Category Archives: Ekonomi

RI Setop Impor Solar

Ilustrasi Solar

Jurnal123.com – Defisit migas disebut sebagai faktor yang meningkatkan defisit transaksi berjalan (CAD) pada kuartal I-2019.

Menko Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, untuk menekan CAD, Pertamina siap untuk menghentikan impor solar dan avtur mulai Mei ini.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian ESDM Djoko Siswanto mengonfirmasi hal tersebut. Ia menuturkan, impor Solar untuk CN 48 sudah disetop.

“Iya, solar CN (Cetane Number) 48 ya,” ujar Djoko seperti dilansir CNBC Indonesia, Jumat (10/5/2019).

Memang, sebelumnya, Djoko sudah menyebutkan, produksi solar dalam negeri sudah cukup memenuhi kebutuhan domestik, penyebabnya adalah program B20 yang berjalan dengan baik.

Impaknya, kata Djoko, kini solar sudah tidak diimpor lagi.

“Solar sudah tidak impor,” kata Djoko, di Jakarta, Jumat (3/5/2019)

Ditemui di kesempatan terpisah, VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Fajriyah Usman menuturkan, saat ini pasokan solar dengan kebutuhan dalam negeri sudah berimbang. Namun, Pertamina masih memiliki kontrak jangka panjang pengadaan solar, sehingga meski pasokan dalam negeri sudah cukup, impor solar tidak bisa langsung dihentikan.

“Masih balance, cuma begini, kontrak kan ada yang longterm, kalau link internasional tak bisa langsung stop. Tetapi itu secara kebutuhan dan produksi sudah cukup,” tandasnya.

Untuk avtur, Djoko bilang bukan disetop, hanya memang kebutuhan dalam negeri sudah bisa dipenuhi, sehingga belum butuh impor lagi.

“Bukan disetop, tapi kebutuhan dalam negeri sudah bisa dicukupi dari produksi kilang dalam negeri Pertamina,” pungkas Djoko. 

Kendati demikian, Pertamina telah menghentikan impor bahan bakar jet atau avtur sejak Januari lalu karena turunnya permintaan dari maskapai yang telah dikritik karena tingginya tarif penerbangan.

VP Industrial Fuel Marketing Pertamina Eldi Hendry mengatakan, permintaan avtur dari maskapai memang telah turun sejak Januari.

“Frekuensi penerbangan jadi lebih rendah sekarang, sehingga kami memutuskan untuk menghentikan impor sejak Januari. Oleh sebab itu, stok avtur kami sekarang bisa bertahan selama 42 hari, sementara tahun lalu hanya bisa bertahan selama 30 hari,” jelas Eldi saat dijumpai di Jakarta, Senin (29/4/2019).

Eldi mengatakan, rendahnya konsumsi avtur terlihat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Cengkareng, Banten, dan Indonesia Barat.

“Sementara itu untuk Indonesia bagian timur, seperti Bali, sedikit lebih baik sebab daerahnya sangat tergantung pada transportasi udara karena karakteristik kepulauan mereka,” katanya.

Sebagai contoh, konsumsi avtur Garuda Indonesia Group pada kuartal I 2019 berada di 623,8 juta liter atau 15,2% lebih rendah dari periode yang sama tahun lalu yang mencapai 736,3 juta liter.

Adapun, berdasarkan data Pertamina, rata-rata penjualan avtur perusahaan pada 2019 secara year-to-date (ytd) adalah 13.414 kilo liter (kl) per hari atau 14,04% lebih rendah dari jumlah tahun lalu yang ada di 15.606 kl per hari.(CNB)

Laba Telkom 2018 Turun 18,6% Jadi Rp 18 T

Telkom

Jurnal123.com – Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM)sepanjang tahun lalu masih mengalami penurunan keuntungan. Tercatat secara konsolidasi laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat senilai Rp 18,03 triliun, jumlah tersebut turun 18,57% dibanding dengan laba bersih 2017 yang senilai Rp 22,14 triliun.

Berdasarkan laporan keuangannya, tahun lalu pendapatan perusahaan tercatat naik menjadi Rp 130,78 triliun. Tumbuh 1,97% dari pendapatan sepanjang 2019 yang senilai Rp 128,25 triliun.

Direktur Utama Telkom Alex J. Sinaga menjelaskan kontribusi pendapatan tersbesar disumbangkan dari bisnis digital yang meliputi konektivitas broadband dan layanan digital sebesar 62%, naik dari 52,1% di tahun sebelumnya.

Di segmen mobile yang diwakili Telkomsel membukukan pendapatan sebesar Rp 89,3 triliun, EBITDA Rp 47,4 triliun dan laba bersih Rp 25,5 triliun. 

Lalu lintas layanan mobile data tahun 2018 meningkat 101,7% YoY menjadi 4.373.077 terabyte, didorong oleh jumlah pelanggan data sebanyak 106,6 juta pelanggan atau 65,4% dari total pelanggan Telkomsel. Basis pelanggan data, jumlah dan jangkauan BTS 3G/4G serta peningkatan lalu lintas data akan menjadi pondasi untuk pertumbuhan positif kinerja Telkomsel di tahun 2019.

Pada segmen consumer, jumlah pelanggan IndiHome tumbuh 72,2% menjadi 5,1 juta pelanggan di akhir tahun 2018.

Segmen enterprise mencatat pertumbuhan pendapatan sebesar 10,1% menjadi Rp 21,1 triliun. Pendorong utama pertumbuhan pendapatan tersebut adalah layanan IT Service yang tumbuh sebesar 48,2%.

Segmen Wholesale and International Business mencatat pendapatan sebesar Rp 10,1 triliun dengan pertumbuhan 35,6%, naik dari Rp 7,4 triliun pada tahun 2017. 

“Pencapaian sepanjang 2018 menunjukkan bahwa Telkom berada pada jalur yang tepat untuk menjadi Digital Telecommunication Company yang berkomitmen tinggi dengan memperkuat kapabilitas bisnis digital untuk memenuhi kebutuhan pelanggan dan memberikan pengalaman digital yang terbaik bagi pelanggan dan masyarakat Indonesia,” kata Alex dalam siaran persnya, dikutip CNBC Indonesia, Rabu (1/5).

Sepanjang tahun lalu, total belanja modal (capital expenditure/capex) yang digelontorkan sebesar Rp 33,6 triliun. Capex tersebut digunakan untuk meningkatkan kapabilitas digital dengan terus membangun infrastruktur broadband yang meliputi BTS 4G LTE, jaringan akses serat optik ke rumah, jaringan backbone serat optik bawah laut dan terestrial, Satelit Merah Putih dan Data Center & Cloud.

Hingga akhir Tahun 2018, Telkom telah memiliki total BTS sebanyak 189.081 unit dengan BTS 3G dan 4G LTE sebanyak 138.771 unit, sedangkan jaringan backbone serat optik mencapai panjang 161.652 km. (CNB)

Garuda Diduga Manipulasi Laporan Keuangan

Logo Garuda Indonesia

Jurnal123.com – Laporan keuangan PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) 2018 sedang jadi sorotan. Perolehan laba bersih perusahaan dianggap janggal.

Pada 2018 GIAA mencatatkan laba bersih US$ 809,85 ribu atau setara Rp 11,33 miliar (kurs Rp 14.000). Laba itu berkat melambungnya pendapatan usaha lainnya yang totalnya mencapai US$ 306,88 juta. 

Ternyata ada dua komisaris yang enggan menandatangani laporan keuangan itu. Mereka merasa keberatan dengan pengakuan pendapatan atas transaksi Perjanjian Kerja Sama Penyediaan Layanan Konektivitas Dalam Penerbangan, antara PT Mahata Aero Teknologi dan PT Citilink Indonesia.

Pengakuan itu dianggap tidak sesuai dengan kaidah Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) nomor 23.

Sebab manajemen Garuda Indonesia mengakui pendapatan dari Mahata sebesar US$ 239.940.000, yang diantaranya sebesar US$ 28.000.000 merupakan bagian dari bagi hasil yang didapat dari PT Sriwijaya Air. Padahal uang itu masih dalam bentuk piutang, namun diakui perusahaan masuk dalam pendapatan.

Namun pemegang saham terbesar yakni Pemerintah berpandangan sebaliknya. Mereka menyetujui laporan keuangan tersebut.

Menurut Ekonom Indef Enny Sri Hartati apa yang dilakukan Garuda Indonesia termasuk manipulasi penyajian laporan keuangan. Jika terungkap maka akan merusak citra perusahaan.

“Itu namanya manipulasi pelaporan. Kan piutang artinya pendapatan belum tertagih. Jadi piutang tetap piutang,” ujarnya seperti diberitakan detikFinance, Kamis (25/4/2019).

Sebagai pemegang saham terbesar, sudah seharusnya pemerintah melakukan pengawasan melalui komisaris yang ditempatkan. Enny mempertanyakan sikap komisaris perwakilan dari pemerintah di GIAA.

“Ada apa? Pertanyaannya kok bisa begitu. Yang bisa menjawab ya pemegang saham terbesar,” tambahnya.

Garuda Indonesia, lanjut Enny, sebagai perusahaan yang tercatat di pasar modal seharusnya sadar untuk melakukan hal-hal yang terbuka. Konsekuensinya jika melakukan hal yang tidak transparan akan mengurangi kepercayaan publik.

“Sebenarnya kenapa BUMN kita dorong go public supaya tata kelolanya lebih transparan. Sehingga sebenarnya membantu direksi untuk tidak terlalu ada tekanan kepentingan politik,” tutupnya.

Sumber : Detik.news

Tersangka KPK Sofyan Basir Dinonaktifkan, Muhammad Ali Jadi Plt Dirut PLN

Plt Dirut PLN Muhammad Ali

Jurnal123.com – Kementerian Badan Usaha Milik Negara mengumumkan bahwa Dewan Komisaris PT PLN telah menunjuk pengganti sementara Sofyan Basir sebagai Direktur Utama. Dia adalah Muhamad Ali yang dipercaya menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Dirut PLN. 

Demikian disampaikan Sekretaris Kementerian BUMN, Imam Apriyanto Putro. Ia menegaskan pihak Kementerian masih menunggu laporan formal dari Dewan Komisaris atau Dekom PLN. 

“Betul, (ditunjuk) oleh Dekom, dan Kementerian BUMN menunggu laporan formal dewan komisaris,” kata Imam, Kamis 25 April 2019.

Terkait proses hukum yang sedang dijalani oleh Sofyan Basir, Imam mengatakan bahwa Kementerian menghormati proses yang dijalankan. Ia mengatakan bahwa Dewan Komisaris PLN sejak kemarin telah bergerak cepat dengan pertimbangan kegiatan operasional perusahaan tidak boleh terganggu untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat di bidang kelistrikan. 

Dengan demikian, Imam menegaskan bahwa Dewan Komisaris  PLN telah membuat keputusan untuk menonaktifkan Sofyan Basir sebagai Direktur Utama. Sofyan saat ini sudah ditetapkan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi terkait kasus suap menyuap proyek PLTU-Riau 1. 

“Sesuai anggaran dasar, RUPS mempunyai waktu 30 hari untuk melakukan proses pergantiannya (dengan dirut definitif) dan untuk sementara mengangkat Plt Pak Muhamad Ali,” kata dia. 

Berdasarkan laman web PLN, Muhamad Ali sebelumnya diketahui menjabat sebagai Direktur Human Capital Management PLN. Sebelum terpilih sebagai direksi PLN, Ali juga pernah bertugas sebagai Koordinator Bisnis Ritel BRI serta Pemimpin Wilayah BRI Yogyakarta. Dia mulai berkarier di BRI sejak 1998.(VIN)

Ketika Promosi Indonesia Dilakukan di Financial Street Beijing

Duta Besar RI untuk RRT merangkap Mongolia, Djauhari Oratmangun saat menjadi pembicara tunggal dalam acara bertajuk Belt and Road Ambassador Interview

Jurnal123.com – Kerja sama keuangan antara Indonesia dan Tiongkok saat ini menjadi hal yang esensial karena saat ini Indonesia sedang menjadi primadona bagi investasi Tiongkok. Hal ini diungkap Duta Besar RI untuk RRT merangkap Mongolia, Djauhari Oratmangun saat menjadi pembicara tunggal dalam acara bertajuk Belt and Road Ambassador Interview yang digelar di kawasan Beijing Financial Street pada (17/4). Dengan prediksi bahwa Tiongkok akan menjadi ekonomi terbesar dunia dan Indonesia serta ASEAN akan menjadi besar juga di dunia, karena itu Indonesia dan Tiongkok perlu bekerja sama membangun kawasan Asia menjadi motor ekonomi dunia untuk pertumbuhan yang berkualitas, ucap Dubes Djauhari.

Duta Besar RI menjadi pembicara tunggal dalam acara bertajuk Belt and Road Ambassador Interview (Foto Istimewa)

Dubes Djauhari juga menyampaikan pandangannya mengenai kerja sama keuangan antara Indonesia dan Tiongkok di tengah-tengah para praktisi keuangan Tiongkok, termasuk kerja sama lintas batas, kebijakan ekonomi makro Indonesia, pasar saham dan obligasi, internasionalisasi Renminbi, dan berbagai isu keuangan lainnya. Dubes yang didampingi Atase Perdagangan dan Pejabat Fungsi Ekonomi menyampaikan kesiapannya untuk bekerja sama guna ikut berkontribusi pada pertumbuhan perekonomian yang bermanfaat bagi kesejahteraan rakyat Indonesia.

Dubes RI Meninjau Kawasan kawasan Beijing Financial Street (Foto : Istimewa)

Selain berbicara dalam forum, Dubes Djauhari juga berkesempatan meninjau kawasan Beijing Financial Street yang merupakan kawasan pusat keuangan Tiongkok dan mencakup area seluas 2,59 km persegi dengan nilai aset mencapai RMB 80 trilyun (USD 11,9 Trilyun). Hampir 1.800 institusi keuangan berkantor di kawasan tersebut termasuk bank sentral Tiongkok, Peoples Bank of China, kantor pusat bank-bank besar di Tiongkok seperti Industrial and Commercial Bank of China (ICBC), Bank of China (BOC), China Construction Bank (CCB), Exim Bank of China, China Development Bank (CDB), serta berbagai institusi lainnya termasuk perusahaan asuransi, manajemen aset, serta sejumlah institusi keuangan asing ternama di dunia.

Dubes RI Bersama Sejumlah Investor (Foto : Istimewa)

Kawasan ini telah bertransformasi menjadi kawasan yang berpengaruh di international financial market seiring dengan pesatnya pertumbuhan ekonomi Tiongkok dan berbagai inisiatif kerja sama yang didorong oleh Pemerintah Tiongkok, termasuk kerja sama Belt and Road Initiative.

(Sumber : KBRI Beijing)

Kopi Indonesia Raih Transaksi US$ 26 Juta di Pameran Kopi Global di AS

Ilustrasi Kopi

Jurnal123.com – Produk kopi khas dan premium Indonesia kembali tampil di pameran internasional Global Speciality Coffee Expo 2019 yang berlangsung di Boston Convention and Exhibition Center, Boston Massachusetts, Amerika Serikat pada 11-14 April 2019.

Indonesia berhasil meraih transaksi potensial sebesar US$ 26 juta dan diprediksi akan terus naik karena masih terdapat transaksi yang dihitung.

Partisipasi Indonesia dalam pameran ini merupakan hasil kerjasama Kedutaan Besar Indonesia di Washington melalui Atase Perdagangan dan Indonesian Trade Promotion Center Chicago.

Atase Perdagangan Washington DC Reza Pahlevi mengatakan Pameran Global Speciality Coffee Expo merupakan tempat berkumpulnya para buyer premium kopi speciality di kawasan Amerika Utara dan menjadi acuan bagi tren kopi dunia.

Pameran yang diikuti 515 peserta dari 41 negara dikunjungi lebih dari 14.000 pengunjung dan hampir setengahnya buyer internasional. Tahun sebelumnya, tercatat 79 persen buyer yang datang merupakan buyer yang potensial.

Pada tahun ini, Paviliun Indonesia menghadirkan kopi speciality yang ditampilkan Asosiasi Kopi Spesialiti Indonesia, CV Gayo Mandiri, PT Santiang Exports, PT Perkebunan Nusantara, PT. Gayo Bedetak Nusantara dan Upnormal Coffee Roaster.

Buyer yang bertransaksi di Paviliun Indonesia berasal dari Belanda, Rusia, Tiongkok, Swiss, Peru dan Paraguay.

“Indonesia juga diwakili peserta independen PT Jaya Abadi (Kapal Api Grup) yang menampilkan biji kopi hijau dan produk turunan kopi,” ujar dia dalam siaran persnya yang diterima Investor Daily, di Jakarta, Minggu (21/4).

Sementara kopi yang ditampilkan adalah Sumatera Gayo, Lintong, Solok Minang, Kerinci, Toraja, Flores dan Bali.

Berdasarkan data US Department of Agriculture dan Department of Commerce, AS adalah pengimpor kopi kedua terbesar di dunia setelah Uni Eropa.

Indonesia berada di urutan keenam sebagai negara pengekspor kopi ke AS dengan nilai US$ 290 juta pada 2018.(SUP)

Hari Kartini : Pertamina Beri Diskon Elpiji Bright Gas Rp 21 Ribu

Ilustrasi Bright Gas

Jurnal123.com – Dalam rangka menyambut Hari Kartini yang jatuh pada 21 April 2019, PT Pertamina (Persero) memberi potongan harga atau diskon pembelian bahan bakar elpiji jenis Bright Gas.

“Pertamina menggelar pesta diskon untuk pembelian Bright Gas Family,” kata Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Fajriyah Usman dalam keterangan tertulis, Sabtu, 20 April 2019.

Promo potongan harga Rp 21.000 tersebut bakal berlaku secara nasional, baik untuk pembelian tabung perdana, isi ulang, maupun pertukaran elpiji jenis Bright Gas. Untuk mendapat promo tersebut, Fajriyah mengatakan pembelian mesti dilakukan melalui Pertamina Call Center 135, Contact Pertamina 1-500-000, atau email pcc@pertamina.com.

“Batasan pemesanan sebesar 2.100 pemesanan per hari di seluruh Indonesia dan satu KTP maksimal untuk dua pemesanan,” kata Fajriyah. Adapun periode promo pembelian Bright Gas Family dalam rangka menyambut Hari Kartini tersebut berlaku selama 21-22 April 2019.

Fajriyah menjelaskan, cara mendapatkan tersebut adalah konsumen menentukan pesanan produk Bright Gas Family berupa tabung perdana atau isi ulang Bright Gas kapasitas 12 kg, Bright Gas 5,5 kilogram, dan Bright Gas kemasan kaleng (untuk kompor portable).

Setelah memesan melalui Pertamina Call Center 135, Contact Pertamina 1-500-000, atau email pcc@pertamina.com dengan mencantumkan subjek email Promo Bright Gas Kartini, konsumen akan mendapatkan verifikasi dari agen elpiji Pertamina yang akan melakukan pengantaran.

Selanjutnya, produk elpiji tersebut akan diantar ke rumah konsumen sesuai waktu pemesanan mulai dari 22 April hingga 3 Mei 2019. Adapun jarak pengantaran maksimal 60 kilometer dari stasiun pengisian atau agen Bright Gas Pertamina. “Produk pun diterima oleh konsumen sesuai pesanan,” Fajriyah.

Contoh kasusnya, kata Fajriyah, harga eks agen di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi untuk pembelian isi ulang Bright Gas 5,5 kilogram, dari harga normal Rp 65 ribu, harga promonya menjadi hanya Rp 44 ribu per tabung. Setelah ditambah ongkos kirim Rp 8.000, maka total harga promo isi ulang Bright Gas 5,5 kilogram sudah sampai di rumah menjadi Rp 52 ribu per tabung.

Harga promo yang sama, yaitu Rp 52 ribu juga bisa diterima konsumen untuk trade in dua tabung elpiji 3 kilogram dengan satu tabung Bright Gas 5,5 kilogram. Sementara, untuk pembelian promo tabung perdana Bright Gas 5,5 kilogram, dari harga normal Rp 270 ribu menjadi Rp249 ribu per tabung.

Dengan ditambah ongkos kirim Rp 8.000, maka harga promo tabung perdana Bright Gas 5,5 kilogram yang dibayarkan konsumen setelah sampai di rumah adalah Rp 257 ribu per tabung.(TEM)

Rupiah Menguat Sebagai Respons Keunggulan Jokowi Dalam Hitung Cepat Pemilu

Ilustrasi Rupiah

Jurnal123.com – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis (18/4) pagi bergerak menguat setelah hasil hitung cepat (quick count) pada pemilihan presiden (pilpres). Ekonom Samuel Aset Manajemen Lana Soelistianingsih mengatakan pasar merespon positif hasil hitung cepat walaupun hanya sementara.

Pesta demokrasi Indoenesia telah berakhir pada 17 April 2019. Hasil hitung cepat mencatat kemenangan untuk pasangan Joko Widodo-Maruf Amin dengan kisaran kemenangan mencapai 53 persen-56 persen atas pasangan calon nomor 02 yaitu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Dengan hasil itung cepat tersebut diperkirakan Joko Widodo akan melanjutkan kembali pemerintahan untuk lima tahun mendatang. Menurut Lana, belum ada perubahan signifikan dari perencanaan ekonomi dalam lima tahun ke depan, tetapi kemungkinan fokus kebijakan tidak lagi berat pada pembangunan infrastruktur.

Pada masa kampanye dijanjikan akan ada insentif pra-kerja yang bertujuan untuk memberi kesempatan pengangguran mendapatkan pelatihan kerja. Bantuan sosial juga diperbesar untuk kartu Indonesia pintar untuk kuliah.

“Ada potensi penguatan rupiah menuju kisaran Rp 13.950 sampai Rp 14.000 per dolar AS,” kata Lana.

Rupiah pagi ini bergerak menguat 75 poin atau 0,53 persen menjadi Rp 14.010 per dolar AS dibanding posisi sebelumnya Rp 14.085 per dolar AS.

Sumber: antara

Lippo Karawaci Bakal Rights Issue US$730 Juta Guna Menghimpun Modal

Lippo Karawaci

Jurnal123.com – Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan atau RUPST, PT Lippo Karawaci Tbk mengumumkan bahwa para pemegang saham telah menyetujui usulan penerbitan rights issue senilai US$730 juta, dan penunjukan resmi dewan komisaris.

Presiden Direktur Lippo Karawaci, Ketut Budi Wijaya, mengatakan, dengan mempertimbangkan berbagai proyek yang sedang berjalan dan dalam proses penyelesaian oleh perseroan, maka dewan direksi memutuskan tidak akan melakukan pembagian dividen dari laba bersih setelah pajak untuk tahun 2018.

“Pemegang saham telah menyetujui usulan rights issue sebesar US$730 juta yang merupakan bagian terbesar dari program pendanaan komprehensif LPKR seperti diumumkan pada 12 Maret 2019,” kata Budi di kawasan Tugu Tani, Jakarta Pusat, Kamis 18 April 2019.

Budi menjelaskan, harga pelaksanaan hak yang telah ditetapkan oleh perseroan sebesar Rp235 per saham, merupakan diskon 35,3 persen terhadap harga penutupan perdagangan saham perseroan pada 16 April 2019.

Mengenai tujuan dari hasil penerbitan rights issue ini, Budi mengaku bahwa pihaknya akan menggunakannya untuk memperkuat neraca perseroan, dan konstruksi bagi proyek-proyek utama yang sedang berjalan termasuk proyek Meikarta.

Pada 21 Maret 2019, lanjut Budi, Lippo Karawaci telah menerima penyetoran lebih awal sebesar US$280 juta dalam bentuk tunai, dari pemegang saham PT Inti Anugerah Pratama (IAP) dan anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki IAP. Penyetoran lebih awal ini merupakan penyetoran modal di muka, untuk bagian hak dari IAP dalam rights issue.

“Dana rights issue US$730 juta ini akan digunakan untuk meningkatkan likuiditas dan melanjutkan investasi di proyek-proyek utama,” kata Budi.

Setelah memperoleh persetujuan para pemegang saham dalam RUPST kali ini, rencana rights issue akan tunduk pada pernyataan pendaftaran rights issue dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan. Diharapkan rights issue ini dapat dilaksanakan pada semester pertama 2019.

Selain itu, dalam RUPST ini, perseroan juga telah memperoleh persetujuan atas pencalonan anggota dewan komisaris yang baru, sebagai bagian dari rencana transformasi strategis perseroan.

Jajaran dewan komisaris Lippo Karawaci saat ini terdiri atas John Prasetio sebagai presiden komisaris independen dan ketua komite audit, Stephen Riady, George Raymond Zage III, dan Kin Chan sebagai komisaris serta Anangga W Roosdiono sebagai komisaris independen dan ketua nominasi dan remunerasi.

Pada 2018, Lippo Karawaci telah membukukan pendapatan sebesar Rp12,5 triliun, atau naik 18 persen dari pendapatan 2017 sebesar Rp10,5 triliun. Hal ini berasal dari penjualan investasi perseroan di First REIT, serta pendapatan dari divisi health care yang menyumbang hampir setengah dari total pendapatan perseroan.(VIN)

Kalah di Quick Count, Saham Perusahaan Sandiaga Uno Anjlok 8%

Sandiaga Uno

Jurnal123.com – Harga saham perusahaan milik Sandiaga Uno, PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) langsung melorot 8,07% usai rilis hasil hitung cepat atau quick count dari beberapa lembaga survei yang memenangkan pasangan nomor urut 01 Jokowi-Ma’ruf Amin.

Pada perdagangan pukul 10.18 WIB, Kamis hari ini (18/4/2019), saham SRTG anjlok 8,07% di level Rp 3.530/saham dengan nilai transaksi Rp 217,83 juta dengan volume relatif rendah 62.200 saham.

Dalam sepekan ini, saham SRTG minus hingga 8,31%, dan secara tahun berjalan atau year to date saham Saratoga minus 7,11%. Namun saham SRTG ini masih bisa memberikan gainkepada investor dalam periode 3 tahun terakhir yakni 3,82% dengan kapitalisasi pasar Rp 9,58 triliun.

Asing sudah keluar hari ini di SRTG mencapai Rp 60 juta, sementara sepekan asing net sellmencapai Rp 355 juta.

Mengacu laporan keuangan 2018, saham perusahaan dimiliki oleh Sandiaga Uno sebesar 22,62%, Edwin Soeryadjaya 31,04%, PT Unitras Pertama 31,68%, Michael Soeryadjaya 0,006%, Andi Esfandiari 0,01%, dan publik 14,59%.

Sandiaga ikut dalam Pilpres 2019 setelah digandeng Prabowo Subianto. Keduanya menjadi pasangan capres-cawapres 2019 nomor urut 02.

Data CNBC Indonesia mencatat, beberapa kali Sandiaga melakukan divestasi sahamnya di Saratoga.

Terakhir Sandi menjual 19 juta saham SRTG atau setara dengan 0,7004% pada awal April lalu. Dari penjualan kali ini Sandi mengantongi dana senilai Rp 71,72 miliar.

Jika diakumulasikan sejak Oktober tahun lalu, Sandi sudah memperoleh dana senilai Rp 633,45 miliar dari divestasi bertahap ini.

Transaksi ini dilakukan selama 4 hari berturut turut sejak 8 April lalu. Pada Senin (8/4), dijual sebanyak 5 juta saham, hari berikutnya dilepas sebanyak 2 juta saham. 

Sehari kemudian pada 10 April dilepas sebanyak 7 juta saham dan pada Jumat 12 April ini kembali dilakukan penjualan sebanyak 5 juta saham. Transaksi dilakukan di harga Rp 3.775/saham, sebagaimana diungkapkan dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI).