Rektor UNJ Jadi OTT Pertama KPK Era Firli Bahuri

Jurnal123.com – Rektor Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Komarudin menjadi orang pertama yang kena operasi tangkap tangan era kepemimpinan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Firli Bahuri.

Dia diduga terlibat upaya gratifikasi dalam bentuk Tunjangan Hari Raya atau THR kepada pejabat di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).
“KPK bekerjasama dengan Itjen Kemendikbud telah melakukan kegiatan tangkap tangan di Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan,” kata Deputi Penindakan KPK, Karyoto, Kamis, 21 Mei 2020.

THR tersebut rencananya akan diserahkan kepada Direktur Sumber Daya Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kemendikbud dan beberapa staf SDM di kementerian.

Dalam operasi itu, penyidik KPK bekerja sama dengan pejabat di institusi yang dipimpin Menteri Nadiem Makarim itu guna memuluskan aksi tersebut.
Dari OTT itu, lembaga antirasuah berhasil menyita barang bukti berupa uang senilai US$1.200 atau setara Rp17,6 juta dan Rp27,5 juta. Duit itu diperoleh dari Kepala Bagian Kepegawaian UNJ, Dwi Achmad Noor.

Setelah meminta keterangan kepada ketujuh orang yang diduga terlibat dalam gratifikasi dari pihak UNJ dan Kemendikbud, KPK melimpahkan kasus ini kepada kepolisian. Alasannya, belum ditemukan unsur pelaku penyelenggara negara
“KPK mengimbau kepada penyelenggara negara untuk tidak melakukan korupsi dan atau menerima gratifikasi, terlebih dalam situasi prihatin saat ini dengan adanya musibah wabah covid 19,” kata dia.

Komarudin sebelumnya terpilih sebagai Rektor UNJ setelah dalam sidang senat pemungutan suara dia memperoleh 61 suara, unggul dibanding dengan dua pesaingnya yakni Sofiah Hartati dengan 16 suara dan Paulina Pannen 23 suara.
Dalam sidang senat tersebut, terdapat 65 anggota senat UNJ yang hadir dan memberikan suara, ditambah 35 suara dari Kemenristek Diktik sehingga total berjumlah 100 suara.

Komarudin merupakan alumnus UNJ dulu IKIP. Dia menamatkan Pendidikan S1 Kependidikan saat kampus ini masih bernama Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Jakarta. Selanjutnya dia menempuh pendidikan S2 dan S3 di Universitas Indonesia.

Sejumlah jabatan pernah diembannya saat mengabdi di UNJ. Komaruddin antara lain pernah menjabat Pembantu Rektor II dari 1992-2000. Kariernya meningkat dengan dipercaya sebagai Sekjen Depdiknas (sekarang Kemendikbud) dari 2003-2006.(TEM/JUR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *