Pabrik Rokok Tertua dan Terbesar Dunia

Kantor Philip Moris di New York

Kantor Philip Moris di New York

JURNAL123, NEW YORK.
Industri rokok dunia menyimpan sejarah yang sangat panjang. Kini, industry rokok dikuasai oleh perusahaan-perusahaan raksasa Amerika . Bisa dimengerti karena awalnya tembakau ditanam di negeri Paman Sam ini. Namun era 60-an dan 70-an, Amerika sempat kehilangan dominasinya di pasaran tembakau dan rokok dunia karena di berbagai belahan dunia, terutama di negara berkembang muncul pabrik rokok baru milik pengusaha lokal. Perkembangan ini tentu saja sejalan dengan meningkatnya permintaan rokok dunia. Berikut adalah 5 perusahaan rokok tertua di dunia versi Kontan.

1. Nama : Djarum
Alamat : Jalan Dr. Lukmono Hadi No. 53, Panjunan, Kudus, Panjunan, Kota Kudus, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah 59317
Berdiri : Tahun 1951
Produk International : Djarum Mild, Djarum Black Vanila, Djarum Black Cherry, Djarum Special, Djarum Black Supersmooth, Djarum Cherry, Djarum BlackBliss, Djarum Black Menthol, Supersmooth, Spice Island, Goldseal, LA Lights, LA Menthol Lights, Djarum Splash, Djarum Super, Djarum Vanila, Djarum Bali Hai, Djarum Menthol
Jumlah Produksi : 25 miliar batang per tahun
Keterangan : Sejarah Djarum berawal saat Oei Wie Gwan membeli usaha kecil dalam bidang kretek bernama Djarum Gramophon pada tahun 1951 dan mengubah namanya menjadi Djarum. Awalnya perusahaan ini hanya dijalankan oleh sekitar 10 orang. Oei mulai memasarkan kretek dengan merek “Djarum” yang ternyata sukses di pasaran. Setelah kebakaran hampir memusnahkan perusahaan pada tahun 1963 (Oei meninggal tidak lama kemudian), Djarum kembali bangkit dan memodernisasikan peralatan di pabriknya. Pada tahun 1969, Djarum mulai mengekspor produk rokoknya ke luar negeri. Pada tahun yang sama, Djarum memasarkan Djarum Filter, merek pertamanya yang diproduksi menggunakan mesin, diikuti merek Djarum Super yang diperkenalkan pada tanggal 21 April 1970. Djarum meluncurkan rokok Mild bermerek L.A. Lights pada tanggal 21 April 1999 dan Djarum BLACK pada tanggal 21 April 2000. Selain dunia rokok, Djarum juga dikenal aktif terlibat dalam dunia bulu tangkis. Klub bulu tangkisnya, PB Djarum, telah menghasilkan pemain-pemain kelas dunia seperti Liem Swie King dan Alan Budikusuma. Selain itu, sejak tahun 1998 perusahaan Djarum juga telah menguasai sebagian besar saham BCA.

2. Nama : Imperial Tobacco Grup PLC
Alamat : Imperial Brands PLC, 121 Winterstoke Road, Bristol, BS3 2LL Britania Raya, Inggris
Berdiri : Tahun 1901
Produk International : Davidoff, Gauloises, L&B, Bastos, P&S, News, JPS, Fine, West, Winston
Jumlah Produksi : 145 miliar batang per tahun
Keterangan : Imperial Tobacco Group PLC adalah sebuah perusahaan tembakau internasional, yang memproduksi, memasarkan, mendistribusikan dan menjual berbagai rokok, tembakau, cerutu, kertas bergulir dan pipa rokok. Produk awal perusahaan ini meliputi merk Davidoff, Gauloises dan West. Perusahaan beroperasi di bawah dua segmen: tembakau dan logistik. Imperial Tobacco Group PLC memiliki 51 lokasi pabrik dan produk yang dipasarkan di lebih dari 160 negara. Pada tahun 2008 Atladis diperoleh Imperial dengan mengakuisisi Reemtsma Cigarettenfabriken GmbH Jerman, produk mereka bertambah dengan merek Fortuna, Gitanes, Embassy, Escort, Excellence, Fortuna, Gitanes, Horizon, John Player Special (JPS), Lambert & Butler. Di Indonesia, Imperial Tobacco Group PLC masuk melalui akuisisi saham PT. Gudang Garam Internasional.

3. Nama : Reynolds Amerika Inc
Alamat : 401 N. Main St. PO Box 2990 , Winston-Salem, NC 27101-2990. New York. Amerika Serikat
Berdiri : Tahun 1875
Produk International : Newport , Camel , Pall Mall , Kent , Doral , Misty, Capri dan Amerika Roh Alam
Jumlah Produksi : 115 miliar batang per tahun
Keterangan : Reynolds American Inc (RAI), didirikan pada tanggal 5 Januari 2004. Sebenarnya, cikal bakal RAI adalah R.J. Reynold yang didirikan sebagai perusahaan rokok di Winston-Salem, di North Carolina pada tahun 1875. Pada bulan Juli 2004 BAT melalui perusahaan Brown & Williamson menggabungkan perusahaannya dengan R.J. Reynold (keduanya merupakan perusahaan peringkat kedua dan ketiga terbesar di Amerika). Unit usaha perusahaan RAI ini adalah produsen rokok di Amerika Serikat melalui RJ Reynold Tobaco Company dan produsen tembakau tanpa asap di Amerika Serikat melalui perusahaan America Snuff Company dan Lane. RJR Tembakau menawarkan dua jenis rokok bebas asap yaitu, CAMEL snus dan CAMEL Dissolvables . CAMEL Snus adalah tembakau yang dipasteurisasi yang dikemas dalam kantong kecil. Di Indonesia, rokok produk dari RAI seperti Camel, Winston, Salem, Doral, Kool, Eclipse, Misty dan Capri.

4. Nama : British America Tobacco
Alamat : Globe House 4 Temple Place, London, WC2R 2PG
Berdiri : Tahun 1902
Produk International : Dunhill, Lucky Strike, Kent, Pall Mall, Kool, Benson & Hedges, Rothmans
Jumlah Produksi : 660 miliar batang per tahun
Keterangan : British American Tobacco (BAT) dididirikan pada tahun 1902, ketika Imperial Tobacco Company dari Inggris sepakat berpatungan dengan American Tobacco Company. Salah satu kesekapatan yang ditandatangani bersama adalah masing-masing beroperasi di wilayah sendiri. Kini, BAT adalah perusahaan multinasional yang menghasilkan berbagai jenis produk rokok. Setiap tahun, ada 660 miliar batang rokok BAT yang dijual di 200 negara di dunia. Selain memproduksi dan menjual rokok, BAT juga memproduksi tembakau dan rokok lokal. Merek rokok BAT yang akrab di telinga orang Indonesia adalah Dunhill, Kent, Rothmans, Lucky Strike dan Pall mall. Pada Juni 2009, BAT mengakuisisi 60% saham Bentorl Group.

5. Nama : Phillip Morris
Alamat : 120 Park Avenue, New York, NY 10017, Amerika Serikat
Berdiri : Tahun 1900
Produk International : Djie Sam Soe 234, L & M, Long Beach, Marlboro, ST Dupont Paris, U Mild
Jumlah Produksi : 850 miliar batang per tahun
Keterangan : Memulai usahanya dari sebuah toko kecil di Jalan utama di Kota London pada tahun 1847, Philip Morris adalah toko yang hanya menjual rokok dan tembakau. Kini, Philip Morris adalah perusahaan global yang berbasis di Amerika dan berhasil menjual 850 miliar batang rokok sepanjang tahun 2015, tersebar di 180 negara di dunia. Walau pun markas utamanya ada di Amerika Serikat, tetapi operasional perusahaan dikendalikan dari Lausanne, Swiss. Di Indonesia, Philip Moris dikenal melalui produk rokoknya seperti Marlboro, St Dupont Paris dan Long Beach. Selebihnya Philip Morris adalah pemilik 100% saham PT HM Sampoerna dengan produknya yang terkenal Dji Sam Soe234 serta U Milid. Sebagai perusahaan dengan peringkat 100 terkaya di dunia, wajar apabila mensponsori F1, sepakbola, badminton, golf, cricket dan Hoki.(KON)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>