Polisi Selidiki Penyerangan Mapolsek Bontoala Makasar

Karopermas Divisi Humas Mabes Polri, Brigjend Pol M.Iqbal, Selasa(2/1)2018 mengatakan Penyerangan Mapolres Bontoala dengan pelemparan bom Pipa Belum ada Kaitan dengan teroris. Masih terus didalami Mabes Polri.(Foto Vecky Ngelo Jurnal123 )

Karopermas Divisi Humas Mabes Polri, Brigjend Pol M.Iqbal, Selasa(2/1)2018 mengatakan Penyerangan Mapolres Bontoala dengan pelemparan bom Pipa Belum ada Kaitan dengan teroris. Masih terus didalami Mabes Polri.(Foto Vecky Ngelo Jurnal123 )

JURNAL123, MAKASSAR.
Adanya penyerangan Mapolsekta Bontoala yang dilempari bom pipa dan bom botol yang melukai dua polisi belum ada keterlibatan jaringan teroris. Hingga kini terus didalami dan dilakukan penelusuran sehingga untuk memastikannya.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Muhammad Iqbal ketikan ditemui di Mabes Polri, Selasa (2/102018 mengatakan, belum tentu ada keterlibatan jaringan teroris dalam penyerangan Mapolsekta Bontoala, Makasar, Senin (1/1/2018) dini hari pukul 03.00 WITA.”Tidak ada kaitannya dengan hal-hal yang katakanlah bersifat besar. Jadi, kita belum memastikan bahwa penyerangan ini ada jaringan melibatkan jaringan teroris,” ujarnya.

Selanjutnya, Iqbal menegaskan kronologi kejadian berlangsung setelah keramaian malam pergantian tahun selesai. Kejadian pada sekitar pukul 03.00 WITA, pelaku melemparkan sebuah benda yang bunyinya mirip petasan. Kapolsek Bontoala dan anak buahnya mengecek bunyi tersebut.”Kami kepolisian pasti akan melakukan identifikasi, ada ledakan apa, dan ini adalah naluri kepolisian,” tegasnya.

Untuk itu, Iqbal menjelaskan  pelaku kembali melemparkan sebuah benda dan melukai Kapolsek dan anak buahnya”Kapolsek luka sedikit di jari, dan satu anak buahnya luka di paha. Itu pun tidak begitu fatal,” jelasnya.

Lebih jauh, Iqbal menerincinya setelah diurai, benda yang meledak tersebut identik dengan petasan. Namun, ada benda-benda yang dapat melukai meskipun berdaya ledak rendah (low explosive).”Sejauh ini Polsek didukung oleh Polrestabes Makassar dan Mabes Polri terus mengumpulkan bukti-bukti, dan berjanji akan melakukan pengejaran terhadap pelaku,” rincinya.

Jadi, Iqbal menandaskan Kita saat ini sedang bekerja mengumpulkan bukti-bukti, semua yang ada di TKP. Polda Sulsel bahkan teman-teman dari Mabes Polri ada sudah melakukan backup di situ. “Dan Polsek sendiri terus bekerja dengan cepat dan kita akan mengejar segera pelakunya,” tandasnya.(VEK)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *