Mahasiswa Aceh Kritisi DPRA

BANDA ACEH, JURNAL123.
Mahasiswa asal Aceh di Yogyakarta (Jogja) mengkritisi kinerja para anggota DPR Aceh yang dianggap belum bekerja maksimal untuk rakyat Aceh. Selain kritik, mereka juga menyampaikan keluhan terkait persoalan lemahnya legalisasi asrama mahasiswa Aceh di Yogyakarta (Jogja), sehingga memberi peluang terjadinya gangguan dari pihak luar.
Kritik dan keluhan tersebut disampaikan dalam pertemuan dengan Wakil Ketua DPR Aceh, Sulaiman Abda, yang sedang berada di Yogyakarta, Senin (17/11). “Mahasiswa Aceh di Yogyakarta juga menyampaikan kritikan terkait kinerja dewan dan berharap dewan periode 2014-2019 agar dapat membenahi Aceh,” ujar Sulaiman Abda, melalui telepon kepada Serambi, kemarin.
Sulaiman mengatakan, pertemuan santai tersebut dihadiri sekitar 50 mahasiswa yang tinggal di sejumlah asrama mahasiswa Aceh di Jogja. “Khusus mahasiswa putri mereka menginginkan dibangun lagi asrama untuk putri karena dua asrama putri yang ada tidak bisa lagi memadai,” ujarnya.
Untuk kritik terhadap kinerja DPRA, kata Sulaiman, pihaknya telah mencatat semua masukan tersebut untuk menjadi bahan perbaikan. “Saya harap mahasiwa terus menjadi provokator bagi percepatan pembenahan dan pembangunan Aceh,” kata Sulaiman Abda.
Sulaiman Abda juga mengajak mahasiwa Aceh di Yogyakarta untuk urun rembuk menginventarisasi berbagai persoalan terkait asrama mahasiswa yang ada di Yogyakarta dan menuangkannya dalam satu dokumen yang bisa ditindaklanjuti oleh pemerintah dan legislatif di Aceh. “Jika ada dokumen maka tindaklanjutnya bisa fokus,” kata Sulaiman Abda.(SER)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *