Saat Mahasiswa Bertemu Tiga Tokoh Inspiratif Indonesia Di Wisma Duta Beijing

Tokoh Inspiratif Bersama Duta Besar Indonesia Untuk RRT Djauhari Oratmangun

Jurnal123.com – Wisma Indonesia Beijing pada Sabtu 1 Desember terasa hangat dan bersinar dengan kehadiran sekitar 250 an mahasiswa Indonesia yang sedang menimba ilmu di Beijing. “Saya sengaja mengundang mahasiswa karena sudah kangen berdialog dengan mereka”. Selanjutnya mengingatkan mereka untuk rajin belajar, kelak baktikan ilmu untuk Indonesia, saling asah asih asuh dengan teman-teman, aktif di Permit dan PPIT, daftar dan gunakan hak pilihnya tahun depan ungkap Dubes Djauhari saat memperkenalkan tiga tokoh Inspiratif Indonesia yang sedang berada di Beijing.

Ketiga tokoh tersebut adalah Nyoman Nuarta, salah satu seniman pematung besar Indonesia dengan karya fenomenalnya Garuda Wisnu Kencana (GWK), bersama Istri. Beliau didampingi “Linda Galery” dan sedang merencanakan dan akan didukung oleh KBRI Beijing pelaksanaan pameran seni dan budaya Indonesia yang besar tahun 2019.

Tokoh lainnya adalah Professor Stella Christie, asal Medan yang besar di Jakarta yang hadir bersama suami yang Profesor Fisika dan putra kecilnya. Proffessor Stella merupakan expert di bidang Cognitive Science lulusan Harvard, menjadi Tenured Associate Professor di Swarthmore College, AS, dan sejak September mulai berkarya di Tsinghua University.

Selain mereka berdua, hadir juga Livi Zheng, sineas muda Indonesia yang berkarya di Hollywood, LA, yang juga atlet wushu, hadir bersama Ibundanya. Karya Livi, film Bali Beats of Paradise sedang tayang di bioskop bioskop Amerika dan berkompetisi untuk Piala Oscar 2019. Filmnya juga telah ditayangkan secara khusus di Beijing dan mendapatkan liputan luas dari media Tiongkok. Sebagai atlet wushu nasional, Livi telah memenangkan 26 medali termasuk di US Open. Ia juga ikut menyalakan Obor Pembukaan Asian Games beberapa waktu lalu” lanjut Duta Besar Djauhari.

Selain berdialog dengan mahasiswa, ketiga tokoh juga berbagi cerita inspiratif dengan para mahasiswa Indonesia dan semua yang hadir. Bapak Nyoman Nuarta memberikan semangat untuk kita semua agar terus belajar, jangan takut mempelajari seni karena seni terbuki dapat menghidupkan kita, serta beradaptasi dengan kemajuan teknologi. Bapak Nyoman Nuarta mengakui bahwa karya GWK juga menggunakan teknologi yang akan membantu bertahan hingga 100 tahun mendatang.

Prof. Stella Christie berpesan untuk bersungguh-sungguh dalam mempelajari apapun. Sebagai ahli di bidang cognitive science, Prof. Stella meyakini bahwa kesungguhan akan membawa kesuksesan, apapun bidangnya. Selain itu Prof. Stella berpesan untuk kita semua berbangga sebagai orang Indonesia dengan antara lain bangga berbahasa Indonesia.

Sebagai sineas muda yang sukses, Livi Zheng membagi rahasia karyanya bisa bersaing di luar negeri khususnya di Amerika yaitu dengan menggali dan memanfaatkan unsur budaya Indonesia untuk lebih mempromosikan Indonesia. Livi menyampaikan promosi Indonesia bisa dilakukan dengan berbagai cara, tidak hanya membuat film, tetapi dalam keseharian juga. Menurutnya, kita sebagai orang Indonesialah yang harus mempromosikan Indonesia.

Ketiga tokoh tersebut telah memberikan inspirasi melalui karya-karya yang mengharumkan Indonesia, memberikan semangat baru untuk tetap menjadi Indonesia di tengah percaturan global.

Acara malam itu ditutup dengan menyanyikan bersama lagu Rayuan Pulau Kelapa. … Tanah airku Indonesia, Negeri Elok Amat Kucinta …

Sumber : Rilis KBRI Indonesia di Beijing

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *