Tim Siber Polri Deteksi Adanya Ajakan Provokatif Jelang HUT OPM

Para pendukung Organisasi Papua Merdeka (OPM) membawa bendera “Bintang Kejora” di Paniai Timur, Papua, 17 Oktober 2008. (Foto: VOA News).

Jurnal123.com –  Jelang  HUT Organisasi Papua Merdeka ( OPM) pada 1 Desember,  sehingga maraknya ajakan itu dierbagai media sosial. Namun  mengetahui  hal itu Tim patroli siber Kepolisian RI ( Polri) mendeteksi adanya ajakan yang bernada provokatif.

Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Polri Kombes Asep Adi Saputra di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (29/1)/2019. hingga Tim patroli siber Kepolisian RI ( Polri) mendeteksi adanya ajakan yang bernada provokatif jelang HUT Organisasi Papua Merdeka ( OPM) pada 1 Desember. “Sementara ini kita monitor berdasarkan patroli siber memang ada ajakan-ajakan (provokatif),”ujarnya.

Selanjutnya, Asep menegaskan bahwa ajakan-ajakan tersebut tidak signifikan. Aparat kepolisian juga terus memberikan imbauan kepada masyarakat agar tak terprovokasi.  Kehadiran Kapolri Jenderal (Pol) Idham Azis dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto di Papua juga bertujuan memberi rasa aman bagi masyarakat setempat. “Sampai sekarang tidak terlalu signifikan karena pihak kepolisian masif melakukan imbauan-imbauan tadi, Pak Panglima dan Pak Kapolri hadir di Papua juga dalam rangka itu, memberikan nuansa yang sejuk dan memberikan imbauan agar masyarakat di sana juga tetap tenang,” tegasnya.

Untuk itu, Asep menjelaskan situasi di Papua kondusif.  Ini sudah dan pihaknya telah melakukan antisipasi terhadap berbagai kemungkinan yang akan terjadi. “Jadi secara keseluruhan semua hal-hal yang sudah diperhitungkan dan dianalisis, semua dalam lingkup prediksi kita dan antisipasi-antisipasi juga kita akan lakukan.  Selain itu, bahwa kapolda Papua telah mengimbau agar tidak ada perayaan saat HUT OPM tersebut,” jelasnya.

Situasi di Papua Aman dan Kondusif

Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri, Brigjend Pol Asep Adi Saputra di temui di Mabes Polri di Jalan Trunojoyo No. 3 Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.(Vecky Ngelo)

Perjalan situasi di Papua dalam keadaan aman dan kondusif itu ditandai dengan  aktivitas warga masyarakat, sentra-sentra ekonomi bejalan dengan tertib. Pada 1 Desember karena Minggu dimana masyarakat dihimbau terus melaksanakan semangat ibadah rutin. dan sekaligus mempersiapkankan  kegiatan pengamanan Natal dan Tahun baru 2020 di Papua.

Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri. Kombes Pol Asakep Adi Saputra ditemui Mabes Polri di Jalan Tronojoyo No.3 Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat ( 29/11) 2019 mengatakan  abdate situasi yang berada di papua ,alhamdulilah sampai hari ini menjelang tanggal 1 Desember 2019 situasi di Papua dalam keadaan aman dan kondusif.” Hal ini ditandai dengan seluruh aktivitas warga masyarakat  ,sentra-sentra ekonomi semua berjalan dengan tertib sebagaimana sehari-hari dalam kondisi normal,” ujanrnya.

Selanjutnya, Asep menegaskan kemudian TNI Polri dan juga pemerintah daerah bekerjasama terus melakukan upaya-upaya preemtif dengan melakukan himbauan-himbauan.” Patroli rutin juga ditingkatkan untuk tetap menjaga kondisi fiktas di papua. Dan kemudian tanggal 1 Desember kebetulan karena ini hari Minggu dimana itu hari ibadah umat nasarani mayoraritas yang menjadi agama dianut di Papua. Pemerintah daerah seperti biasa terus menggelora semangat  ibadah ,”tegasnya. .

Untuk itu , Asep menjelaskan sehingga tanggal 1 Desember itu pemerintah daerah TNI Polri semua berfokus ke penyelengraaan ibadah rutin pada hari minggu ,namun demikian pada tanggal 1 Desember ini juga sekaligus juga sudah mempersiapkan untuk kegiatan pengamanan Natal dan Tahun Baru 2020 di Papua. ” Karena di Papua sendiri kegiatan Natal dan tahun baru ini mendapat perhatian yang sangat khusus dari keluarga dan masyarakat itu di Papua. Begitu kita harapkan dalam keadaan kondusif,” jelasnya.

Kerika ditanya dapat surat dari Polda papua Barat himbauan, Asep mengungkapkan sebagaimana seperti yang saya jelaskan tadi  prinsipnya himbauan yang dilakukan oleh pihak Polri TNi serta Pemerintah Daerah terus kita sampaikan.” Sekali lagi saya juga sampaikan bahwa Kapolda Papua khususnya telah memberikan himbauan berkali-kali bahwa pada tanggal 1 Desember yang akan datang ini tidak ada kegiatan  perayaan-perayaan tersebut, kalau terjadi lagi bahwa hari minggu itu hari ibadahnya bagi kaum Nasarani,” ungkapnya..

Disinggung bagaimana kalau ini terjadi, Asep membebrkan  ini yang dilakukan upaya pencegahannya  tadi melalui himbauan-himbauan . Kemudian yang disampaikan itu dalam prediksi kita . “Kekuatan yang kita gelar disana juga itu kita hitung dari apa yang akan terjadi pada 1 Desember itu. Harapannya tentunya semua dapat berjalan  dengan baik dan himbauan itu.Kita  lihat nanti pada 1 Desember pihak pemerintahan sudah melakukan himbauan..Namun demikian tetap dalam prediksinya,kita mengantisipasi hal itu,” bebernya.

Saat disoroti bagaimana Polda Papua dapat mengatasi, Asep menandaskan saya jelaskan pada 1 Desember 2019 itu bertepatan pada hari minggu , dimana pada hari minggu itu kegiatan rutin biasa  kaum umat Nasarani yang berada di Papua melaksanakan ibadah, tentu dengan kegiatan rutin ini pemerintah daerah dan yang lainnya terkait memberikan himbauan kepada masyarakat untuk lebih fokus melaksanakan kegiatan ibadah tersebut..” Kemudian yang kedua, hubungan masih adanya ajakan kepada masyarakat untuk melaksanakan kegiatan perayaan pada tanggal 1 Desember ini kan kita ketahui ini dilalui di media sosial. Dimana ruang media sosial adalah ruang spesial begitu bebas tetapi kita juga melakukan riterasi-riterasi secara digital untuk memberikan juga himbauan masyarakat dan  alhamdulilah tokoh masyarakat yang digerakan TNI Polri dan Pemerintah daerah yang digerakan  semua mendukung untuk kegiatan perayaan . Ini semua berkat kerjasama yang baik TNI Polri dan Pemerintah Daerah,” tandasnya.,

Lebih lanjut, Asep menambahkan bapak panglima TNI dan Bapak Kapolri memberikan kesejukan kedamaian demi sebuah situasi yang kondusif di wilayah papua dan kemudian beliau ini berdua juga  melakukan keigiatan silaturahim kepada tokoh-tokoh masyarakat ,tokoh pemuda dan tokoh agama disana. “Tentunya  dengan melakukan silaturahim dia juga menyampaikan pesan-pesan kantibmas disitu, kemudian juga beliau memberikan spirit disitu ada juga pasukan-pasukan kita yang berada di papua. Namun pada prinsipnya ini adalah bagaimana kita menjaga situasi,” tambahnya. (Vecky Ngelo).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *