Polri Siapkan 1O Ribu Brimob Dibantu 70 Ribu Personil TNI Guna Ciptakan Rasa Aman di Pemilu

Polri Siapkan 1O Ribu Brimob Dibantu 70 Ribu Personil TNI Guna Ciptakan Rasa Aman di Pemilu

Jurnal123.com – Upaya memberikan rasa aman di seluruh Indonesia dalam pelaksanan pemunggutan suara di TPS yang dibagi 3 yaitu TPS kurang rawan, TPS rawan dan TPS sangat rawan. Oleh karena itu untuk More »

KPU: Sanksi Pidana bagi Perusahaan Tak Liburkan Karyawan di Hari Pemilu

KPU: Sanksi Pidana bagi Perusahaan Tak Liburkan Karyawan di Hari Pemilu

Jurnal123.com – Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Viryan, mengingatkan perusahaan agar meliburkan para karyawannya sehingga bisa menggunakan hak pilih, pada Rabu, 17 April 2019 mendatang. Jika tidak, kata Viryan, perusahaan tersebut bisa More »

Wali Kota Jambi Keluarkan Surat Edaran 17 April Libur Nasional Namun Kantor Pelayanan Tetap Buka

Wali Kota Jambi Keluarkan Surat Edaran 17 April Libur Nasional Namun Kantor Pelayanan Tetap Buka

Jurnal123.com – Meski penyelenggaraan pesta demokrasi akan berlangsung serentak di seluruh Indonesia termasuk di Jambi, namun pelayanan publik diharapkan tetap berjalan. Wali Kota Jambi Syarif Fasha, mengeluarkan surat edaran Nomor 580/IPEM/2019 tentang More »

Gudang Sembako di Bogor Ludes Terbakar

Gudang Sembako di Bogor Ludes Terbakar

Jurnal123.com – Sebuah gudang sembako Indomarco di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Sukaraja, Kabupaten Bogor ludes terbakar, Minggu (14/4/2019) dinihari WIB. Diduga, kebaran terjadi akibat hubungan arus pendek listrik. Tidak ada korban jiwa dalam More »

Gempa Berpotensi  Tsunami Skala 6,9 Magnitudo Mengguncang Sulawesi Tengah

Gempa Berpotensi Tsunami Skala 6,9 Magnitudo Mengguncang Sulawesi Tengah

Jurnal123.com – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini tsunami terkait gempa di Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah. Peringatan dini tsunami yang diberikan BMKG untuk gempa di Banggai Kepulauan, Sulawesi More »

 

Sudah 21 Kepala Negara Beri Selamat ke Jokowi Lewat Telepon

Presiden Jokowi Menelepon (Foto Pramono Anung)

Jurnal123.com – Sehari setelah pencoblosan, calon presiden petahana Joko Widodo (Jokowi) mendapat banyak panggilan telepon dari kepala negara asing. Mereka mengucapkan selamat kepada Jokowi.

Jokowi mengatakan sudah ada 21 kepala negara yang menghubunginya via telepon. Semua memberikan ucapan selamat kepada dirinya, yang menurut berbagai lembaga survei menang atas rivalnya, Prabowo Subianto.

“Baru saja tadi PM Singapura telepon juga menyampaikan (selamat). Masih ada beberapa negara yang akan menelepon,” kata Jokowi saat wawancara di Istana Negara, Kamis (18/4/2019).

Salah satu kepala negara yang hendak menelepon Jokowi adalah Presiden Turki Racep Tayyip Erdogan. Total sudah ada 21 kepala negara yang memberikan ucapan selamat kepada Jokowi.

“Tadi Presiden Erdogan juga. Dan sudah 21 negara sampaikan ucapan selamat,” katanya.

Momen Jokowi menerima ucapan selamat dari kepala negara sahabat adalah saat Perdana Menteri (PM) Singapura Lee Hsien Loong menelepon. Saat itu Jokowi tengah diwawancarai wartawan, ajudan presiden melaporkan ada telepon masuk dari PM Lee.

“Yes, PM Lee. Thank you,” kata Jokowi saat berbincang dengan PM Lee via telepon seluler.

Dari obrolan tersebut, terdengar pembahasan hasil hitung cepat lembaga survei. “Yes, ninety nine percent yes PM Lee,” kata Jokowi soal akurasi hitung cepat lembaga survei.(DEN)

Rupiah Menguat Sebagai Respons Keunggulan Jokowi Dalam Hitung Cepat Pemilu

Ilustrasi Rupiah

Jurnal123.com – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis (18/4) pagi bergerak menguat setelah hasil hitung cepat (quick count) pada pemilihan presiden (pilpres). Ekonom Samuel Aset Manajemen Lana Soelistianingsih mengatakan pasar merespon positif hasil hitung cepat walaupun hanya sementara.

Pesta demokrasi Indoenesia telah berakhir pada 17 April 2019. Hasil hitung cepat mencatat kemenangan untuk pasangan Joko Widodo-Maruf Amin dengan kisaran kemenangan mencapai 53 persen-56 persen atas pasangan calon nomor 02 yaitu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Dengan hasil itung cepat tersebut diperkirakan Joko Widodo akan melanjutkan kembali pemerintahan untuk lima tahun mendatang. Menurut Lana, belum ada perubahan signifikan dari perencanaan ekonomi dalam lima tahun ke depan, tetapi kemungkinan fokus kebijakan tidak lagi berat pada pembangunan infrastruktur.

Pada masa kampanye dijanjikan akan ada insentif pra-kerja yang bertujuan untuk memberi kesempatan pengangguran mendapatkan pelatihan kerja. Bantuan sosial juga diperbesar untuk kartu Indonesia pintar untuk kuliah.

“Ada potensi penguatan rupiah menuju kisaran Rp 13.950 sampai Rp 14.000 per dolar AS,” kata Lana.

Rupiah pagi ini bergerak menguat 75 poin atau 0,53 persen menjadi Rp 14.010 per dolar AS dibanding posisi sebelumnya Rp 14.085 per dolar AS.

Sumber: antara

Lippo Karawaci Bakal Rights Issue US$730 Juta Guna Menghimpun Modal

Lippo Karawaci

Jurnal123.com – Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan atau RUPST, PT Lippo Karawaci Tbk mengumumkan bahwa para pemegang saham telah menyetujui usulan penerbitan rights issue senilai US$730 juta, dan penunjukan resmi dewan komisaris.

Presiden Direktur Lippo Karawaci, Ketut Budi Wijaya, mengatakan, dengan mempertimbangkan berbagai proyek yang sedang berjalan dan dalam proses penyelesaian oleh perseroan, maka dewan direksi memutuskan tidak akan melakukan pembagian dividen dari laba bersih setelah pajak untuk tahun 2018.

“Pemegang saham telah menyetujui usulan rights issue sebesar US$730 juta yang merupakan bagian terbesar dari program pendanaan komprehensif LPKR seperti diumumkan pada 12 Maret 2019,” kata Budi di kawasan Tugu Tani, Jakarta Pusat, Kamis 18 April 2019.

Budi menjelaskan, harga pelaksanaan hak yang telah ditetapkan oleh perseroan sebesar Rp235 per saham, merupakan diskon 35,3 persen terhadap harga penutupan perdagangan saham perseroan pada 16 April 2019.

Mengenai tujuan dari hasil penerbitan rights issue ini, Budi mengaku bahwa pihaknya akan menggunakannya untuk memperkuat neraca perseroan, dan konstruksi bagi proyek-proyek utama yang sedang berjalan termasuk proyek Meikarta.

Pada 21 Maret 2019, lanjut Budi, Lippo Karawaci telah menerima penyetoran lebih awal sebesar US$280 juta dalam bentuk tunai, dari pemegang saham PT Inti Anugerah Pratama (IAP) dan anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki IAP. Penyetoran lebih awal ini merupakan penyetoran modal di muka, untuk bagian hak dari IAP dalam rights issue.

“Dana rights issue US$730 juta ini akan digunakan untuk meningkatkan likuiditas dan melanjutkan investasi di proyek-proyek utama,” kata Budi.

Setelah memperoleh persetujuan para pemegang saham dalam RUPST kali ini, rencana rights issue akan tunduk pada pernyataan pendaftaran rights issue dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan. Diharapkan rights issue ini dapat dilaksanakan pada semester pertama 2019.

Selain itu, dalam RUPST ini, perseroan juga telah memperoleh persetujuan atas pencalonan anggota dewan komisaris yang baru, sebagai bagian dari rencana transformasi strategis perseroan.

Jajaran dewan komisaris Lippo Karawaci saat ini terdiri atas John Prasetio sebagai presiden komisaris independen dan ketua komite audit, Stephen Riady, George Raymond Zage III, dan Kin Chan sebagai komisaris serta Anangga W Roosdiono sebagai komisaris independen dan ketua nominasi dan remunerasi.

Pada 2018, Lippo Karawaci telah membukukan pendapatan sebesar Rp12,5 triliun, atau naik 18 persen dari pendapatan 2017 sebesar Rp10,5 triliun. Hal ini berasal dari penjualan investasi perseroan di First REIT, serta pendapatan dari divisi health care yang menyumbang hampir setengah dari total pendapatan perseroan.(VIN)

PSI Klaim Juara 4 di Jakarta Siap Menjadi Oposisi Pemerintahan Anies

Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia Grace Natalie

Jurnal123.com – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Michael Victor Sianipar mengatakan partainya menempati peringkat keempat dalam perolehan suara di Ibu Kota menurut hasil quick count CSIS-Cyrus Network. Hasil itu berbanding terbalik dengan perolehan suara nasional yang hanya sekitar 2 persen sehingga bakal kandas masuk DPR-RI di Senayan.

“Ini pencapaian luar biasa. Kami berterimakasih kepada warga Jakarta yang telah memberi kepercayaan dan kesempatan, mengizinkan kami menguji dan mempertontonkan karakter kami,” ujar Michael dalam keterangan tertulis hari ini, Kamis, 18 April 2019.

Menurut hasil quick count CSIS-Cyrus Network, PSI memperoleh 7,98 persen suara. Partai pimpinan Grace Natalie itu berada di belakang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) 23,05 persen, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) 16,4 persen, dan Partai Gerindra 14,87 persen.

Dia menyatakan hasil yang mirip muncul dari perhitungan cepat Indobarometer yakni 8,11 persen. Sedangkan PDIP 25,07 persen, PKS 17,49 persen, dan Gerindra 15,26 persen.

Michael berjanji PSI mengawal dan memastikan program Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sesuai kebutuhan masyarakat Ibu Kota. Menurut dia, pekerjaan rumah di Jakarta masih banyak, seperti pembangunan manusia dan infrastruktur yang lebih adil dan progresif.

“Kami tidak akan segan-segan mengkritisi, tapi kami juga mau menawarkan solusi dan bersedia duduk bersama. Kami akan menjadi oposisi yang konstruktif. Itulah harapan warga Jakarta agar tidak ada perpecahan politik lagi,” ujar Michael.

Terakhir, Michael mengimbau masyarakat kembali bersatu dan menjaga perdamaian bangsa setelah Pemilu 2019. Dia mengajak masyarakat memberi masukan dan kritik bagi PSI dan aktif berpartai. Bahkan, DPP PSI sudah menyiapkan aplikasi untuk mengawal kinerja anggotanya di Dewan.

“Anda bisa pecat anggota yang kinerja buruk, bolos, tidur, atau tidak turun ke lapangan. Kami akan fokus bergerak memberantas korupsi dan intoleransi di Jakarta,” ucapnya.

Seperti diketahui, dengan perolehan suara Pemilihan legislatif DPRD provinsi DKI Jakarta, PSI urutan ke 4, diperkirakan bisa mendapatkan 7-8 kursi.

Adapun ini daftar partai politik hasil penghitungan cepat untuk perolehan suara Pemilihan Legislatif DPRD DKI periode 2019-2024 yakni:

PDIP 24,91%
PKS 18,11%
Gerindra 14,86%
PSI 7,96%
PAN 6,89%
Demokrat 6,14%
Nasdem 4,59%
Golkar 4,19%
PKB 3,8%
Perindo 2,57%
PPP 2,49%
Hanura 1,17%
Berkarya. 1,27%
PBB 0,61%
Garuda. 0,24%
PKPI 0,19%

Media Asing Beritakan Kemenangan Jokowi Berdasar Hasil Hitung Cepat

Cover Chanel New Asia

Jurnal123.com – Hajat besar rakyat Indonesia, yakni Pemilihan Presiden 2019, tak lepas dari sorotan sejumlah media asing.

Termasuk, soal hasil quick count yang diselenggarakan oleh sejumlah lembaga survey yang diakui KPU.

Radio Inggris, BBC, dalam situsnya menulis judul ‘Indonesia election: Widodo leads presidential race, polls suggest (Pemilu Indonesia : Widodo memimpin pemilihan Presiden, menurut survey)

Sementara, media Malaysia, The Star, menulis judul : ‘Indonesians still rooting for Jokowi (Rakyat Indonesia masih setia pada Jokowi)’.

Kemudian, tak ketinggalan CNN, yang menulis Indonesia election: Early results show President Joko Widodo on course for second term (Pemilu Indonesia : Hasil awal menunjukkan Presiden Joko Widodo menuju periode kedua)’.

Media online yang berbasis di Singapura, Channel News Asia, merilis artikel berjudul : Indonesia president Jokowi leads in early election vote count against Prabowo: Pollsters (Presiden Indonesia Jokowi unggul di penghitungan awal Pemilu melawan Prabowo : Hasil Survey).

Sedikit berbeda, Media HongKong, South China Morning Post, dalam artikelnya, membahas soal sikap Prabowo Subianto yang tak mengakui hasil quick count : ‘Indonesia election: Prabowo disputes quick count results to claim victory over Jokowi (Prabowo menolak hasil quick count untuk mengklaim kemenangan atas Jokowi”‘

Dalam artikelnya, media-media mainstream dari luar negeri menyoroti hasil quick count di mana pasangan 01, Jokowi-Maruf Amin, unggul dari pasangan 02, Prabowo-Sandiaga Uno.

“Presiden Indonesia sepertinya akan terpilih kembali, menurut hasil tak resmi yang dirilis beberapa jam setelah pemilu ditutup,”

“Joko Widodo unggul sekitar 10 persen dari rivalnya, mantan jenderal, Prabowo Subianto,”

“Hasil resmi diperkirakan belum akan dirilis sampai Mei, tapi apa yang disebut ‘quick counts’, yang diselenggarakan sejumlah lembaga survey, sudah terbukti benar di tahun-tahun sebelumnya,” tulis BBC.

Real Count

Sementara itu, real count hasil Pilpres 2019 oleh KPU ditayangkan di laman resmi pemilu2019.kpu.go.id.

Pada Kamis pukul 9.36 WIB, dari 813.350 TPS yang ada, data yang masuk baru dari 1.147 TPS, atau sekitar 0,14102 %.

Berdasarkan data sementara itu, pasangan Joko Widodo (Jokowi) Maruf Amin memperoleh 58,02 persen atau sebanyak 125.936 suara.

Sedangkan pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno memperoleh 41,98 persen atau 91.122 suara.

Rincian sementara perolehan suara per wilayah

Adapun rincian sementara perolehan Jokowi-Maruf dan Prabowo-Sandiaga per wilayah adalah sebagai berikut:

ACEH
Jokowi-Maruf: 530
Prabowo-Sandi: 2.925

SUMATERA UTARA
Jokowi-Maruf 4.774
Prabowo-Sandi 1.586

SUMATERA BARAT
Jokowi-Maruf 658
Prabowo-Sandi 4.324

RIAU
Data belum tersedia

JAMBI
Data belum tersedia

SUMATERA SELATAN
Jokowi-Maruf 7.280
Prabowo-Sandi 11.158

BENGKULU
Jokowi-Maruf 1.804
Prabowo-Sandi 2.598

LAMPUNG
Jokowi-Maruf 517
Prabowo-Sandi 926

KEPULAUAN BANGKA BELITUNG
Jokowi-Maruf 768
Prabowo-Sandi 262

KEPULAUAN RIAU
Data belum tersedia

DKI JAKARTA
Data belum tersedia

JAWA BARAT
Jokowi-Maruf 1.524
Prabowo-Sandi 1.944

JAWA TENGAH
Jokowi-Maruf 32.426
Prabowo-Sandi11.857

DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
Data belum tersedia

JAWA TIMUR
Jokowi-Maruf 23.335
Prabowo-Sandi 7.253

BANTEN
Jokowi-Maruf 897
Prabowo-Sandi1.328

BALI
Jokowi-Maruf 8.449
Prabowo-Sandi 819

NUSA TENGGARA BARAT
Jokowi-Maruf 457
Prabowo-Sandi 1.290

NUSA TENGGARA TIMUR
Data belum tersedia

KALIMANTAN BARAT
Jokowi-Maruf 1.053
Prabowo-Sandi 1.164

KALIMANTAN TENGAH
Jokowi-Maruf 142
Prabowo-Sandi 58

KALIMANTAN SELATAN
Jokowi-Maruf 87
Prabowo-Sandi 121

KALIMANTAN TIMUR
Jokowi-Maruf 1.171
Prabowo-Sandi 1.188

SULAWESI UTARA
Data belum tersedia

SULAWESI TENGAH
Jokowi-Maruf 31
Prabowo-Sandi 140

SULAWESI SELATAN
Jokowi-Maruf 948
Prabowo-Sandi 1.419

SULAWESI TENGGARA
Data belum tersedia

GORONTALO
Jokowi-Maruf 29.000
Prabowo-Sandi 33.955

SULAWESI BARAT
Jokowi-Maruf 1.090
Prabowo-Sandi 813

MALUKU
Data belum tersedia

MALUKU UTARA
Data belum tersedia

PAPUA
Jokowi-Maruf 1.518
Prabowo-Sandi 50

PAPUA BARAT
Data belum tersedia

KALIMANTAN UTARA
Data belum tersedia

Luar Negeri
Jokowi-Maruf 7.477
Prabowo-Sandi 3.944

Kalah di Quick Count, Saham Perusahaan Sandiaga Uno Anjlok 8%

Sandiaga Uno

Jurnal123.com – Harga saham perusahaan milik Sandiaga Uno, PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) langsung melorot 8,07% usai rilis hasil hitung cepat atau quick count dari beberapa lembaga survei yang memenangkan pasangan nomor urut 01 Jokowi-Ma’ruf Amin.

Pada perdagangan pukul 10.18 WIB, Kamis hari ini (18/4/2019), saham SRTG anjlok 8,07% di level Rp 3.530/saham dengan nilai transaksi Rp 217,83 juta dengan volume relatif rendah 62.200 saham.

Dalam sepekan ini, saham SRTG minus hingga 8,31%, dan secara tahun berjalan atau year to date saham Saratoga minus 7,11%. Namun saham SRTG ini masih bisa memberikan gainkepada investor dalam periode 3 tahun terakhir yakni 3,82% dengan kapitalisasi pasar Rp 9,58 triliun.

Asing sudah keluar hari ini di SRTG mencapai Rp 60 juta, sementara sepekan asing net sellmencapai Rp 355 juta.

Mengacu laporan keuangan 2018, saham perusahaan dimiliki oleh Sandiaga Uno sebesar 22,62%, Edwin Soeryadjaya 31,04%, PT Unitras Pertama 31,68%, Michael Soeryadjaya 0,006%, Andi Esfandiari 0,01%, dan publik 14,59%.

Sandiaga ikut dalam Pilpres 2019 setelah digandeng Prabowo Subianto. Keduanya menjadi pasangan capres-cawapres 2019 nomor urut 02.

Data CNBC Indonesia mencatat, beberapa kali Sandiaga melakukan divestasi sahamnya di Saratoga.

Terakhir Sandi menjual 19 juta saham SRTG atau setara dengan 0,7004% pada awal April lalu. Dari penjualan kali ini Sandi mengantongi dana senilai Rp 71,72 miliar.

Jika diakumulasikan sejak Oktober tahun lalu, Sandi sudah memperoleh dana senilai Rp 633,45 miliar dari divestasi bertahap ini.

Transaksi ini dilakukan selama 4 hari berturut turut sejak 8 April lalu. Pada Senin (8/4), dijual sebanyak 5 juta saham, hari berikutnya dilepas sebanyak 2 juta saham. 

Sehari kemudian pada 10 April dilepas sebanyak 7 juta saham dan pada Jumat 12 April ini kembali dilakukan penjualan sebanyak 5 juta saham. Transaksi dilakukan di harga Rp 3.775/saham, sebagaimana diungkapkan dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI).

5 Provinsi Penyumbang Suara Terbesar Jokowi dan Prabowo Versi Quick Count Poltracking

Ilustrasi


Jurnal123.com – Lembaga Poltracking melakukan hitung cepat atau quick count pemilihan presiden 2019. Hasilnya, calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin memeroleh suara 54,87 persen.

Sementara, pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mendapatkan suara 45,13 persen. Perolehan suara tersebut berdasarkan data masuk sebesar 99,30 persen hingga Kamis (18/4/2019).

Berikut lima besar daerah yang menjadi lumbung suara Jokowi menurut Poltracking:

1. Nusa Tenggara Timur

Jokowi-Ma’ruf sebesar 92,74 persen. Sementara, Prabowo-Sandi 7,26 persen.

2. Bali

Jokowi-Ma’ruf 91,82 persen. Sementara, Prabowo-Sandi 8,18 persen.

3. Kalimantan Utara

Jokowi-Ma’ruf 79,13 persen. Sementara, Prabowo-Sandi 20,87 persen.

4. Jawa Tengah

Jokowi-Ma’ruf 77,86 persen. Sementara, Prabowo-Sandi 22,14 persen.

5. Papua

Jokowi-Ma’ruf 77,39 persen. Sementara, Prabowo-Sandi 22,61 persen.

Hasil Quick Count

Berikut lima besar daerah yang menjadi lumbung suara Prabowo menurut Poltracking:

1. Sumatera Barat

Prabowo-Sandiaga 87,91 persen. Sementara, Jokowi-Ma’ruf 12,09 persen.

2. Aceh

Prabowo-Sandiaga 87,02 persen. Sementara, Jokowi-Ma’ruf 12,98 persen.

3. Jambi

Prabowo-Sandiaga 70,37 persen. Sementara, Jokowi-Ma’ruf 29,63 persen.

4. Nusa Tenggara Barat

Prabowo-Sandiaga 68,35 persen. Sementara, Jokowi-Ma’ruf 31,65 persen.

5. Banten

Prabowo-Sandiaga 64,02 persen. Sementara, Jokowi-Ma’ruf 35,98 persen.

Ini 9 Partai DPR Versi Quick Count

Partai Peserta Pemilu 2019

Jurnal123.com – Berbagai lembaga survei menggelar hitung cepat (quick count) seusai pemungutan suara Pemilu 2019 untuk Pileg 2019. Hasilnya, ada 9 partai politik diperkirakan lolos DPR.

Lembaga survei yang mengelar quick count Pileg 2019 antara lain, Litbang Kompas, Indobarometer, Charta Politika hingga LSI Denny JA, Kamis (20/4/2019). PDIP berada di posisi teratas. 

Kemudian Gerinda di posisi kedua, lalu Golkar di posisi ketiga. Untuk di posisi papan tengah, 6 partai bersaing ketat. Adalah PKB, PKS, NasDem, Demokrat, PAN dan PPP.

Selain itu, Partai-partai baru seperti Perindo, PSI, Berkarya, Garuda dinilai sulit menebus parliamentary threshold (PT) 4 persen. Tak hanya partai baru, partai lama seperti Hanura, PBB dan PKPI juga sulit lolos ke DPR. 

Jumlah suara yang masuk hingga pukul 05.30 WIB yakni Litbang Kompas sebesar 87%, Indobarometer sebesar 91,58%, LSI Denny JA sebesar 98,35% sedangkan Charta Politika sebesar 85,2%. Berikut hasilnya:

PDIP
Litbang Kompas: 20,22%
Indobarometer: 19,49% 
LSI Denny JA: 19,81%
Charta Politika: 19,96%

Gerindra
Litbang Kompas: 12,82%
Indobarometer: 13,37%
LSI Denny JA: 12,49%
Charta Politika: 12,69%

Golkar
Litbang Kompas:11,71%
Indobarometer: 11,64%
LSI Denny JA: 12,22%
Charta Politika: 11,04%

PKS
Litbang Kompas:8,56%
Indobarometer: 9,66%
LSI Denny JA: 8,05%
Charta Politika: 9,02%

PKB
Litbang Kompas:9,39%
Indobarometer: 8,97%
LSI Denny JA: 9,78%
Charta Politika: 9,59%

NasDem
Litbang Kompas:8,13%
Indobarometer: 7,84%
LSI Denny JA: 8,54%
Charta Politika: 7,86%

Demokrat
Litbang Kompas:8,09
Indobarometer: 7,47
LSI Denny JA: 6,79
Charta Politika: 7,85%

PAN
Litbang Kompas:6,57%
Indobarometer: 6,83%
LSI Denny JA: 6,16%
Charta Politika: 6,99%

PPP
Litbang Kompas:4,65%
Indobarometer: 4,40%
LSI Denny JA: 4,34%
Charta Politika: 4,66%

Quick count atau hitung cepat adalah metode verifikasi hasil pemilihan umum yang dilakukan dengan menghitung persentase hasil pemilu di tempat pemungutan suara (TPS) yang dijadikan sampel. Hasil quick count ini merupakan hasil sementara. Hingga saat ini, data terbaru masih masuk ke lembaga survei yang mengadakan quick count.

Data quick count bukan hasil resmi Pemilu 2019. Hasil resmi Pemilu menunggu penghitungan suara secara manual dari KPU.

Hasil Hitung Cepat 5 Lembaga Survey Sementara Jokowi Ungguli Prabowo

Jokowi dan Prabowo

Jurnal123.com – Hasil quick count Pilpres 2019 yang dilakukan 5 lembaga survei pada pukul 18.00 WIB menunjukkan perolehan suara Joko Widodo – Ma’ruf Amin masih melebihi Prabowo – Sandiaga Uno.

Quick Count merupakan sebuah metode dengan menghitung persentase hasil pemilu di TPS yang menjadi sampel. Hasil pemilu dapat diketahui pada hari yang sama ketika pemilu digelar. 

Berikut hasil quick count pada pukul 18.00 WIB di 5 lembaga survei Jokowi-Ma’ruf Vs Prabowo-Sandi :

Litbang Kompas : 54,20% Vs 45,80% (Total Suara Masuk : 79,90%)

LSI Denny JA : 55,48% Vs 44,52%

 (Total Suara Masuk : 93,65%)

Indo Barometer : 53,62% Vs 46,38%

 (Total Suara Masuk : 81,25%)

Median : 53,73% Vs 46,27% (Total Suara Masuk : 49,95%)

Kedai Kopi : 52,21% Vs 45,45% (Total Suara Masuk : 69,35%)
Untuk keterangan suara sampel belum 100% masuk di 5 lembaga survei tersebut. CNBC Indonesia akan mengabarkan hasil quick count. 

Pantauan Polri Pemilu Lancar dan Kondusif Meski Ada Penundaan Waktu Pemunggutan Suara Di Papua dan Sulteng

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas, Brigjend Pol Dedi di temui Jalan Tronojoyo No.3 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu(17/4)2019 mengatakan Polri Tegaskan Pemilu Lancar dan Kondusif, Tapi Ada Penundaan Waktu Pemunggutan Suara Di Papua dan Sulteng.( Vecky Ngelo)

Jurnal123.com – Pelaksanaan Pemilihan umum Presiden, Pemilihan Legislatif, Pemilihan DPD dan DPRD yang berlangsung dari pagi diseluruh indonesia berlngsung secara umum  kondusif, namum ada beberapa daerah sempat menghadapi kendala menyangkut  penundaan Pemilu di Papua dan Kabupaten Manggai Sulawesi Tengah.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas, Brigjend Pol Dedi Prasetyo di temui di Mabes Polri, Jalan Tronojoyo No.3, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu(17/4)2019 mengatakan Sementara secara umum bisa disimpulkan situasi Kantibmas   seluruh indonesia dari Aceh sampai Papua cukup kondusif ya. “Ada beberapa kejadian dan masalah penundaan pelaksanaan Pemilu di Papua dan sudah dikoordinasikan antara KPU dengan aparat setempat hari ini di upayakan tetap dilaksanakan,”ujarnya.

Selanjutnya, Dedi menegaskan demikian juga ada beberapa keterlambatan dan penghambatan masalah pemunggutan suara hari ini di Kabupaten Banggai di Sulawesi Tengah teng karena keterlambatan dari pelipatan surat suara oleh staf KPU hari ini. “Diupayakan tetap dilaksanakan . Yang menonjol Pemunggutan suara hari ini di Sulteng dan di Papua. Itu saja dan kalau yang lain alhamdulilah berjalan dengan lancar,” Tegasnya.

Disinggung untuk yang mau menghalang-halangi ke TPS ada engga ya, Dedi menjelaskan ya,ada beberapa pasal Undang-undang No.7 tahun 2017 dan termasuk juga ada peraturan KPU dibuat ada pasal 46, ada pasal 51 . “Isinya dan bunyinya; Barang siapa yang menghalang-halangi seseorang untuk melaksanakan menyampaikan inspirasinya ke TPS itu akan melakukan pencoblosan di Pidana dengan ancaman 2 tahun, kemudian dengan denda Rp 42 Juta,” jelasnya.

Lebih lanjut, Dedi merinci bisa juga di kenakan pasal 511 dan pasal yang di UU No.7 tahun 2018. Tergantung dari Panwas bersama aparat kepolisian ada di Gakumdu melihat fakta Hukum perbuatan seseorang tersebut.” Artinya perbuatan orang tersebut telah menghalang-halangi seseorang untuk menyampaikan hak pilihnya adalah ancaman Pidananya,” rincinya.

Ketika ditanya apa sudah yang dilaporkan, Dedi membeberkan laporan sampai hari ini belum ada ,itu tetap akan kita pantau karena pasal itu diterapkannya pada pencoblosan saat ini. “Nanti dari Panwaslu akan melaksanakan hal ini dan Patroli terpadu kepolsian dan TNI akan melaksanakan hal ini patroli terpadu dalam rangka mengantisipasi dengan memberhentikan peristiwa-peristiwa tersebut,”bebernya.

Seiring dengan itu, Dedi mengungkapkan tanggal sebelumnya ini sebelumnya untuk tindak pidana   pidana Pemilu ada 1 kasus dan proses sidik 1 kasus .
“Menurut tanggal sekarang artinya dari tadi malam sampai tadi pagi ada 3 kasus dan proses sidik 2 kasus dan tahap 2 ada 1 kasus . Tindak Pidana Pemilu selama operasi mantap brata yang sudah terlapor siaga ops Mabes Polri jumlah kasus ada 301 kasus yang proses sidik 91 kasus , kemudian yang tahap 2 pelimpahan tersangka dan barang buktinya ke JPU ada 109 Kasus,” ungkapnya.

Jadi, Dedi mengakui kemudian yang di selesaikan  P21 ada 45 kasus jadi masih proses untuk selanjutnya P21 dilimpahkan ke tahap 2 . “Untuk kasus menonjol menyangkut masalah pemilu ada 2 kasus.Yang kemudian diselesaikan SP3 dari 301 kasus itu ada 22 kasus yang di SP3 karena tidak  cukup bukti sehingga berhenti dan ada 29 kasus yang P19 oleh JPU. Karena belum lengkap,” akunya.(Vecky Ngelo)