Imlek Budaya Tionghoa Yang Diakui Indonesia

Wihara Dharma Bhakti di Petak Sembilan
Wihara Dharma Bhakti di Petak Sembilan

Wihara Dharma Bhakti di Petak Sembilan

JAKARTA, JURNAL123.
Menteri Kebudayaan dan Pendidikan Dasar dan Menengah Anies Baswedan mengunjungi Wihara Dharma Bhakti atau Wihara Cin Te Yen, Jalan Kemenangan III, Petak 9, Glodok, Jakarta Barat, Kamis (19/2/2015).

Anies menyambangi wihara tertua di Jakarta itu dalam rangka Tahun Baru Imlek yang jatuh tepat pada hari ini. Pada kesempatan itu, Anies mengatakan, Imlek adalah bagian dari budaya masyarakat Tionghoa, yang juga diakui di Indonesia.

Menurut Anies, peringatan Imlek yang diakui di Indonesia adalah bagian dari rasa saling menghormati di negeri ini. “Cek di negara lain yang mayoritas, libur minoritasnya ada enggak? Enggak ada. Di Indonesia ini, (Imlek) diberikan libur. Kita punya kesadaran yang luar biasa,” ujar Anies, di sela kunjungannya itu.

Menurut Anies, kesadaran dan rasa saling menghormati seperti ini perlu diturunkan antar-generasi. Salah satunya melalui lembaga pendidikan. Tugas pendidikan menurut Anies adalah terus menggandakan pesan bahwa Indonesia negeri yang beragam dan berbineka.

“Bangsa lain banyak yang dibangun dari etnis. Jika Anda bukan etnisnya, Anda bukan bangsanya, tetapi Indonesia tidak. Indonesia itu lewat gagasan. Karenanya, Indonesia itu negeri multiminoritas,” ujar Anies.

Anies berharap, keadaan ekonomi bangsa dapat terus membaik sehingga pendidikan dapat tetap terjamin. “Saya berharap bahwa menurut kepercayaan masyarakat Tionghoa hari hujan pada saat Imlek berarti banyak rezeki, mudah-mudahan Indonesia stabil ekonominya, dan anak-anak bisa belajar dengan baik,” ujar Anies.(KOM)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>