Cacing Pita Sepanjang 6 Meter Hidup Dalam Perut

Cacing Pita (Ilustrasi Foto)

Cacing Pita (Ilustrasi Foto)


JURNAL123. SHIYAN.
Berhati-hatilah bagi Anda yang gemar menyantap daging mentah. Sebab, kebiasaan Anda bisa membawa penyakit ke dalam tubuh Anda. Lebih baik Anda mengonsumsi daging matang saja.

Simaklah kisah pria 38 tahun asal China yang gemar makan daging mentah ini. Dia memeriksakan diri ke rumah sakit setelah tiga hari mengalami muntah dan merasa lemah.

Kepada dokter dia mengaku selama dua tahun terakhir mengalami sakit perut, kehilangan nafsu makan, penurunan berat badan, dan anemia.

Petugas medis dari Hubei University of Medicine, di Shiyan, kemudian memeriksa pria ini. Dan alangkah terkejutnya mereka, saat menemukan sesuatu yang luar biasa di dalam perut pria ini.

Dokter segera memberi obat prazikuantel, yang digunakan untuk mengobati infeksi parasit. Pria ini juga minum manitol untuk pencahar. Dan sekitar dua setengah jam kemudian, pria ini mengeluarkan cacing pita sepanjang 6,2 meter bersama faeces.

Cacing pita merupakan parasit yang bisa hidup di dalam usus manusia. Cacing ini bisa masuk ke tubuh manusia melalui makanan yang terkontaminasi. Terutama daging mentah.

Cacing pita yang dikeluarkan pria ini kemudian dikirim ke laboratorium untuk diperiksa. Setelah diperiksa, caacing itu teridentifikasi sebagai Taenia saginata, yang biasa terdapat pada daging sapi.

Cacing pita jenis ini bisa tumbuh hingga 25 meter, meskipun sebagian besar sekitar 5 meter. Kepalanya –yang dikenal sebagai scolex– menempel ke permukaan usus kecil melalui pengisap.

Gejala infeksi cacing pita termasuk sakit perut, muntah, diare, penurunan berat badan, dan kekurangan gizi. Tapi, beberapa pasien tidak menyadari gejala infeksi mereka.

Dan beruntung bagi pria China yang tak disebut namanya itu. Cacing itu berhadil dikeluarkan. Dan setelah 3 bulan pengobatan, berat badannya sudah meningkat.

Sumber: Laporan the New England Journal of Medicine

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *