidik dalam menentukan penahanan.”Ya salah satu aspek itu jadi pertimbangan penyidik,”tegasnya.

Dari pantauan Joko Driyono tiba di Mapolda Metro Jaya pada Senin (18/2/2019) pukul 09.50 WIB. Setelah empat jam diperiksa oleh Satgas Anti Mafia Bola, pria yang akrab disapa Jokdri itu dimintai keterangan tentang denah kantor PT Liga Indonesia, belum merinci ke arah penghancuran dokumen. 

Pengacara tersangka Joko Driyono, Andru Bimaseta di temui di Polda Metro Jaya mengatakan  belum ada yang ditanyakan hanya menceritakan denah keseluruhan kantor. “Baru itu saja kemudian break makan siang,” ujarnya.

Sementara itu Mabes Polri mengumumkan penetapan tersangka atas Joko pada Jumat (15/2) malam. Pengumuman status tersangka itu disertai pengajuan surat pencekalan Joko ke luar negeri ke Imigrasi.

Joko dijerat Pasal 363 KUHP dan/atau Pasal 265 KUHP dan/atau Pasal 233 KUHP. Pasal-pasal tersebut pada intinya mengenai tindakan pencurian dengan pemberatan atau perusakan barang bukti yang telah terpasang police line.( Vecky Ngelo)

Perusak Alat Bukti Pengaturan Skor Ditetapkan Tersangka

Logo PSSI

Jurnal123.com – Proes pemeriksaan dilakukan oleh Satgas Anti Mafia Bola terus berlanjut, setelah pengeledahan  ada perusakan alat bukti kasus pengaturan skor dan akhir di tetapkan tiga  tersangka.  

Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Syahar Diantono ditemui di Mabes Polri, Jakarta Selatan,Senin (11/3) mengatakan penyidik Satgas Anti Mafia Bola telah menetapkan tiga tersangka perusakan alat bukti kasus pengaturan skor.”Ketiga tersangka itu adalah Muhammad Mardani Mogot, Musmuliadi, dan Abdul Gofur OB di PSSI,” ujarnya.

Selanjutnya, Syahar menegaskan persangkaan tindak pidana bersama-sama melakukan pencurian dengan pemberatan dan atau memasuki dengan cara membongkar, merusak, atau menghancurkan barang bukti yang telah dipasang police line.,” Terkait peran ketiganya, seperti diungkapkan Syahar, Musmuliadi bersama dengan Mardani memasuki kantor Komdis PSSI, Jalan Taman Rasuna Timur, Menteng, Jakarta Selatan yang sudah diberi garis polisi,” tegasnya.

Untuk itu, Syahar menejaskan p engaturan Skor Kepada ketiganya polisi menyangkakan Pasal 363 dan atau Pasal 235 KUHP dan atau Pasal 233 KUHP dan atau Pasal 232 KUHP dan atau Pasal 221 KUHP jo Pasal 55 KUHP.   “Karena para tersangka kooperatif dalam menjalani pemeriksaan, polisi tidak menahan ketiganya. Dia menambahkan, penyidik pun sudah menyiapkan surat perintah pelepasan tersangka beserta berita acara pelepasannya,” jelasnya. (Vecky Ngelo)