Peneliti LIPI: Hoax Muncul Karena Peserta Pemilu Gagal Bersaing

Peneliti LIPI Syamsudin Harris

Jurnal123.com – Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Syamsuddin Haris menilai, marak munculnya hoax menjelang Pemilu 2019 disebabkan karena peserta Pemilu 2019 dan timnya tidak mampu bersaing secara sehat. Peserta pemilu khususnya kandidat pilpres dan timnya, kata Syamsuddin, belum mampu beradu visi-misi dan program.
“Penyebabnya karena capres atau kandidat tidak mampu bersaing secara sehat dengan cara adu visi dan program. Ini juga bisa jadi memang sebagai strategi untuk menghalalkan segala cara jika gagal bersaing secara sehat,” ujar Syamsuddin, di Jakarta, Jumat (4/1).

Syamsuddin menilai, hoax sangat berbahaya terhadap proses pemilu. Menurut dia, hoax bisa merusak kepercayaan publik terhadap proses pemilu. “Dampaknya dapat merusak kepercayaan publik terhadap proses pemilu, dan pada akhirnya mendelegitimasi hasil pemilu,” tandas dia.

Dia menganjurkan beberapa hal agar hoax bisa dicegah selama masa kampanye ke depan. Pertama, kata dia, pihak kepolisian harus tegas dalam menegakkan hukum termasuk penyebar hoax.

“Kedua, Bawaslu harus lebih proaktif menindak pelanggar UU pemilu dan terakhir para kandidat fokus untuk adu gagasan, visi-misi dan program solusi bangsa,” katanya.

Sumber: BeritaSatu.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *