Biarawati Di Ethiopia Rela Menempuh 300 Km Guna Menjalankan Hak Pilihnya di TPS


Suster Maria Anjelin dan Suster Felisitas menempuh ratusan kilometer untuk dapat memberikan suara di TPS di Addis Ababa, Minggu, 14 April 2019.

Jurnal123.com – Dua biarawati Katolik menempuh ratusan kilometer untuk memberikan suaranya dalam pemilu 2019yang diselenggarakan di TPS Addis Ababa, Ethiopia pada hari Minggu, 14 April 2019. Sebanyak 150 WNI memberikan suara mereka dalam pemilu 2019 yang diselenggarakan di Ethiopia dan Jibouti.

Suster Maria Anjelin, seperti pernyataan pers yang diterima dari KBRI Addis Ababa, menempuh perjalanan dengan mengendarai mobil sejauh 300 kilometer agar bisa memberikan suaranya di TPS yang berlokasi di KBRI Addis Ababa. Biarawati ini mengabdi di gereja Katolik di desa Chole, wilayah Promia selama 11 tahun.

 “Saya sengaja datang dari desa yang terletak sangat jauh dari kota Addis Ababa karena ingin menggunakan hak saya sebagai warga negara Indonesia yang baik,” kata suster Anjelin ketika bertemu dan berbincang dengan Duta Besar Indonesia untuk Ethiopia, Jibouti, dan Uni Afrika, Al Busyra Basnur di TPS Addis Ababa.

Jalan ke desa saya tidak bagus, sehingga membutuhkan waktu yang cukup lama bagi saya untuk menempuh jarak 300 kilometer. Saya ke sini diantar oleh seorang sopir”, ujarnya.

Suster Anjelin mengatakan, dirinya selalu berdoa agar Indonesia tetap aman, damai dan bertambah maju. Dia merasa senang dapat ikut memberikan suara dalam pemilu 2019 meski dirinya jauh dari tanah air.

“Saya senang sekali hari ini, karena meskipun saya jauh dari tanah air, namun saya bisa mengikuti pemilu dengan baik. Saya juga sangat bahagia karena bisa bertemu dengan banyak masyarakat Indonesia lainnya di Ethiopia”, ujarnya.

Selain suster Anjelin, Suster Felisitas juga menempuh perjalanan jauh dari desa tempatnya mengabdi. Ia mengendarai mobil selama dua jam menempuh jarak 120 kilometer dari gereja Katolik di desa Alem Tena menuju TPS di Addis Ababa.

“Saya mendoakan agar Indonesia negara yang demokrasi, yang bangsanya terdiri dari bermacam ragam suku, dialek, dan agama dapat memelihara persatuan dengan baik sehingga Indonesia tetap aman, damai dan maju”, kata suster Felisitas kepada Dubes Al Busyra di sela pemungutan suara di TPS berlokasi di KBRI Addis Ababa.

Dubes Al Busyra mengatakan, jumlah WNI di Ethiopia dan Djibouti 213 orang. Pada pemilu 2019, pemilih tetap di Ethiopia dan Djibouti berjumlah 150 orang masing-masing di Addis Ababa 43 orang dan di kota Awassa 102 orang, sementara di Djibouti ada 5 WNI.

Pemberian suara untuk pemilu 2019 di Addis Ababa diselenggarakan selama 3 hari. Untuk Addis Ababa pada hari Minggu, 14 April 2019, Djibouti pada hari Jumat 12 April 2019, dan kota Awassa pada hari Sabtu 13 April 2019. Pemberian suara di Djibouti dan kota Awassa dilakukan dengan metode Kotak Suara Keliling.(TEM)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *