Category Archives: Metropolitan

Jokowi Lantik Anies-Sandi

Presiden Joko Widodo Beserta Istri menyalami Gubernur DKI Anies Baswedan Dan Wakil Gubernur Sandiaga Uno di Istana Negara

Presiden Joko Widodo Beserta Istri menyalami Gubernur DKI Anies Baswedan Dan Wakil Gubernur Sandiaga Uno di Istana Negara

JURNAL123, JAKARTA.
Anies Baswedan dan Sandiaga Uno resmi menjadi Gubernur-Wakil Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022. Anies dan Sandiaga dilantik Presiden Joko Widodo setelah memenangi Pilgub DKI.

Ribuan Warga Padati Acara “Terima Kasih Basuki-Djarot”

Kegiatan Pendukung Basuki-Djarot di Lapangan Banteng Jakarta (Foto Tempo)

Kegiatan Pendukung Basuki-Djarot di Lapangan Banteng Jakarta (Foto Tempo)


JURNAL123, JAKARTA.
Forum Komunitas Relawan Basuki-Djarot (BaDja) menggelar kaleidoskop dan Terima Kasih Ahok-Djarot di Lapangan Banteng, yang mengundang 10.000 relawan.

Acara melepas kepemimpinan Ahok-Djarot ini dimulai pukul 15.00 sampai 24.00 WIB hari ini. Acara tersebut akan dimeriahkan sejumlah tokoh publik dan artis serta sekitar 10.000 relawan. Ketua Panitia acara Bobby Indroarto mengatakan bahwa 98 persen persiapan telah selesai.

“98 persen sudah siap, hanya ada 1 atau 2 artis berhalangan hadir karena sakit,” ujar Bobby di lokasi acara, Sabtu, 14 Oktober 2014.

Menurut Bobby, persiapan acara tersebut telah dimulai sejak dua bulan lalu. Acara tersebut disiapkan oleh sekitar 700 orang panitia dari 168 organisasi relawan. “Ini acara dari relawan. Kalau selama ini hanya sebagai objek, kita ingin kali ini sebagai subjeknya,” kata Bobby.

Bobby mengatakan konsep acara tersebut dibuat tidak formil. Acara juga terbuka untuk siapapun dan gratis biaya masuk. Nantinya akan talks show, musik, tarian dan lain-lain.

Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat hadir pukul 19.00. Beberapa artis yang akan datang diantaranya Titiek Puspa, Addie MS, Andre Hehanusa, Charles Bonar Sirait, Chintami Atmanegara, Connie Constantia, Dian HP, Edo Kondologit, Gading & Gibran Marten, Lea Simanjuntak, Lita Zen, Agus Wisman, Ucie Nurul (Elfa’s Singers), Marcel Aulia, Mongol Stress, Nafa Urbach, Netta KD, Nia Dinata, Nindy Ellesse dan Sandro Tobing.

Bobby menjelaskan bahwa tujuan acara tersebut sebagai ungkapan terima kasih atas kepemimpinan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dan Djarot Saiful Hidayat selama menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Dirinya juga mengatakan, melalui acara ini dirinya bersama tim relawan ingin menyampaikan nilai-nilai kebhinnekaan, menghargai perbedaan serta antikorupsi.”Lebih kepada menyampaikan nilai-nilai,” ujar Bobby.

Bobby menilai era kepemimpinan Ahok-Djarot telah banyak membawa perubahan di Jakarta. Beberapa faktor yang menjadi penilaiannya adalah terkait pembangunan infrastruktur dan transparansi birokrasi. “Makanya kita sebut era keemasan,” kata Bobby.

Salah satu peserta yang datang, Amelia Amel, 28 tahun, mengatakan telah datang sejak pukul 09.00 pagi. Dirinya datang bersama keluarga dan kerabat. Amel mengatakan datang untuk menunjukkan rasa terima kasih kepada Ahok-Djarot yang dinilainya telah membawa perubahan besar untuk Jakarta. “Sedih banget udah selesai. Terima kasi pak Ahok, pak Djarot,” ujar Amel.(TEM)

Masuk Ancol Gratis Batal

Gubernur DKI Djarot Syaiful Hidayat

Gubernur DKI Djarot Syaiful Hidayat


JURNAL123, JAKARTA.
Rencana masuk Ancol gratis mulai tanggal 14 Oktober mendatang dipastikan belum bisa diberlakukan. Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengatakan, pihak pengelola masih mengkaji secara mendalam dan merumuskan sistem yang akan dipakai jika penggratisan diberlakukan. “Dirut (PT) Pembangunan Jaya Ancol menyampaikan kemungkinam belum siap karena sistem harus kita buat,” kata Djarot di Jakarta, Jumat (13/10/2017).

Kendati demikian, Djarot memerintahkan, kebijakan masuk gratis ke salah satu ikon Ibu Kota itu tetap harus diuji coba. Mantan wali kota Blitar ini meminta, masuk Ancol gratis, misalnya diterapkan untuk penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP).

Menurutnya, sasaran awal yang bisa masuk Ancol gratis adalah warga tidak mampu. Alasan tersebut dijadikan dasar untuk menguji coba kebijakan itu bagi penerima KJP. Dia meminta, PT Pembangunan Jaya Ancol bekerjasama dengan Bank DKI untuk menerapkan hal tersebut.

Djarot menambahkan, kajian dan persiapan sistem harus dilakukan secara cepat. Ia berharap penerima KJP bisa masuk Ancol gratis dengan sistem tapping atau cashless. Namun, Djarot menyadari kebijakan masuk gratis sulit untuk diterapkan secara menyeluruh. “Kalau semuanya gratis masuk Ancol, dampaknya bisa kayak lautan manusia,” ujar dia.

Djarot sebelumnya melontarkan rencana menggratiskan tiket masuk ke Pantai Ancol mulai 14 Oktober. Penggratisan ini diimbangi dengan skema lain yakni pemberlakuan tarif parkir progresif. Selain itu, tarif diberlakukan untuk setiap yang akan masuk wahana-wahana permainan yang ada di sana.(JAK)

Gubernur Djarot Instruksikan Uji Coba Masuk Ancol Gratis Dilaksanakan

Gubernur DKI Djarot Syaiful Hidayat

Gubernur DKI Djarot Syaiful Hidayat (Foto jurnal123.com)

JURNAL123, JAKARTA.
Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat meminta Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol Paul Tehusijarana melakukan uji coba pembebasan akses masuk ke Pantai Ancol pada 14 Oktober 2017.

Meski akses pantai gratis, Djarot meminta pengunjung yang menggunakan kendaraan bermotor dikenakan tarif parkir progresif. “Tadi saya minta. Saya bilang dikaji betul kebijakan kami untuk membebaskan pengunjung Ancol,” katanya setelah memberikan pengarahan kepada jajaran direksi badan usaha milik daerah di Balai Kota Jakarta, Selasa, 3 Oktober 2017.

“Saya minta tanggal 14 Oktober itu uji coba dimulai. Gratis untuk orang yang masuk, tapi kendaraan kena tarif parkirnya progresif. Itu fair,” ujarnya. Dia meminta uji coba tersebut berlangsung selama enam bulan.

Selama uji coba, Djarot meminta pengelola Ancol membatasi jam akses masuk Pantai Ancol. Demi keamanan, pintu akses Pantai Ancol ditutup pukul 21.00. “Jadi pengunjung yang sudah di sana mulai jam 8 malam harus keluar,” ucapnya.

Menurut Djarot, pengelola Ancol tidak akan mengalami kerugian apabila akses Pantai Ancol digratiskan. Alasannya, dia tidak ingin melihat keuntungan dari uang yang didapatkan dari orang per orang, melainkan multiple effect atau efek jamaknya yang juga harus dihitung. “Misalnya, wisata kuliner dan Pasar Seni diprediksi akan lebih ramai,” tuturnya.

Agar tidak terjadi penambahan volume sampah di kawasan Ancol, Djarot meminta pengunjung yang masuk dan membawa kendaraan menyediakan kantong sampah. Pengunjung diminta ikut peduli terhadap kebersihan fasilitas publik.

“Sehingga sampah tidak dibuang ke mana-mana. Kadang-kadang kan malas ini, tempatnya jauh, tapi nanti itu dia punya kantong. Ini dididik betul,” katanya.

Djarot memberikan waktu selama dua pekan kepada pengelola untuk membebaskan biaya akses masuk ke Pantai Ancol bagi warga Jakarta. Dia meminta kepada pengelola Ancol mempelajari, mengkaji, dan melaporkan alternatif gagasan gratis masuk ke Ancol.

MENUNGGU KAJIAN

Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat belum memeriksa hasil kajian tentang rencana masuk ke Pantai Ancol gratis. Kajian itu masih dikerjakan PT Pembangunan Jaya Ancol sebagai pengelola kawasan wisata pantai tersebut. “Saya masih menunggu tanggal 14 (Oktober). Belum tahu kajiannya seperti apa,” kata Djarot di Balai Kota Jakarta, Rabu, 11 Oktober 2017.

Menurut Djarot, pemerintah daerah memiliki saham 72 persen di Taman Impian Jaya Ancol. Atas dominasi itu, kata dia, pemerintah ingin Pantai Ancol dapat diakses semua warga Jakarta secara gratis. Kebijakan ini pernah dicanangkan Bung Karno. “Makanya dari situ saya sampaikan, sekarang bisa enggak? Tolong dikaji,” ujarnya.

Jika tiket masuk ke Ancol gratis, menurut Djarot, pemasukan untuk pengelola dapat diambil dari tiket masuk ke wahana-wahana yang berada di sana dan parkir. “Misal, biaya parkirnya dikenakan progresif, jadi lebih mahal.”

Djarot berharap, setelah masuk ke Ancol gratis, sektor usaha lain dapat hidup di kawasan itu. Misalnya Pasar Seni dan kuliner. “Itu juga akan menambah retribusi Ancol,” ucapnya. Namun, dia menilai, pembebasan biaya masuk Pantai Ancol belum bisa langsung diterapkan karena harus dibahas dalam rapat pemegang saham.

Saat ini, untuk masuk pantai Ancol, setiap orang dikenakan biaya masuk Rp 25 ribu. Sedangkan untuk parkir mobil Rp 25 ribu dan sepeda motor Rp 15 ribu. Tarif itu dinilai sangat mahal dan tidak terjangkau warga miskin dan kelas bawah. Dengan alasan itu, sekelompok penduduk yang tergabung dalam Gerakan Warga Jakarta Utara menuntut pengelola mengizinkan warga Jakarta masuk ke Pantai Ancol secara gratis.(TEM)

WIKA Dan KAI Bangun Apartemen Murah di Stasiun Kereta

Ilustrasi Rumah Susun

Ilustrasi Rumah Susun


JURNAL123, JAKARTA.
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) bekerja sama dengan PT Kereta Api Indonesia (Persero) (KAI) mengembangkan kawasan berkonsep Transit Oriented Development(TOD) di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Senin (10/10/2017).

Prosesi dimulainya pembangunan TOD Stasiun Pasar Senen dihadiri oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuijono, Menteri BUMN Rini M. Soemarno, Direktur Utama KAI Edi Sukmoro dan Direktur Utama WIKA Bintang Perbowo.

“Hari ini kita datang untuk menyaksikan BUMN hadir untuk negeri. Bangun TOD ini bukan pertama kali bahkan sudah ke-3 kalinya,” ujar Basuki di Stasiun Pasar Senen.

Basuki berharap dengan adanya hunian TOD ini masyarakat dapat tinggal dengan nyaman di perkotaan.

Pasalnya, selama ini kondisinya adalah masyarakat yang mampu tinggal di kota dan terbebani biaya transportasi yang rendah. Sebaliknya, masyarakat kurang mampu justru tinggal jauh dari pusat kota dan harus menanggung biaya transportasi tinggi.

“TOD ini akan buktikan bahwa masyarakat menengah ke bawah juga bisa tinggal di tengah kota dengan transportasi publik yang memadai,” sebut Basuki.

Pada proyek TOD ini, Wika membangun sebanyak 480 unit rusun untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan 882 unit apartemen untuk masyarakat menengah ke bawah. Secara total, jumlah apartemen yang dibangun sebanyak 1.362 unit.

Selain itu, Wika juga membangun kawasan komersial yang berada di atas lahan seluas 8.560 meter persegi milik KAI.

Pengembangan kawasan dengan nilai investasi sekitar Rp 500 miliar tersebut akan berlangsung selama empat tahun dengan jangka waktu kerjasama usaha selama lima puluh tahun.

Direktur Utama WIKA Bintang Perbowo menuturkan, pembangunan kawasan berkonsep TOD di Pasar Senen merupakan upaya mendukung program pemerintah untuk membangun satu juta rumah.

“Ini adalah salah satu wujud komitmen WIKA dalam mendukung program pemerintah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan perumahan,” kata Bintang.

Ke depannya, Wika bersama KAI akan mendukung pemerintah dalam mewujudkan program satu juta rumah dengan membangun kawasan TOD di aset-aset tanah milik KAI yang terintegrasi dengan stasiun untuk memudahkan mobilitas warga.(KOM)

Inner City Sehatkan Penghuni Apartemen Dengan Senam Osteoporosis

Senam Pilates Massal Inner City Manajemen

Senam Pilates Massal Inner City Manajemen


JURNAL123, JAKARTA.
Mens sana in corpore sano, adalah sebuah kalimat dalam bahasa Latin yang artinya adalah “Jiwa yang sehat dalam tubuh yang sehat.” Maksudnya jika jiwa seseorang sehat, maka tubuhnya akan sehat juga. Begitu pula sebaliknya.

Untuk itulah inner City Management (ICM) menggelar berbagai jenis senam, mulai pilates, zumba hingga osteoporosis bagi warga berusia 40 tahun ke atas. Kegiatan senam diselenggarakan untuk ratusan ribu penghuni puluhan apartemen yang dikelolanya.

General Manager ICM, Adjit Lauhatta dalam keterangan pers yang diterima jurnal123.com di Jakarta, Jumat (6/10/2017), menyampaikan, pelaksanaan senam pilates sempat mendapatkan penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI).

“April lalu, program senam pilates yang kami lakukan mendapatkan penghargaan dari MURI dengan jumlah peserta 1.721 orang. Ke depan, program seperti ini akan terus kami kembangkan untuk menciptakan harmoni di setiap apartemen yang dikelola ICM,” kata Adjit.

Kegiatan senam dan berbagai olahraga itu melibatkan para penghuni di sekitar 40 apartemen yang dikelola ICM. Penghuni apartemen tidak harus merogoh kocek untuk mengikuti berbagai senam dan olahraga, karena pihak manajemen menyiapkan infrastruktur senam sesuai kebutuhan dari masing-masing kelompok penghuni.

“Kami percaya bahwa kegiatan seperti ini sangat penting dan dibutuhkan oleh penghuni apartemen. Apalagi di tengah kesibukan dan beban pekerjaan, olahraga dapat menjadi sarana untuk meraih kebugaran dan kegembiraan,” katanya.

Saat ini, ICM sudah memiliki 14 instruktur senam, baik pilates, zumba maupun osteoporosis. Seiring besarnya minat para penghuni, ICM berkomitmen untuk menambah jumlah instruktur di setiap apartemen yang dikelolanya.

Evie Song, pelatih senam osteoporosis mengungkapkan, peminat senam untuk usia 40 tahun ke atas ini mencapai ratusan orang. “Saat ini, kami sudah bikin senam osteo di lima apartemen yang dikelola ICM. Rata-rata satu apartemen pesertanya 100 orang,” katanya.

Kelima apartemen yang sudah menggelar program senam osteoporosis yaitu Mediterania Garden Residences 1 dan 2, Royal Mediterania Garden, Green Bay Pluit, dan Thamrin Residence. Termasuk juga menyusul akan dilaksanakan di Gading Nias Residences.

Frans, salah satu pemilik unit apartemen di Mediterania Residence, mengaku senang dengan adanya program senam osteoporosis. Selain menyehatkan, juga jadi ajang saling mengenal dan bersosialisasi dengan penghuni lainnya. “Setiap Selasa dan Jumat ada program senam ini,” katanya.

Yuli menyampaikan hal senada. Menurutnya, sebelum ada kegiatan ini, para penghuni sangat individual. Sekarang ia dapat mengenal penghuni unit lainnya. “kekeluargaan jalan, keluar unit saja sudah bisa menyapa orang,” ujarnya.

Adjit menambahkan, penghuni berusia 40 tahun ke atas, tidak melulu mengikuti senam osteoporosis, tetapi dapat mengikuti kegiatan senam lainnya, seperti pilates dan zumba. “Khusus untuk zumba, rencananya akhir tahun ini kami ingin memecahkan rekor MURI dengan peserta terbanyak,” katanya.(MEN/GAT)

Masuk Ancol Gratis, Mulai 14 Oktober

Logo Ancol

Logo Ancol


JURNAL123, JAKARTA.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menggratiskan biaya masuk Ancol. Kebijakan ini mulai berlaku 14 Oktober 2017.

Hal itu diungkapkan oleh Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat, usai bertemu Badan Usaha Milik Daerah PT. Jaya Ancol, di Balai Kota, Jakarta, Selasa, 3 Oktober 2017.

“Saya minta tanggal 14 Oktober (2017) uji coba dimulai, gratis untuk orang yang masuk,” kata Djarot.

Meski demikian, Djarot menyebut tarif parkir yang biasanya tetap, akan diubah menjadi progresif. Termasuk jika masuk ke wahana, juga harus membayar.

“Uji coba enam bulan,” ujar Djarot.

Djarot menilai, kebijakan gratis ini tidak akan merugikan pihak Ancol. Justru di sisi lain, kebijakan ini akan berdampak positif.

“Multiple efeknya itu yang dihitung. Misalnya, kuliner di sana akan laris, pasar seni akan hidup,” kata Djarot.(VIN)

Polisi Buru Penyebar Hoax Pertikaian Warga Bernuansa Sara

Kapolres Jakarta Timur Andri Wibowo

Kapolres Jakarta Timur Andri Wibowo


JURNAL123, JAKARTA.
Sejumlah gambar dan laporan yang bertebaran di media sosial maupun whatsapp membuat keresahan warga Jakarta.

Kapolres Jakarta Timur, Kombes Andri Wibowo, menegaskan bahwa pihaknya akan mencari penyebar informasi hoax.

Yaitu mengenai informasi terjadinya bentrokan di Jalan Dewi Sartika, Cawang, Kramat Jati Jakarta Timur.

“Informasi ini menyebabkan kericuhan. Mereka menyebarkannya tanpa ada landasan. Kami akan periksa semua yang menyebarkan informasi hoax ini,” tegas Andri, ketika dihubungi, Semin (2/10/2017).

Dirinya pun telah memerintahkan amggotanya untuk menangani masalah tersebut dengan serius.

Pasalnya, dengan adanya informasi itu juga membuat social panic atau keresahan di masyarakat.

“Ini menjadi penyulut kebencian antar kelompok. Karena informasi itu menyebutkan adanya bentrokan antara Ambon dengan warga Budhi Asih, lalu Ambon dengan FBR juga,” katanya.

Polres Jakarta Timur memastikan bahwa broadcast di media sosial (medsos) dan aplikasi pesan bahwa terjadi bentrokan di Cawang, Kramat Jati, Jakarta Timur adalah hoax.

Pihaknya telah mengecek ke wilayah tersebut dan sekitarnya untuk mengetahui informasi kebenarannya.

“Info itu hoax. Kami sudah turunkan anggota, kondisinya kondusif,” kata Kombes Andri Wibowo, Kapolres Jakarta Timur, ketika dihubungi, Senin (2/10/2017).

Hal senada dikatakan oleha Kapolsek Kramat Jati, Kompol Supoyo. Bahwa setelah informasi tersebar, pihaknya melakukan pengecekan.

“Tidak benar, saya sudah ngecek dari kabar itu beredar jam 10 tadi pagi. Saya sama anggota muter-muter dari Cawang, PGC Kramat Jati, Jalan Raya Bogot, sampai balik lagi ke Kramat Jati tidak ada kejadian itu,” tegasnya.

Bahkan, informasi itu juga sudah tersebar sejak dua hari lalu.

Pihaknya pun telah memanggil kelompok-kelompok yang diduga terkait dalam informasi tersebut.

“Dua hari sebelumnya juga beredar hal yang sama, malah tadi malam saya sudah panggil kelompok-kelompok terkait dari FBR, dan organisasi atau perkumpulan kesukuan di sana, kami kumpulin tanyakan kabar itu. Jadi saya garis bawahi kabar itu tidak benar,” ujarnya.

Seperti diketahui, beredar informasi yang bahwa telah terjadi bentrokan di Cawang. Bahkan terdapat juga foto-foto korban yang mengalami luka parah.

Seperti ini informasi yang beredar:

Kepada teman2.hindari.jalan raya bogor arah.cililitan..bentrokan mulai melebar ke arah ..uki cawang dan kramat jati…
Info yang melintasi jln cililitan hati hati “ ada perang antara F** sama A****

(TRI)

Sikapi Putusan Setya Novanto, Ribuan Mahasiswa Akan Demo

Gedung KPK

Gedung KPK

 

JURNAL123, JAKARTA.
Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) Syaeful Munjab menyatakan, mahasiswa dari berbagai kampus berencana menggelar aksi untuk menyikapi putusan praperadilan terhadap Ketua DPR Setya Novanto.

Selain itu, aksi tersebut juga untuk menyikapi perpanjangan masa kerja Pansus Hak Angket DPR terhadap KPK.

Rencananya, aksi tersebut akan digelar pada Kamis (5/10/2017) atau Jumat (6/10/2017).

“Pada hari Kamis atau Jumat, Insya Allah kami akan segera menurunkan massa,” kata Munjab di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Senin (2/10/2017).

Munjab yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Antikorupsi bertemu dengan pimpinan KPK. Aliansi itu terdiri dari mahasiswa Institut Teknologi Bandung, Universitas Padjajaran dan Universitas Pendidikan Indonesia.

Menurut Munjab, jumlah massa aksi yang akan terlibat diprediksi mencapai ribuan mahasiswa dari berbagai kampus di Tanah Air.

“Insya Allah ribuan, kita akan konsolidasikan ke banyak kampus, enggak hanya UI saja, tapi juga kampus-kampus se-Jabodetabek dan Indonesia,” ujar Munjab.

Untuk lokasi aksi, pihaknya masih menunggu perkembangan apakah akan melakukan di depan Gedung DPR RI atau di KPK.

Jika setelah aksi tersebut DPR masih melanjutkan kerja Pansus Angket KPK, mahasiswa akan menemui Presiden RI Joko Widodo.

Mereka akan mengingatkan Presiden terkait komitmen dalam pemberantasan korupsi.

“Kalau DPR sebagai lembaga perwakilan rakyat masih ngotot untuk lanjutkan proses pelemahan ini semua, kami akan meminta komitmen presiden terkait hal ini,” ujar Munjab.

Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Cepi Iskandar memutuskan tidak sah penetapan tersangka Novanto oleh KPK terkait kasus dugaan korupsi proyek e-KTP.

Dengan demikian, proses penyidikan terhadap Novanto harus dihentikan KPK.

KPK tengah mempertimbangkan untuk menerbitkan surat perintah penyidikan (sprindik) baru untuk menetapkan kembali Novanto sebagai tersangka.

Sampai saat ini, KPK terus membahas dan berdiskusi secara mendalam, sebelum menanggapi putusan praperadilan.

Sementara itu, masa kerja Pansus Hak Angket KPK diperpanjang. Alasannya, Pansus belum dapat bertemu dengan pimpinan KPK.
Kompas TV Ramai warganet mempertanyakan validitas alat bantu pernapasan dan kejanggalan di monitor jantung.(KOM)

Ini Alasan Tertunda Pengesahan APBD Perubahan DKI

Gubernur DKI Djarot Syaiful Hidayat

Gubernur DKI Djarot Syaiful Hidayat


JURNAL123, JAKARTA.
Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengungkapkan biaya perjalanan anggota DPRD DKI ke luar negeri naik fantastis. Angka kenaikan yang diminta dewan tidak sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 97/PMK.05/2010 tentang biaya perjalanan dinas ke luar negeri.

“Masa yang diminta tiga kali dari SK Menteri Keuangan! Tidak bisa, harus sama karena itu berlaku bagi ASN (aparatur sipil negara) dan non-ASN ya, masa mau dinaikin tiga kali dari nilai yang ada di SK Menteri Keuangan,” beber Djarot di Lapangan eks Parkir IRTI Monas, Jakarta Pusat, Senin 2 Oktober 2017.

Hal itu, kata Djarot, menjadi salah satu alasan pengesahan Peraturan Daerah (Perda) tentang APBD Perubahan DKI Jakarta 2017 tertunda. Semestinya, Perda sudah diparipurnakan pada Jumat, 29 September 2017. 

Djarot tak ingin meneken Peraturan Gubernur (Pergub) yang mengatur detail komponen kenaikan tunjangan dewan yang menjadi turunan dari Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 18 Tahun 2017 tentang Hak Keuangan dan Administrasi Pimpinan dan Anggota Dewan. Ada beberapa komponen yang dinilai kenaikannya fantastis.

Selain komponen biaya perjalanan ke luar negeri, Djarot juga menggarisbawahi soal biaya rapat dewan. Ketua DPRD DKI mendapat tunjangan sebanyak Rp3 juta untuk sekali rapat.

“Kemudian maksimal sehari tiga kali rapat, saya enggak mau, untuk pimpinan Rp3 juta, wakil Rp2 juta, anggota Rp500 ribu, coba dikaliin, enggak bisa gitu ya,” tegas Djarot.

Mantan Wali Kota Blitar itu ingin Pergub yang mengatur soal detail kenaikan tunjangan dewan disempurnakan dulu sebelum masuk dalam APBD-P 2017. Hal itu dilakukan supaya tak menimbulkam masalah ke depannya.

“Banyak sekali beberapa komponen yang tidak sesuai dan tidak rasional. Serta berpotensi melanggar aturan, ini yang saya enggak mau,” tukas dia.(MET)