Category Archives: Internasional

Ratusan iPhone X Hilang di Apple Store AS

images(48)

Ilustrasi iPhone X

JURNAL123, SAN FRANSISCO.
Baru mulai dijual kemarin, 3 November 2017, sudah ada kasus pencurian terhadap iPhone X.

Kasus ini terjadi di sebuah Apple Store San Francisco, Amerika Serikat. Parahnya, nilai iPhone X yang dicuri mencapai US$ 370 ribu atau sekitar Rp 5 miliar.

Sebagaimana dikutip CNET, Minggu (5/11/2017), kejadian ini diketahui berawal dari adanya sebuah truk jasa ekspedisi UPS yang mengirimkan iPhone X ke Apple Store tersebut.

Ketika truk itu masih ada di area parkir, tiga orang lelaki bertudung yang mengendarai sebuah mobil van menerobos masuk ke truk UPS tersebut. Akibatnya, 313 iPhone X pun raib dibawa si pencuri.

Seorang saksi mata mengatakan, ketiga pelaku tampak menurunkan boks dari truk UPS tersebut dan memindahkannya ke van mereka. Saksi tersebut juga sempat memotret hal aneh itu.

Baik polisi maupun pihak UPS masih melakukan proses investigasi terkait masalah ini.

Hingga kini, belum diketahui siapa di balik aksi pencurian terhadap produk iPhone yang baru dijual itu. Sekadar diketahui, iPhone X dibanderol mulai dari US$ 999 (sekitar Rp 13,5 juta).

Kendati begitu, masing-masing iPhone dilengkapi dengan katalog dengan deskripsi serial number.

Walaupun jumlah yang dicuri sangat banyak, para pembeli iPhone X yang sudah melakukan pre-order dan hendak mengambil pesanannya di Apple Store San Francisco tetap mendapatkan iPhone X yang dipesannya.

Pencurian iPhone bukanlah hal yang baru, perusahaan pun membekali iPhone dengan fitur keamanan “Find My iPhone”. Fitur ini bisa mengunci perangkat dari jarak jauh ketika iPhone tersebut dicuri dari tangan pemiliknya.

Namun demikian, fitur Find My iPhone baru bisa digunakan setelah pemiliknya mengaktifkan layanan tersebut. Oleh karenanya, tidak diketahui bagaimana nasib iPhone X yang dicuri itu.

Sampai saat ini belum ada keterangan apakah perusahaan akan menonaktifkan perangkat atau mengambil tindakan lain.

iPhone X diketahui merupakan produk spesial karena hadir sebagai perangkat yang menandai 10 tahun perjalanan iPhone. Desain dan fiturnya yang baru membuat Apple menganggap iPhone X adalah smartphone masa depan.

Selain itu iPhone X mungkin jadi perangkat terbaik yang pernah dijual Apple. Angka pre-order iPhone X pun disebut-sebut 25 persen lebih tinggi dibandingkan angka pre-order iPhone 6.

Sekadar diketahui, iPhone 6 menjadi smartphone Apple yang paling laris saat pre-order sebelum hadirnya iPhone X.

Masa pre-order iPhone X sebelumnya dimulai sejak 27 Oktober dan mulai tersedia pada 3 November. Kabarnya, dalam beberapa menit iPhone X sudah ludes terjual selama masa pre-order.(LIP)

Komite Anti Korupsi Arab Saudi Tangkap Sejumlah Pangeran Dan Menteri

 Komisi Anti Korupsi yang dipimpin Putra Mahkota Kerajaan Arab, Mohammed bin Salman menangkap sebelas putri dan puluhan pejabat yang terlibat korupsi (dok. REUTERS/Charles Platiau)


Komisi Anti Korupsi yang dipimpin Putra Mahkota Kerajaan Arab, Mohammed bin Salman menangkap sebelas putri dan puluhan pejabat yang terlibat korupsi (dok. REUTERS/Charles Platiau)


JURNAL123, JEDDAH.
Komite Anti Korupsi Arab Saudi menangkap sebelas pangeran, empat menteri yang tengah menjabat, dan puluhan mantan menteri. Penangkapan ini dilakukan pada Sabtu (4/11/2017) sore seperti disebutkan sumber anonim dari Al Arabiya.

Komite ini mengumumkan hal tersebut setelah membuka file mengenai banjir Jeddah pada 2009 dan menginvestigasi isu tentang virus korona (MERS – Middle East Respiratory Syndrome).

Komite yang dikepalai oleh Putra Mahkota dengan anggota Ketua Komisi Pemantauan dan Investigasi, Ketua Otorita Anti Korupsi Nasional, Kepala Biro Audit Umum, Jaksa Agung, dan Kepala Keamanan Negara.

Berdasarkan dekrit kerajaan yang dikeluarkan oleh Raja Salman, komite ini punya hak untuk melakukan investigasi, menangkap, mengeluarkan larangan perjalanan, membekukan akun dan portofolio, melacak dana dan aset dari tiap individu yang terlibat dalam kasus korupsi.

Komite anti korupsi yang baru ini didirikan oleh Putra Mahkota Kerajaan Arab, Mohammed bin Salman. Pria yang populer disebut MBS ini adalah millenial pertama yang memimpin kerajaan Saudi, demikian disebutkan The Telegraph.

Pria 32 tahun itu, sudah dianggap sebagai penguasa de facto sebelum dilakukannya serah terima kekuasaan resmi dari ayahnya, Raja Salman, yang kini berusia 81 tahun. Ia telah mengendalikan lini utama pemerintah, mulai dari pertahanan hingga ekonomi.(CNN)

Tragis, Model Rusia Tewas Setelah ‘Fashion Show’

Vlada Dzyuba (14 Tahun)

Vlada Dzyuba (14 Tahun)


JURNAL123, SHANGHAI.
Model asal Rusia berusia 14 tahun, bernama Vlada Dzyuba mengalami koma setelah 13 jam melakukan fashion show di Shanghai China pada Rabu, 18 Oktober 2017. Dia dilarikan ke rumah sakit dan meninggal dua hari kemudian, Jumat, 20 Oktober 2017.

Berdasarkan laporan The Siberian Times, seperti dilansir dari Teen Vogue, Senin, 30 Oktober 2017, model remaja itu telah ditugaskan ke China selama tiga bulan, di mana jam kerjanya hanya tiga jam dalam sepekan. Namun kenyataannya tidak sesuai dengan kontrak modeling yang ditekennya. Dia bekerja dengan waktu lebih panjang.

“Tak ada yang memperkirakan itu menyebabkan konsekuensi tersebut. Kami sekarang menuai apa yang telah kami tabur,” kata Elvira Zaitseva, pemimpin Perm, agensi model Vlada.

Penyebab kematian Vlada diduga karena maningitis dan kelelahan bekerja. Beberapa saat sebelum melakukan fashion show di mana akhirnya dia pingsan, suhu badan remaja cantik itu sudah tinggi. Namun, dia takut ke rumah sakit lantaran tidak memiliki asuransi kesehatan.

“Dia menelponku dan mengatakan, ‘Mama, aku sangat lelah. Aku sangat ingin tidur’. Itu pasti awal dari penyakitnya,” kata Oksana, ibunda Vlada.

Setelah itu, Oksana menambahkan, suhu tubuh putrinya makin tinggi. Oksana mengaku tak bisa tidur dan rutin menelpon putrinya serta menyuruhnya pergi ke rumah sakit.

Sementara itu, Oksana tidak bisa mendapatkan visa untuk mengunjungi putrinya sebelum meninggal. Kini, polisi sedang menyelidiki penyebab kematian model berambut panjang tersebut.(VIN)

PM Jacinda Ardern Larang WNA Membeli Rumah di Selandia Baru

Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern

Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern

JURNAL123, WELLINGTON.
Perdana Menteri terpilih Selandia Baru Jacinda Ardern menyatakan larangan Warga Negara Asing (WNA) untuk membeli rumah yang ada di Tanah Air-nya. Larangan ini dalam upaya untuk meredam harga properti yang semakin melonjak.

Dia menegaskan, larangan tersebut hanya akan berlaku pada non-penduduk.

“Kami sepakat untuk melarang pembelian rumah oleh pembeli dari negara lain,” titahnya, seperti dikutip dari laman BBC, Rabu 25 Oktober 2017.

Dia juga mengumumkan rencana untuk memangkas imigrasi dan fokus pada penciptaan lapangan kerja. Pasalnya, menurut masyarakat, PM sebelumnya menggambarkan kapitalisme sebagai ‘kegagalan mencolok’ ketika harus menyediakan rumah bagi warga miskin.

Larangan yang dikeluarkan Ardern tersebut menyusul kekhawatiran bahwa pembeli rumah dari luar negeri terlalu menekan harga infrastruktur dan rumah. Para investor Tiongkok dianggap menjadi salah satu pembeli properti lepas pantai terbesar di pasar properti Selandia Baru.

Kenaikan harga rumah di Selandia Baru dalam beberapa tahun terakhir didorong oleh imigrasi yang kuat, suku bunga rendah dan persediaan rumah terbatas. Pertumbuhan harga rumah di negara ini berawal sekitar 4,6 juta orang dan telah dimoderasi dalam setahun terakhir, namun tetap berada di antara yang tertinggi di dunia.

Dan kepemilikan rumah oleh warga negara asing, serta kurangnya perumahan di kota-kota besar menjadi isu penting menjelang pemilihan umum September lalu. Hal ini pula yang membuat Ardern dari Partai Buruh terpilih dan mengakhiri pemerintahan sembilan tahun oleh Partai Nasional Konservatif.(BBC)

10 Wanita Terkaya Dunia Versi Forbes

Hong Zhou Qunfei Wanita Terkaya Dunia Asal Hong Kong

Hong Zhou Qunfei Wanita Terkaya Dunia Asal Hong Kong


JURNAL123, HONG KONG.
Siapakah Wanita Terkaya Di Dunia Saat Ini? Menurut Forbes.com, sebagian besar Wanita Terkaya Di Dunia berasal dari Cina (38%), Amerika Serikat (30%), Hongkong dan Inggris. Sisanya berasal dari negara Australia, Brasil, Jerman, India, Italia, Jepang, Nigeria, Rusia dan Swiss. Tapi disini Kami akan menyajikan daftar 10 Wanita Terkaya Di Dunia.

Wanita Terkaya Dari Yang Paling Kaya Di Dunia adalah Hong Zhou Qunfei dari Hong Kong. Dia secara terbuka menjual Lens Teknology, membuat sampul kaca untuk ponsel dan tablet untuk para pelanggan seperti Apple dan Samsung. Dia adalah salah satu wanita papan atas yang membuat produksinya sendiri di Asia.

Berikut 10 Wanita Terkaya Di Dunia Saat Ini yang kami lansir dari laman wonderlist.com.

10. Zhang Xin & Family

Wanita Terkaya Di Dunia Saat Ini

Nilai bersih 2017 ($ bilion) : 3,2
Kewarganegaraan : Cina
Sumber kekayaan : Real Estate

9. Denise Coates

Wanita Terkaya Di Dunia Saat Ini

Nilai bersih 2017 ($ bilion) : 3.6
Kewarganegaraan : Inggris
Sumber kekayaan : Perjudian

8. Rafaela Aponte

Wanita Terkaya Di Dunia Saat Ini

Nilai bersih 2017 ($ bilion) :
Kewarganegaraan :
Sumber kekayaan ”

7. Diane Hendricks

Wanita Terkaya Di Dunia Saat Ini

Nilai bersih 2017 ($ bilion) : $3.9
Kewarganegaraan : Amerika Serikat
Sumber penghasilan : Atap.

6.Lam Wai Ying

Wanita Terkaya Di Dunia Saat Ini

Nilai bersih 2017 ($ bilion) : $4.1
Kewarganegaraan : Hong Kong
Sumber penghasilan : Layar Smartphone.

5. Wu Yajun & Family

Wanita Terkaya Di Dunia Saat Ini

Nilai bersih 2017 ($ bilion) : $4.5
Kewarganegaraan : Cina
Sumber penghasilan : Real Estate.

4. Chan Laiwa & Family

Wanita Terkaya Di Dunia Saat Ini

Nilai bersih 2017 ($ bilion) : $5.8
Kewarganegaraan : Cina
Sumber penghasilan : Real Estate

3. Marian llitch & Family

Wanita Terkaya Di Dunia Saat Ini

Nilai bersih 2017 ($ bilion) : $6.
Kewarganegaraan : Amerika Serikat
Sumber penghasilan : Pizza dan Tim Olahraga.

2. Pollyanna Chu

Wanita Terkaya Di Dunia Saat Ini

Nilai bersih 2017 ($ bilion) : $6.8
Kewarganegaraan : Hong Kong
Sumber kekayaan : Jasa Keuangan

1. Zhou Qunfei

Wanita Terkaya Di Dunia Saat Ini

Nilai bersih 2017 ($ bilion) : $7.40.
Kewarganegaraan : Hong Kong
Sumber kekayaan : Layar Smartphone

Nah itulah 10 Wanita Terkaya Di Dunia Saat Ini yang dengan segala usaha dan kerja kerasnya berhasil meraih kesuksesan dan menjadi Wanita Terkaya Di Dunia.(VIN)

Panglima TNI Ditolak Masuk AS

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo

JURNAL123, JAKARTA.
Pemerintah Amerika Serikat menolak izin masuk Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo. Panglima dijadwalkan menghadiri sebuah acara konferensi di Washington DC yang diadakan tanggal 23 hingga 24 Oktober 2017.

Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen Wuryanto seperti diberitakan KompasTV membenarkan adanya penolakan ini.

Dari informasi yang dihimpun KompasTV, Panglima TNI beserta istri telah mengurus visa dan keperluan administrasi untuk keberangkatan.

Seharusnya pada Sabtu (21/10/2017) sore, Panglima akan terbang dengan maskapai Emirates yang dijadwalkan lepas landas pukul 17.50 wib. Namun, ada pemberitahuan bahwa Panglima TNI dan istri tidak boleh memasuki wilayah Amerika Serikat. Larangan ini dikeluarkan oleh pihak bea cukai dan perbatasan Amerika Serikat atau US Custom and Border Protection.

Sementara itu, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Armanatha Natsir telah menindaklanjuti hal ini. Diberitakan KompasTV, Armanatha menyatakan KBRI Washington DC telah mengirim nota diplomatik kepada Kemlu AS untuk meminta klarifikasi terkait kejadian kemarin.

Selain itu, lanjut Armanatha, wakil duta besar Amerika Serikat juga telah dipanggil untuk datang ke kantor Kementerian Luar Negeri pada hari Senin (23/10/2017).

Kompas TV

Ribuan WNI Korban Kerusuhan 1998 Dideportasi Dari AS

Foto Peristiwa 1998

Foto Peristiwa 1998


JURNAL123, JAKARTA.
Ribuan warga Indonesia, WNI, keturunan Cina beragama Kristen yang selama ini tinggal di Amerika Serikat segera dideportasi. Mereka merupakan korban kerusuhan Mei 1998 yang melarikan diri ke Amerika Serikat karena khawatir atas keselamatan nyawanya.

Menurut Reuters, sekitar 2.000 warga Indonesia beretnis Cina yang akan dideportasi dari Amerika selama ini tinggal sebagai imigran ilegal. Mereka merupakan bagian dari puluhan ribu imigran ilegal yang segera dideportasi.

Kebijakan Presiden Donald Trump tentang imigran gelap membuat ribuan WNI terjaring dan terancam dideportasi. Namun banyak yang menolak dipulangkan karena takut akan mengalami diskriminasi rasial dan ancaman kekerasan karena kebencian etnis dan agama.

Kebanyakan warga Indonesia yang bakal dideportasi itu dulunya masuk ke Amerika Serikat secara legal, yakni menggunakan visa turis. Lalu mereka tinggal melebihi batas waktu yang tertera di visa.

Mereka tidak tahu, menurut para imigran ini, bahwa setelah tinggal melebihi batas waktu, mereka bisa mengurus pengajuan status pencari suaka untuk jangka waktu 1 tahun dari saat mereka tiba di Amerika. Dan, mereka kemudian mencari cara untuk mendapatkan status tinggal legal di Amerika.

Jalan keluarpun muncul. Berkat bantuan senator Jeane Shaheen, terjadi negosiasi dengan kantor Imigrasi Amerika, ICE, tahun 2012 sehingga warga Indonesia ini diizinkan tetap tinggal di Amerika jika mereka mau menyerahkan paspornya dan datang untuk melapor secara reguler ke kantor ICE.

Awal Agustus, warga Indonesia diberitahu untuk kembali ke negaranya berdasarkan perintah eksekutif Trump tanggal 25 Januari 2017 yang menggantikan sejumlah kebijakan imigrasi Barack Obama.

Di bawah aturan baru ini, deportasi diprioritaskan untuk pelaku kriminal dan pelaku kriminal lainnya berpotensi untuk dideportasi.

“Perintah eksekutif Presiden Trump yang diteken pada Januari lalu mengubah segalanya,” kata Shawn Neudauer, juru bicara ICE.

“Anak laki-laki saya sungguh tidak mau ke sana, dia tetap berkata ‘saya Amerika’,” kata Jacklyn Lele, 37 tahun mengenai anak laki-lakinya berusia 7 tahun yang diberitahu ibunya bahwa mereka harus kembali ke Indonesia.

Pendeportasian warga Indonesia ini mendapat kecaman dari warga New Hampshire. Mereka mendesak pemerintah agar tidak melakukan pendeportasian kepada para WNI itu.

“Tetangga yang telah bekerja berat dan mematuhi peraturan seharusnya tidak ditendang ke luar negara ini. Tetangga yang tidak melakukan kejahatan seharusnya tidak mendadak dihilangkan dalam tahanan ICE,” kutipan berita dari harian setempat, Foster’s Daily Democrat yang terbit Agustus lalu.

Menurut data ICE, berdasarkan data imigrasi tahun 2012, 69 WNI diizinkan tinggal di New Hampshire dan 45 lainnya saat ini tinggal di New Jersey. Mereka datang ke Amerika saat Kerusuhan Mei 1998 pecah di Indonesia. Namun saat ini jumlah mereka sudah ribuan dan sedang menghadapi ancaman deportasi.

REUTERS

4 Kapal Induk AS Kepung Korea Utara

 Kapal Induk Angkatan Laut Amerika USS Carl Vinson (CVN 70) dan USS Ronald Reagan (CVN 76)  (Mass Communication Specialist 2nd Class Z.A. Landers/U.S. Navy via AP)


Kapal Induk Angkatan Laut Amerika USS Carl Vinson (CVN 70) dan USS Ronald Reagan (CVN 76) (Mass Communication Specialist 2nd Class Z.A. Landers/U.S. Navy via AP)

JURNAL123, SEOUL.
Presiden Donald Trump telah memberi sinyal serius atas ancamannya terhadap Korea Utara yang terlihat dari pengerahan peralatan militer Amerika Serikat dengan konfigurasi mengepung negara yang luasnya tak sampai 121 ribu kilometer per segi itu.

Beras Termahal di Dunia Rp 1,47 Juta Per Kilogram

Kinmemai Beras Termahal di Dunia

Kinmemai Beras Termahal di Dunia


JURNAL123, SINGAPURA.
Tercatat di rekor Guinness World sebagai beras termahal di dunia, Kinmemai Premium, dijual seharga Rp1,47 juta (109 dolar AS) per kilogram.

Produk beras itu bisa dipesan online dari kinmemai.com seharga Rp1,5 juta (155 dolar Singapura) untuk sekotak berisi enam sachet 140 gram mulai 1 November.

Singapura adalah salah satu dari negara pertama di luar Jepang yang menjual beras tersebut.

Perusahaan itu mempromosikan produk barunya sebagai beras yang lebih enak, manis, dan bernutrisi ketimbang merek lain.

Mengutip Channel News Asia, beras campuran itu terdiri dari lima varietas beras yang sudah mendapat penghargaan, di antaranya beras dari prefektur Gunma, Gifu, Kumamoto, Nagano dan Niigata.

Selain Singapura, perusahaan tersebut juga akan merambah ke pasar Hong Kong tahun depan.(ANT)

Standard Chartered Investigasi Transfer Dana Rp 18.9 T Nasabah Indonesia Terkait Militer

Standard Chartered London (Foto Yahoo News)

Standard Chartered London (Foto Yahoo News)


JURNAL123, LONDON.
Standard Chartered melaporkan ke regulator setelah investigasi internal tentang dana transfer nasabah Indonesia.

Regulator di Eropa dan Asia tengah menyelidiki Standard Chartered terkait transfer dana dari Guernsey ke Singapura milik nasabah Indonesia, sebagian “terkait dengan militer.”

Transfer dana sebesar US$1,4 miliar, (sekitar Rp18,9 triliun) milik nasabah asal Indonesia, dipindahkan pada akhir 2015, sebelum Guernsey menerapkan peraturan pelaporan global untuk data pajak, Common Reporting Standard, pada awal 2016, menurut Bloomberg.

Ken Dwijugiasteadi, Direktur Jenderal Kementerian Keuangan, mengatakan kepada Kontan pihaknya akan mengejar potensi pajak itu dan telah mengetahui siapa orang di balik transaksi besar itu.

Standard Chartered yang bermarkas di London namun melakukan sebagian besar bisnis di Asia, melakukan kajian internal transaksi dan melaporkan sendiri ke pihak regulator.

Proses transfer di Standard Chartered tengah diperiksa namun pihak regulator keuangan belum menyebutkan apakah karyawan bank berkolusi dengan nasabah untuk menghindari pajak, kata sumber Bloomberg.

Sementara Financial Times menyebutkan “staf bank khawatir transfer nasabah Indonesia kemungkinan memerlukan pemeriksaan lebih rinci karena mereka memiliki kaitan dengan militer dan memiliki aset bernilai puluhan juta dolar, namun pendapatan tahunan mereka hanya puluhan ribu dolar”.

StanChart menutup operasi tahun lalu di Guernsey, wilayah Inggris dengan otonomi finansial dan politik sendiri. Guernsey dan wilayah lain di Channel Islands sering digunakan sebagai tempat persembunyian pajak.

Laporan ini merupakan pukulan bagi CEO StanChart, Bill Winters yang menghadapi berbagai masalah dalam dua tahun terakhir, termasuk pelanggaran sanksi Amerika terhadap Iran sampai ke isu suap di Indonesia.

Skandal ini juga membayangi upaya Winters mengangkat kembali reputasi bank ini.

Tahun lalu, Winters menyebut sejumlah staf senior melanggar etika dan menganggap mereka “di atas hukum”.

StanChart membayar hampir US$1 juta untuk penyelesaian karena melakukan transaksi ilegal dengan Iran dan karena tidak memperbaiki sistem antipemutihan uang.(DEN/BBC)