Bareskrim Ringkus Dua Peretas Situs PN Jakpus Ternyata Lulusan SD dan SMP

Kasubdit I Dirsiber Bareskrim, Kombes Pol Reinhard Hutagaol camping Kabagpenum Division Humans, Kombes Pol Asep Adi Saputra dan Kepala PN Jakarta Pusat, Dr Janto SH, MH saat memberikan pen jelas kepada Pers di Mabes Polri di Jalan Tronojoyo No. 3 Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Senin(13/1) 2020.( Vecky Ngelo)

Jurnal123.com –  Direktor
rat Tidak Pidana Siber Bareskrim berhasil ringkus 2  Peretas Situs PN Jakpus, salah seorang tersangka hacker alias peretas situs Pengadilan Negeri Jakarta Pusat berinisial CA rupanya telah melakukan peretasan terhadap ribuan situs.

Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes (Pol) Asep Adi Saputra di temui di Mabes Polri di Jalan Tronojoyo No. 3 Kebayoran Lama,Jakarta Selatan, Senin (13/1/2020) mengatakan, peretasan dilakukan selama dua tahun terakhir. “Dia (CA) sudah berhasil melakukan defacing (mengubah tampilan website) atau juga peretasan terhadap 3.896 website yang berada di luar dan dalam negeri,” ujarnya.

Selanjutnya, Asp menegaskan  rekan CA berinisial AY atau yang dikenal dengan nama Konslet telah meretas 352 situs dalam dan luar negeri dalam periode waktu yang sama. Fakta menariknya, CA merupakan lulusan SD.” Adapun, pendidikan terakhir AY adalah SMP. Kedua pelaku diketahui mempelajari keahlian untuk meretas tersebut secara sendiri atau otodidak,” tegasnya.

Sementara itu, Kasubdit I Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Kombes (Pol) Reinhard Hutagaol menjelaskna   bahwa CA dan AY menyimpan data dari situs yang berhasil diretas.” Keduanya yang merupakan pendiri komunitas hacker bernama Typical Idiot Security itu diketahui juga memberikan tanda khusus di situs yang memiliki kesulitan tinggi untuk diretas,” jelasnya.

Untuk itu, Reinhard merinci Yang ada bintangnya itu merupakan keberhasilan yang khusus. Artinya kesulitannya tinggi, dalam konferensi pers yang sama.”Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menangkap CA dan AY, tersangka peretas atau deface situs Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dengan alamat http://sipp.pn-jakartapusat.go.id/. CA (24) ditangkap di daerah Kebagusan, Jakarta Selatan, Rabu (8/1/2020),” rincinya.

Lebih jauh,  Reinhard membeberkan AY (22) alias Konslet diamankan di daerah Pramuka, Jakarta Pusat, sehari setelahnya. Dari pemeriksaan, tReersangka AY awalnya menghubungi CA melalui media sosial terkait peretasan tersebut. “Tersangka AY tidak dapat menemukan titik lemah situs PN Jakarta Pusat, sehingga meminta CA meretasnya. Setelah itu, AY mengubah tampilan situs tersebut. Usai aksi selesai dilakukan, AY memberi upah sebesar Rp 400.000 kepada CA,”bebrnya.

Jadi, Reinhard menambahkan dari kedua pelaku, polisi menyita dua buah laptop, dua buah telepon genggam, 12 sim card dan sebuah kartu identitas. “Para tersangka disangkakan Pasal 46 ayat (1), (2), dan (3) jo Pasal 30 ayat (1), (2) dan (3), Pasal 48 ayat (1) jo Pasal 32 ayat (1), (2), dan Pasal 49 Jo Pasal 33 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Para pelaku terancam hukuman maksimal 10 tahun penjara,” tambahkan.

Peliput/Editor : Vecky Ngelo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *