Category Archives: Metropolitan

Dirjen Dukcapil Kemendagri Datangi Bareskrim Terkait Temuan e-KTP Dalam Karung

Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri Hadi Prabowo, Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil Kemendagri Zudan Arif Fakhrullah, dan Deputi Bidang Monitoring, Evaluasi, dan Pengembangan Sistem Informasi Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Sarah Sadiqah di kantor Kemendagri, Jakarta, 14 November 2017. TEMPO/Putri.

Jurnal123.com – Direktoral Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri melakukan audiensi bersama Kepala Badan Reserse Kriminal Polri terkait konvigurasi e-KTP, termasuk kasus penemuan e-KTP dalam karung beberapa waktu lalu di Jakarta Timur.

“Hari ini kami ada agenda bersama Bareskrim membahas semua konvigurasi e-KTP,” kata Dirjen Kependudukan dan Pencatatat Sipil Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh saat ditemui di kantor Bareskrim Polri, Senin, 10 Desember 2018.

Zudan enggan menjelaskan lebih lanjut terkait pembahasan tersebut. Namun dalam rilis dari Kepala Pusat Penerangan Kemendagri, agenda ini juga akan membicarakan terkait penemuan e-KTP di Jakarta Timur.

“Nanti ya setelah rapat apa hasilnya, baru disampaikan,” ujar Zudan.

Sekarung e-KTP sebelumnya ditemukan tergeletak di sebuah lapangan di Duren Sawit pada Sabtu, 8 Desember 2018. Karung berisi e-KTP itu ditemukan oleh anak-anak yang sedang bermain di lapangan. Isinya sebanyak 1.706 lembar e-KTP.

Kepala Polsek Duren Sawit Komisaris Parlindungan Sutasuhut mengatakan seluruh e-KTP itu masih dalam keadaan utuh dan diduga asli. “Dugaan kami, itu e-KTP bekas warga yang mau buat baru,” ujarnya beberapa waktu lalu.(TEM)

Massa Reuni Aksi 212 Serukan Prabowo Subianto Presiden 2019

Capres 02 Prabowo Subianto Berpidato Ditengah Massa Reuni 212 Monas

Jurnal123.com – Nama calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto berulang kali diteriakkan massa aksi reuni 212. Sejumlah massa yang berada di kawasan Monas, Jakarta, menyerukan nama Prabowo sebagai presiden di tahun 2019.

Awalnya beberapa kelompok massa aksi menyanyikan lagu Indonesia Raya. Koordinator aksi kemudian memekikkan takbir yang diikuti oleh massa yang hadir. Ia lalu menyerukan nama Prabowo.

“Prabowo!” seru koordinator aksi.

“Presiden!” jawab massa dengan suara lantang.

Acara reuni akbar 212 sendiri telah dimulai sejak pukul 03.00 WIB pagi tadi dengan salat tahajud bersama, lalu dilanjutkan dengan salat subuh berjamaah dan zikir di Monas. Ribuan massa masih terus berdatangan hingga pukul 06.00 WIB pagi. Beberapa di antaranya berjalan kaki dari arah Cikini, bundaran patung kuda, dan Jalan Kebon Sirih.

Gubernur DKI Anies Baswedan (Berpeci hitam)


Jalan menuju arah Monas pun telah ditutup lantaran digunakan untuk parkir kendaraan massa yang mengikuti reuni 212. Sepanjang Jalan Medan Merdeka Selatan dari arah pintu masuk Ikatan Restoran dan Taman Indonesia (IRTI) juga telah dipenuhi untuk parkir mobil.

Massa mulai berjalan masuk ke area Monas. Mereka datang dengan membawa atribut bertuliskan kalimat tauhid. Adapun sejumlah ruas jalan menuju Monas memang telah ditutup sejak tadi. Di antaranya arus lalu lintas dari arah Cikini yang akan lurus menuju Jalan M Ridwan Rais, dialihkan belok kanan menuju arah Kwitang.

Kemudian lalu lintas dari Jalan Abdul Muis yang akan belok kiri atau kanan menuju Jalan Budi Kemuliaan, dialihkan lurus menuju arah Harmoni.

Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto memenuhi undangan sebagai tamu kehormatan Reuni 212. Dia tiba di kawasan Monumen Nasional, Jakarta, sekitar pukul 07.40 WIB.

Prabowo hadir mengenakan baju koko putih dan kacamata hitam. Dia juga memakai kopiah hitam.

Prabowo disambut oleh massa saat berjalan menuju area VIP. Meski pihak keamanan sudah membuat barisan, tetap saja, massa mencoba mengulur tangan kepada Prabowo untuk menyalaminya.

“Prabowo! Allahuakbar!” Pekik massa bersahut-sahutan.

Prabowo nampak berkali kali tersenyum kepada massa yang menyambutnya di sebelah kiri dan kanan. Dia berjalan dengan cepat menuju tenda VIP dituntun oleh ajudannya.

Prabowo tiba di lokasi ditemani Wakil Ketua partai Gerindra Fadli Zon dan Fahri Hamzah. Mereka berjalan di belakang Prabowo dan juga langsung masuk ke area VIP.

Kecuali Demokrat, Parpol Pengusung Prabowo Hadir di Reuni 212

Sejumlah petinggi partai politik pengusung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menghadiri Reuni 212 di kawasan Monumen Nasional, Jakarta, Minggu (2/12). Mereka yang hadir merupakan pejabat teras parpol masing-masing.

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan hadir bersama Sekjen Eddy Soeparno. Mereka tiba sejak Minggu dini hari.

“Assalamualaikum,” sapa Zulhas sebelum masuk ke area VIP. Saat pagi masih gelap pula, tiba Wakil Ketua Dewan Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid. Dia datang ditemani sekjen PKS Mustafa kamal. Mereka langsung memasuki tenda VIP yang berada di belakang panggung utama.

Amin Rais

Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais juga nampak hadir. Dia sudah berada di area VIP sejak pukul 04.00 WIB.

Saat matahari mulai naik dan terik terasa di kulit, calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto tiba di lokasi Reuni 212. Dia memenuhi undangan sebagai tamu kehormatan dalam acara.
Prabowo langsung berjalan menuju tenda VIP dengan pengawalan. Massa menyambut dengan teriakan-teriakan. Mereka juga mengulurkan tangan kepada Prabowo agar dijabat. Namun, Prabowo terus berjalan dituntun pengawalnya.

“Prabowo! Allahuakbar!” Pekik massa bersahut-sahutan kepada Prabowo.

Prabowo tiba didampingi Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon dan politikus Gerindra Ahmad Dhani. Wakil ketua DPR Fahri Hamzah juga nampak hadir. Mereka, seperti Prabowo, langsung berjalan ke tenda VIP di belakang panggung utama.

Belum ada pengurus DPP Partai Demokrat yang datang dan menuju tenda VIP. Demokrat termasuk parpol pemgusung Prabowo-Sandiaga dalam Pilpres 2019.

Sebelumnya, Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief menyatakan pihaknya tidak melarang kader untuk menghadiri Reuni 212.

“Saya ditanya wartawan apakah Partai Demokrat mendukung Reuni 212 di Monas. Saya menjawab bahwa Partai Demokrat tidak melarang untuk hadir,” tutur Andi melalui akun twitternya, Sabtu (1/12).

Selain petinggi parpol dan lembaga negara, nampak pula Buni Yani menghadiri Reuni 212. Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Adhyaksa Dault juga hadir dalam acara.(DEN/CIN)

Akibat Menunggak Pajak Hingga 1,9 M, TMII Bakal Dilapor Ke KPK

Jurnal123.com – Akibat menunggak hingga miliaran rupiah. Pihak pemerintah berencana melaporkan ke instansi pemberantasan korupsi.

Pemerintah Kota Jakarta Timur akan melaporkan pihak Taman Mini Indonesia Indah (TMII) ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) jika hingga Desember 2018 manajemen TMII tak melunasi utang pajaknya.

Pada Oktober 2018, Pemkot Jaktim telah memasang plang tunggakan pajak di beberapa wahana di TMII. Hingga kini, tunggakan tersebut tak kunjung dilunasi.

“Iya akan kita lapor ke KPK. Karena apabila wajib pajak sudah diberikan, satu imbauan kemudian peringatan, penagihan paksa, sesuai ketentuan kita akan melibatkan seluruh aparatur penegak termasuk KPK,” ujar Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat Jakarta Timur Ari Sonjaya di kantor Walikota Jakarta Timur, Pulogebang, Kamis (29/11/2018).

Saat ini, pemkot terus melakukan koordinasi dengan pihak TMII untuk memastikan tunggakan tersebut segera dibayar sebelum lewat tenggat waktu.

“Kita sudah melakukan koordinasi baik informal lewat lurah dan camat mereka secara lisan menyampaikan mereka (TMII) sedang menghitung seluruh akuntansi keuangan tersebut,” kata dia.

Meski dibawahi langsung oleh Kementerian Sekretariat Negara (Setneg) namu terkait tunggakan pajak tersebut harus dilunasi sendiri oleh pihak TMII.

Hal ini lantaran Kemensetneg hanyalah pihak penanggung jawab sementara untuk pengelolaan dilakukan oleh manajemen TMII sendiri.

“Itu kan hanya penanggung jawab tapi kalau pajak itu lgsung ke pihak ketiga. Setneg itu hanya penanggung jawab kepemilikan dalam hal ini Setneg pun tidak bisa mengintervensi. Karena yang sudah mengoperasionalkan dikenakan ke manajemen pihak ketiga,” ujar Ari.

Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dipasangi plang penunggak pajak oleh Pemerintah Kota Jakarta Timur, Rabu (24/10/2018).

Berdasarkan data yang didapatkan dari Suku Badan Pajak dan Retribusi Daerah Jakarta Timur, tunggakan pajak beberapa wahana di TMII sebesar Rp 1,9 miliar.

Rinciannya, tunggakan pajak Snowbay Rp 871 juta, Teater Imax Keong Mas Rp 386 juta, Taman Aquarium Air Tawar menunggak Rp 360 juta.

Skylift kereta gantung menunggak Rp 168 juta, Desa Wisata Rp 74 juta, dan Sasono Langgeng Budoyo Rp 79 juta.(KOM)

Kapolda Metro Lantik Kombes Roycke Langie Menjadi Direskrimum

Kombes Pol Roycke Harry Langie Menjabat Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya


Jurnal123.com – Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Idham Azis, melantik dua pejabat yakni Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya dan Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya, di Gedung Promoter Polda Metro Jaya, hari ini.

“Telah dilaksanakan upacara serah terima jabatan Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya dan Dansat Brimob Polda Metro Jaya yang dipimpin bapak Kapolda Metro,” ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono, Rabu (28/11).
Dikatakan, Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) yang sebelumnya dijabat Komisaris Besar Polisi Nico Afinta diserahterimakan kepada Komisaris Besar Polisi (Kombes) Roycke Harry Langie. Nico sendiri mendapat promosi jabatan sebagai Karo Binopsnal Bareskrim Polri.

“Sementara, jabatan Dansat Brimob Polda Metro Jaya diserahterimakan dari Kombes Pol Edi Mardianto kepada Kombes Pol Ramdani Hidayat,” ungkapnya.

Menurutnya, serah terima jabatan dilaksanakan berdasarkan keputusan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor: KEP/1730/XI/2018, tanggal 9 November 2018 dan KEP/1797/XI/2018, tanggal 17 November 2018, tentang Pemberhentian Dari dan Pengangkatan dalam Jabatan di Lingkungan Polri.(BES)

Sita Uang Dolar Singapura KPK OTT Hakim Dan Panitera PN Jakarta Selatan

Ketua KPK Agus Rahardjo

Jurnal123.com – Tim penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap hakim dan panitera Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel). Dalam operasi senyap itu, tim mengamankan uang senilai ratusan juta rupiah dalam mata uang dolar Singapura.

“Barang bukti yang disita uang tunai valas Singapura dolar setara ratusan juta rupiah,” kata seorang sumber di KPK, Rabu (28/11).

Dikonfirmasi terpisah, Ketua KPK Agus Rahardjo membenarkan OTT terhadap hakim dan panitera PN Jaksel. Agus menyatakan pihaknya sejauh ini telah menangkap enam orang sejak semalam sampai dini hari tadi.

“Benar ada giat tadi malam sampai dini hari, di Jakarta. Sudah diamankan enam orang,” kata Agus.

Agus mengatakan OTT terhadap enam orang itu terkait penanganan perkara perdata di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Namun, Agus belum mau merinci nama-nama pihak yang ikut terciduk dalam OTT kali ini.

“Terkait dengan penanganan perkara perdata di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan,” ujarnya.

KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status dari pihak-pihak yang diamankan tersebut. Saat ini para pihak yang diamankan telah berada di Gedung KPK, untuk menjalani pemeriksaan awal.(CIN)

Polri Tegaskan Acara Reuni Alumni 212 Tak Kerahkan Massa Yang Besar

Kasih Humas Polri, Brigjend Pol Muhammad Iqbal usai sertijab di Mako Brimob, Rabu(14/11)2018 mengatakan Polri TegaskanAcara Reuni Alumni 212 Tak Kerahkan Massa Yang Besar. ( Vecky Ngelo)


Jurnal123.com- Terkait dengan adanya rencana pelaksanaan reuni alumni 212 diharapkan kegiatan ini dibicarakan terlebih dahulu dengan aparat hukum. Diharapkan dalam kebakaran itu tidak melibatkan sejumlah massa yang besar.

Kepala Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Mohammad Iqbal ditemui usai sertijab di Mako Brimob Rabu (14/11)2018 mengatakan mengenai rencana pelaksanaan reuni alumni 212 untuk membicarakan terlebih dahulu kepada aparat keamanan. Hal itu dikatakan Iqbal saat ditanyakan soal aksi reuni alumni 212 yang akan diikuti dengan sejumlah massa.“Kami mengimbau semua panitia pelaksana (reuni alumni 212) untuk duduk bareng dulu membicarakan bagaimana aksi unjuk rasa. Bukan hanya rencana 212, semua rencana semuanya dilihat dulu ada untung ruginya,” ujarnya.

Selanjutnya, Iqbal menegaskan semua elemen masyarakat dapat menyampaikan aspirasi dan dijamin oleh konstitusi. Namun, ia meminta kegiatan itu tak dilakukan dengan massa besar yang berpotensi mengganggu keamanan. “Tidak harus dalam jumlah banyak, karena akan cenderung setidaknya ada gangguan keamanan. Ada gangguan kemacetan dan lain-lain,” tegasnya.

Ditempat terpisah, Ketua Umum Persaudaraan Alumni 212 (PA 212) Slamet Ma’arif sebelumnya mengatakan, pihaknya sedang mempersiapkan acara Reuni 212, yang rencananya diselenggarakan di Monas, Jakarta Pusat.

Slamet menuturkan, massa yang akan hadir juga sudah menyiapkan diri untuk datang ke acara tersebut.

“Sedang dipersiapkan untuk 212. Insya Allah tak beda jauh dengan 212 tahun 2016. Dari berbagi provinsi sudah siap, sudah ada yang sewa beberapa gerbong kereta, sudah beli tiket pesawat,” ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polhukam), Jakarta Pusat, Jumat (9/11/2018).( Vecky Ngelo)

Akibat Menunggak Pajak Wahana di TMII Dipasangi Plang

Wahana di TMII Yang Dipasangi Plang Penunggak Pajak

Jurnal123.com – Pemerintah Kota Jakarta Timur memasang plang dan spanduk tunggakan dan utang pajak daerah di beberapa tempat yang menunggak pajak, seperti di Apartemen Titanium Pasar Rebo dan tiga titik di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), yakni Snowbay, Skylift kereta gantung, dan Desa Wisata.

Wali Kota Jakarta Timur Muhamad Anwar mengatakan, ada 150 tempat yang dipasangi plang tunggakan pajak dengan nilai hingga Rp 43 miliar.

“Ada 150 titik dengan nilai (total tunggakan pajak) Rp 43 miliar di Titanium Apartemen, Taman Mini Cipayung, mungkin lusa di wilayah lain. Supaya mereka jera untuk membayar,” kata Anwar, di Jakarta Timur, Rabu (24/10/2018).

Saat ini, penerimaan pajak di Jakarta Timur baru mencapai Rp 933,7 miliar dari target Rp 1,064 triliun.

Dengan demikian, penerimaan pajak tercapai 93,37 persen dan masih terdapat kekurangan Rp 66 miliar.

“Kami berharap di bulan Desember sudah terlaksana semuanya. Kami baru tercapai Rp 933 miliar,” ujar dia.

Ia menambahkan, pemasangan tanda tunggakan juga akan dilakukan secara bertahap di 10 kecamatan di Jakarta Timur.

Pengelola TMII Kecewa Tindakan Pemda

Manager Budaya dan Informasi Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Dwi Windiarto mengaku kecewa atas pemasangan plang dan spanduk tunggakan pajak daerah di Snowbay, Skylift kereta gantung, dan Desa Wisata.

Dwi mengatakan, pihaknya sedang bernegosiasi dengan pemerintah terkait tunggakan pajak tersebut.

“Jadi sejujurnya saat ini masih dalam proses negosiasi antar pemerintah pusat, DKI Jakarta serta wilayah Jakarta Timur. Ini kan semua melalui proses dan negosiasi, tetapi belum selesai (negosiasi) sudah dipasang (plangnya),” kata Dwi, di Jakarta Timur, Rabu (24/10/2018).

Manager Budaya dan Informasi Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Dwi Windiarto

Namun, Dwi memastikan pihaknya segera menyelesaikan pembayaran tunggakan pajak tersebut.

Apalagi TMII adalah salah satu aset negara di bawah pengelolan Sekretariat Negara.

“Jadi Setneg dan pemerintah DKI masih dalam tahap negosiasi, dan TMII juga tidak mungkin tidak membayar pajak, pasti akan bayar pajak. Tak sampai bulan Desember (akan dibayar),” ucapnya.

Windiarto saat dikonfirmasi mengenai pemasangan plang penunggakan pajak oleh Pemkot Jaktim, Rabu (24/10/2018)
Dwi mengaku belum dapat menjelaskan berapa total tunggakan pajak di tiga titik di TMII.

Namun, lanjut dia, tunggakan pajak Snowbay diperkirakan mencapai Rp 800 juta.

“Oleh Pemerintah Kota Jakarta Timur ada beberapa objek yang harus diselesaikan pajaknya, tetapi akan kami urus dan selesaikan dengan baik. Jadi kami pasti akan selesaikan,” kata Dwi.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Jakarta Timur memasang plang dan spanduk tunggakan pajak daerah di beberapa tempat yang menunggak pajak.

Wali Kota Jakarta Timur Muhamad Anwar mengatakan, ada 150 tempat yang dipasangi plang tunggakan pajak dengan nilai hingga Rp 43 miliar.(KOM)

Konfrontasi Pemkot Bekasi Dan Pemprov DKI Soal Sampah Berakhir

Jurnal123.com – Pertemuan antara Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi dan Gubernur DKI Jakatta, Anies Baswedan di Balai Kota DKI Jakarta menghasilkan sejumlah kesimpulan.

Seperti diketahui, sekira dua hari belakangan, terjadi singgungan antara Pemprov DKI Jakarta dan Pemkot Bekasi terutama menyangkut soal sampah dan juga dana hibah dari Pemprov DKI kepada Pemkot Bekasi.

Setelah pertemuan itu, Anies menyebut miskomunikasi antara Pemprov DKI dan Pemkot Bekasi sudah selesai, dan padai Kamis (25/10/2018) nanti, akan dilakukan pembahasan di antara keduanya terkait hal-hal mendetail dalam pertemuan hari ini.

“Insyaallah kami akan memikirkan ini sebagai satu kesatuan, karena kita bekerja dalam kerangka Indonesia, hanya ada pembagian wilayah administratif yang membuat kita dibagi-bagi tugasnya,” ujar Anies di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (22/10/2018).

Sebagai ibu kota yang berdekatan dengan Bekasi, Anies ingin agar seluruh wilayah di sekitar DKI Jakarta merasakan pelayanan yang sama dari Jakarta dan dari pemerintah.

Selain itu, dilanjutkan Anies, pada awal November, dirinya dan jajaran Pemprov DKI akan gantian melakukan kunjungan ke Kota Bekasi.

“Nanti insyaallah kita perkuat terus silaturahmi, istilah kami bukan hanya kerja sama, tapi persaudaraan antara kita semua,” kata Eks Mendikbud tersebut.

Wali Kota Bekasi Akui Adanya Miskomunikasi

Sementara itu, Pepen, sapaan akrab Rahmat Effendi, mengakui beberapa hari ini terjadi antara Pemkot Bekasi dan Pemprov DKI.

“Namun, ternyata hari ini tidak ada yang berubah dari kebijakan DKI berkenaan dengan hubungan kedaerahan, kemitraan yang dibangun, dan juga tanggung jawab terhadap pengelolaan TPST Bantargebang,” kata Pepen.

Setelah mendengar langsung pemaparan dari Anies, Pepen optimistis kerja sama antara keduanya terus dibangun.

“Dan ternyata dua hari yang lalu Pak Gubernur menguhubungi, cuma tidak ditindaklanjuti, pas tadi dicek-cek, oh ini nomornya Gubernur, alhamdulillah saya dapat juga nomornya,” kata pejabat 54 tahun itu.

Dirinya pun berharap permasalahan yang belakangan muncul di publik tidak lagi diputar-putar.

“Sehingga dua daerah ini seolah-olah ada sesuatu yang luar biasa dan pada akhirnya merugikan kita semua,” pungkasnya.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Perhubungan sempat merazia sejumlah truk sampah milik DKI Jakarta.

Puluhan truk sampah yang hendak menuju Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang sempat tertahan di sepanjang Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kota Bekasi.

Razia itu diduga sebagai sikap tegas Pemkot Bekasi perihal dana hibah kemitraan yang tak kunjung Pemprov DKI cairkan untuk 2018.

Di sisi lain, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, proposal dana senilai Rp2,09 triliun yang diajukan Pemerintah Kota Bekasi kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak berkaitan dengan masalah penanganan sampah di TPST Bantargebang yang menjadi kewajiban Pemprov DKI Jakarta.

TPST (Tempat Pengelolalan Sampah Terpadu) Bantargebang merupakan milik DKI Jakarta tetapi berada di wilayah Kota Bekasi.(TRI)

Inilah Mutasi Di Polda Metro Jaya

Kabid Humas Polda Metro Kombes RP Argo Yuwono

Jurnal123.com – Proses rotasi ditubuh Polri merupakan hal rutin yang sering terjadi. Demikan pula yang dialami sejumlah polda kali ini.

Sejumlah pejabat Polri dimutasi lewat beberapa Surat Telegram Kapolri tertanggal 14 Oktober 2018. Di wilayah Polda Metro Jaya, ada beberapa pejabat yang dimutasi.

Salah satunya Kapolres Kepulauan Seribu AKBP Victor Siagian. Ia dimutasi jadi Kasubagopsnal Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri.

Sebelum dimutasi, 20 tahanan Polres Kepulauan Seribu kabur.

Sebanyak empat di antaranya masih dalam pengejaran. Namun, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono membantah Victor dipindah karena masalah itu.

“Untuk penyegaran organisasi,” kata Argo ketika dikonfirmasi.

Posisi Victor digantikan AKBP Jefri Ronald Parulian Siagian yang sebelumnya menjabat Kabagops Polres Metro Jakarta Pusat.

Selain itu, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara AKBP Ferdiansyah diangkat menjadi Kapolres Bondowoso Polda Jawa Timur.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Stefanus Michael Tamuntuan diangkat menjadi Kapolres Bitung Polda Sulawesi Utara.

Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat AKBP Erick Frendriz diangkat menjadi Kapolres Barito Timur Polda Kalteng.

Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Aris Supriyono diangkat menjadi Kapolres Brebes Polda Jawa Tengah.

Kapolsek Metro Setiabudi AKBP Irwa Zaini Adib diangkat menjadi Kapolres Tapanuli Selatan Polda Sumut.

Wakapolres Metro Jaksel AKBP Budi Sartono diangkat menjadi Diresnarkoba Polda Sulawesi Barat. Posisinya yang lama digantikan AKBP Agus Setyawan Heru Purnomo yang sebelumnya menjabat Kapolres Pemalang Polda Jateng.

Wakapolres Metro Bekasi Kota AKBP Wijonarko juga dipindah menjadi Diresnarkoba Polda Kalteng.

Ia digantikan AKBP Eka Mulyana yang sebelumnya Kapolres Lampung Utara Polda Lampung.

Dalam telegram yang ditandatangani Asisten SDM Kapolri Irjen Eko Indra Heri disebutkan para perwira menengah ini diberikan waktu 14 hari untuk menyesuaikan dengan posisi barunya.(KOM)

Aturan Ganjil Genap Diperpanjang Hingga Akhir Desember 2018

Jurnal123.com – Plt Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Sigit Wijatmoko mengatakan bahwa kebijakan uji coba perluasan Ganjil Genap setelah Asian para Games 2018 akan diteruskan.

Namun, hanya dibeberapa kawasan saja yang dinilai sebagai titik kemacetan di DKI Jakarta.

Jam pemberlakuan Ganjil Genap pun tidak lagi 15 jam penuh seperti saat Asian Games dan Asian Para Games.

Kini, kebijakan diberlakukan pada dua sesi yakni pukul 06.00 – 10.00 WIB dan 16.00 – 20.00 WIB.

“Senin diteruskan dengan perubahan pada waktu pemberlakuan dan ruas jalan yang diterapkan kebijakan Ganjil Genap,” ujar Sigit saat dihubungi Warta Kota, Sabtu (13/10/2018).

Ujicoba kebijakan dilaksanakan selama 2.5 bulan mulai 15 Oktober sampai 31 Desember 2018 mendatang.

Namun tidak berlaku pada hari Sabtu, Minggu maupun hari libur nasional sebagaimana yang telah ditetapkan Presiden Republik Indonesia Jokowidodo.

“Pembatasan lalu lintas tidak berlaku pada hari Sabtu, hari Minggu dan hari libur Nasional yang ditetapkan dengan keputusan Presiden,” kata Sigit.

Berikut ruas jalan yang akan diberlakukan Ganjil Genap mulai Senin besok;

1. Jalan Medan Merdeka Barat.

2. Jalan MH Thamrin.

3. Jalan Jendral Sudirman.

4. Sebagian Jalan Jendral S Parman (mulai dari Jalan Simpang Tomang Raya sampai Jalan simpang KS Tubun).

5. Jalan Gatot Subroto.

6. Jalan HR Rasuna Said.

7. Jalan Jendral MT Haryono.

8. Jalan Jendral DI Panjaitan.

9. Jalan Jendral Ahmad Yani.

Sigit mengingatkan bahwa kebijakan ini tidak berlaku pada persimpangan terdekat sampai dengan pintu masuk tol dan sebaliknya pintu keluar tol sampai persimpangan terdekat.(TRI)