Polri Ringkus Otak Teroris Miliki Jaringan Internasional


Kepala Biro Penerangan Masyarakat, Brigjend Pol Dedi Prasetyo ditemui di Mabes Polri,Jakarta Selatan Senin(11/2)2019 mengatakan Polisi meringkus HK alias Wahyu Nugroho alias Uceng Otak Teroris Punya jaringan internasional berlaga Indonesia.( Vecky Ngelo)


Jurnal123.com – Pengejaran terhadap teroris terus dilaukan itu buktinya, kini  Densus 88 berhasil diringkus HK alias Wahyu Nugroho alias Uceng Karena palsukan identias membuat paspor bisa terbang ke Surya dibiayai Abdul Wahid  adalah algojo ISIS yang memberikan Rp 30 Juta kini menjadi senior melakukan teroris di Indonesia.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat, Brigjend Pol Dedi Prasety di temui di Mabes Polri,Jakarta Selatan ,Senin (11/202019 mengatakan kembali satu orang tersangka terorisme atas terangka Kuncoro (HK) alias Wahyu Nugroho alias Uceng . “Tersangka ini memiliki nama lebih dari satu karena kenapa menggunakan alias-alias tersebut dalam rangka untuk  membuat paspor . Identitasnya identitas palsu paspor tujuannya tersangka ini akan terbang ke Surya dengan melalui Iran,” ujarnya.

Selajutnya, Dedi menegaskan  untuk saudara Abdul Wahid sendiri yang bersangkutan meninggal dunia di Januari   2019 namun kemudian dari hasil komunikasi yang cukup intens antara saudara Abdul Wahid yang telah meninggal di Surya dengan tersangka HK alias Wahyu Nugroho alias Uceng bersangkutan memberikan saran kepada tersangka HK ini.untuk segera bergabung ke Surya. ” Dengan mentrasfer Rp 30 Juta dalam rangka untuk pengurusan seluruh dokumen keberangkatan termasuk tiket diantaranya,” tegasnya.

Untuk itu, Dedi  menjelaskan adapun untuk tersangka tersebut ditangkap di Bandara Soekarno Hatta tanggal 3 Januari 2019 . “Kenapa baru tanggal 11 Febuari 2019 disampaikan setelah hampir 1 bulan , baru 11 Febuari 2019 kita sampaikan karena memang dari prpses investigasi penyidikannya maupun penyidikannya ini butuh untuk penguatan alat-alat  bukti lain ilmiah dalam rangka untuk memtersangkakan saudara HK ini,”  jelasnya.

Anak saudara HK sendiri keterlibatan terhadap kasus-kasus terorisme  di Indonesia cukup panjang rekam jejaknya dari mulai yang bersangkutan mengikuti kegiatan di kelompok JI di jamannya Nurdin M Top itu sudah sangat eksis. Yang tersangka ini juga sudah keluar masuk 2 kali terkait masalah keterlibatan yang bersangkutan di kelompok Nurdin M Top  maupun Dokter Ashari . Ini terakhir  setelah dikeluarkan tersangka ini merupakan aktor yang sangat penting di Indonesia saat ini. Karena tersangka ini memiliki hubungan langsung akses ke luar yang di Surya. Konyang cuku baik lahtak person di Surya atas nama Abdul Wahid  nanti ada fotonya disitu apa perannya Abdul Wahid di organisasi ISIS yang ada di Surya sanat katif sebagai salah satu algojo ISIS yang ada di Surya.

Selain itu juga saudara HK ini selain berkomunikasi intens dengan saudara Abdul Wahid juga dengan kelompok-kelompok yang ada di Surya juga memiliki komunikasi yang cukup baik lah ya. Dan tersangka ini nanti setelah mendapatkan uang dia dapat memberikan sliping-sliping yang ada di Indonesia untuk melakukan aksi terorisme yang ada di Indonesia misalnya di beberapa wilayah namun s liping sel terus dalam pantauan secara ketat baik oleh Densus 88 maupun Satgas anti terorisme bidang radikalisme yang ada di Polda-Polda.

Lebih lanjut, Dedi merinci saat ini untuk saudara Uceng alias Saudara Wahyu Nugroho sudah dilakukan penahanan oleh Densus 88 kemudian masih  terus akan dilakukan pendalaman-pendalaman lebih lanjut dalam rangka untuk mengungkap jaringTeroan terorisme baik yang ada di Indonesia maupun yang ada di luar negeri khususnya ada di Surya.” Untuk   saudara HK tersebut disangka beberapa pasal antara lain pasal 12 ayat 1 Undang-undang No. 15 tahun 2003   perubahan Undang-undang No 15 tahun 2013 tentang perubahan Perpu No  tahun 2002 tentang Pidana Terorisme. Kemudian di kenakan Pasal 15 junto pasal 7 Undang-undang Tahun 2003 tentang perubahan Perpu No .1 2002 tentang peberatan terorisme. juga yang bersangkutan dikenakan pasal 17 ayat D undang-undang  No.15 tahun 2003. serta yang bersangkutan melakukan pemalsuan terahadap dokumen dikenakan juga Pasal 263 KUHP,” rincinya.

Seiring dengan itu, Dedi membeberkan foto tersangka Saudara HK alias Saudara Uceng alias Wahyu Nugroho, adapun saudara Abdul Wahid ada juga fotonya ini yang terus menghubungi saudara Uceng. Ini memiliki peran yang cukup penting di ISIS dia salah satu algojo di ISIS.Yang terakhir meninggal bulan Januari 2019 . Setelah melakukan kontek terus dengan saudara  HK . “Ini terus dikembangkan terus kemugkinan akan terus berkembang pada prinsipnya dari Densus 88 dan dari Satgas Anti terorisme melakukan upaya-upaya secara masif sistematis dalam untuk menginvestigasi dan mengantisipasi semakisimal mungkin segala macam bentuk serangan aksi terorisme yang akan terjadi di Indonesia,” bebernya.

Kini, Dedi mengungkapkan Tim kelompok Taliban  melakukan aktivitas dibeberapa wilayah Bali kemudian di NTB  terakhir akan melakukan serangan di Bulan  Juli 2018. Ikut juga dia juga terlibat disana. Terorisme di Jogya , dia juga sangat aktif.,” Yang saya sampaikan tadi yang bersangkutan sudah 3 kali ini keluar masuk dan status napiter.Mengulangi terus perbuatannya memiliki afilasi jaringa langsung ke Seluruh dunia. Salah saty\u peran penting karena dia sekarang ini yang sangat senior. Dia pelaku teroris yang sangat senior yang memiliki koneksi ke Luar negeri. Dianggap menguasai daerah ini wilayah Indonesia dan wilayah Asia karena dia penha belajar dan kuliah di Arab Saudi  penah melakukan kegiatan di Afganistan. Jadi rekam jejak cukup panjang,” ungkapnya.
(Vecky  Ngelo)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *