PBB Terancam Bangkrut Lantaran Tekor Hingga Rp 3,2 T

Markas Besar PBB di New York

Jurnal123.com – Lembaga Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) kini didera krisis keuangan. PBB dikabarkan mengalami defisit hingga US$ 230 juta Rp 3,2 triliun dan terancam kehabisan uang di akhir Oktober ini.

Dalam sebuah surat yang ditujukan untuk 37.000 karyawannya, Sekjen PBB, Antonio Guterres, menulis pihaknya akan segera melakukan langkah penghematan. “Ini demi memastikan gaji dan hak karyawan dibayarkan,” tulisnya dalam surat itu sebagaimana dilansir AFP, Selasa (8/10/2019).

Keuangan semakin menipis karena negara-negara anggota hanya membayar 70% dari total dana operasional rutin di 2019. “Kami terpaksa menggunakan anggaran cadangan pada akhir bulan ini,” tulis surat Guterres lagi.

Untuk menekan biaya, Guterres bahkan menunda konferensi, sejumlah pertemuan dan layanan. Perjalanan staf juga dibatasi hanya pada kegiatan penting dan mengambil langkah-langkah untuk menghemat energi.

Guterres pun telah meminta negara-negara anggota PBB untuk meningkatkan kontribusi kepada badan dunia itu awal bulan ini. “Tetapi mereka (negara anggota) menolak,” kata seorang pejabat PBB yang enggan disebutkan namanya.

Anggaran operasi PBB untuk 2018-2019 mendekati US$ 5,4 miliar. Amerika Serikat berkontribusi 22 persen.(AFP)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *