KSAD Mohon Maaf

JAKARTA, JURNAL123.
Petinggi TNI dan Polri Minggu (23/11) turun langsung menyelesaikan persoalan pasca bentrokan anggota Brimob dan TNI-AD di Batam. Kedua pimpinan kesatuan sepakat mengadakan kegiatan bersama. Kadivhumas Polri Irjen Ronny F. Sompie menjelaskan, KSAD Jenderal Gatot Nurmantyo Jumat sore (21/11) mengunjungi Mako Brimob Polda Kepri. ”KSAD meminta maaf kepada anggota yang berada di mako,” terang Ronny Minggu (23/11).

Sebagai upaya rekonsiliasi antaranggota di kedua kesatuan, KSAD dan Kapolri sepakat mengadakan kegiatan bersama selama dua hari berturut-turut. Kegiatan yang dinamai panggung prajurit itu melibatkan seluruh personel Brimob Polda Kepri dan Yonif 134 Tuah Sakti (TS). Selain itu, prajurit Marinir TNI yang menjadi penengah antara dua kesatuan tersebut diikutsertakan.

Kegiatan panggung prajurit itu dilaksanakan di tepi jalan antara Mako Brimob Polda Kepri dan Mako Yonif 134 TS sejak Sabtu (22/11) hingga kemarin. ”Seluruhnya hadir, termasuk KSAD, Pangdam, Danrem, dan Kapolda Kepri,” jelas alumnus Akpol 1984 tersebut. Pergelaran panggung prajurit itu diharapkan bisa mencairkan hubungan antarpersonel di dua kesatuan yang markasnya bertetangga tersebut.

Batam Pos (Jawa Pos Group) melaporkan, sebelum menuju panggung hiburan satuan Marinir, anggota Yonif 134 TS dan Brimob Polda Kepri melakukan lari pagi dari mako masing-masing dan dilanjutkan senam bersama warga. Kegiatan itu turut dihadiri Kapolda Kepri Brigjen Arman Depari, Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Winston Pardamean Simanjuntak, serta Danrem 033 WP Brigjen TNI Eko Margiyono.

Tak kalah heboh, seluruh anggota dan petinggi masing-masing kembali dihibur dengan goyangan artis dangdut ibu kota Dewi Perssik. Panggung hiburan dengan tema ”Damai Itu Indah” tersebut menjadi bukti kembalinya perdamaian antara TNI dan Polri setelah bentrok beberapa waktu lalu.

Rifki, salah seorang warga yang hadir pagi itu, mengatakan bahwa acara yang digelar TNI-Polri tersebut merupakan hal positif untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat, khususnya warga Batam. ”Kita ingin aparat ini melindungi masyarakat Kota Batam dan ke depannya kejadian kemarin tak terulang,” katanya.

Sebelumnya KSAD Jenderal Gatot Nurmatyo menyampaikan rasa terima kasih kepada masyarakat dan prajurit serta anggota Polri yang hadir. Dia mengatakan, acara tersebut sengaja dibuat untuk masyarakat yang berada di Kota Batam dan mempererat tali silaturahmi TNI dan Polri. ”Acara ini sengaja dibuat untuk menghibur masyarakat yang sempat ketakutan pada saat kejadian tersebut. Ke depannya saya berjanji tak akan terulang lagi kejadian serupa,” tegasnya.

Sementara itu, seluruh personel Brimob dan Yonif 134 TS yang terlibat dalam bentrokan tersebut dipastikan menghadapi sanksi. Insiden memalukan itu tidak hanya mencoreng nama kedua institusi, namun juga membuat masyarakat sekitar ketakutan karena ada tembakan.

Sebagaimana diberitakan, empat orang anggota Yonif 134 TS dan Brimob Polda Kepri terlibat keributan setelah saling lirik Rabu pagi (19/11). Keributan tersebut berlanjut siangnya dengan perusakan Barak Teratai di mako Brimob. Sejumlah anggota Yonif 134 TS mendatangi mako Brimob dan memecahkan kaca-kaca pintu barak.(JPN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *